Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gerimis Bulan Desember

Gerimis Bulan Desember

jawabku ragu. “Bohong kedua! Saya bisa lihat kondisimu, Brie. You’re sick! Kamu demam dan vertigo, bukan? Terbang saat flu adalah siksaan Brie!” Pak Sadewa memandangku iba. “Kamu butuh istirahat lebih dari sehari,” sambung beliau – yang teramat sangat baik – sambil menepuk lenganku. Kening kuurut pelan. “Bolehkah saya tinggal di sini agak lama, Pak?”
9.8102.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.5K Beses bilang story wa sakit demam
Ipakita ang mga Review (52)
Read
+Library
Dera_05
Ceritanya bagus. Bahasanya juga asyik pas dibaca. Minus-nya koin terlalu mahal. Mungkin next story bisa lebih pendek lagi tiap babnya biar harga koinnya lebih murah. Karena ini diposting untuk digital jadi jgn pake aturan novel cetak panjang babnya.
Evi Fadliah
Sumpah Thor karyamu yang ini luar biasa keren pake banged, ilmu barunya dapet, harunya dapet, kocaknya dapet, pelajarannya juga dapet. Penulisan dan kosa kata yang digunakan bener2 bagus.. Thumbs up buat kamu thor.. One of the best novel yang aku baca di aplikasi ini.
Basahin ang Lahat ng Review
Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Dia melihat Sasa meringkuk di balik selimut. “Apa kamu sakit?” Elvis menyentuh dahi Sasa dengan lembut. “Aku demam.” Sasa membuka mata dan memegang tangan Elvis. Dia letakkan di pipinya yang merah. “Kamu panas. Apa sudah minum obat?” Elvis membiarkan Sasa memeluk tangannya karena wanita itu sedang sakit. “Tadi sudah ada dokter keluarga. Aku juga sudah minum obat,” ucap Sasa dengan pelan.
1093.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.6K Beses bilang story wa sakit demam
Read
+Library
Saya Tiba-tiba Menjadi Ibu Anak CEO

Saya Tiba-tiba Menjadi Ibu Anak CEO

Pesan WhatsApp Warto buru-buru melompat keluar, "Cintia, di mana kamu? Kenapa kamu tidak di hotel? Aku mendengar dari hotel, kamu pergi ke rumah sakit tadi malam? pingsan? Bagaimana kamu bisa pingsan!" Serangkaian beberapa pertanyaan dikirim. Cintia benar-benar bisa merasakan kegembiraan Warto. "Aku di rumah sakit, tapi baik-baik saja, aku hanya demam tadi malam," jawab Cintian dengan sepenuh hati.
9.7149.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.6K Beses bilang story wa sakit demam
Read
+Library
STATUS WA SUAMIKU

STATUS WA SUAMIKU

tanyaku membatin. "Sayang, kamu udah bangun. Mas khawatir banget sama kamu," ucap Mas Jaka dengan mat yang berkaca-kaca. "Kita periksa dulu ya, Bu. Sebentar," ucap dokter tersebut. Aku diberi obat penurun panas, rasanya seluruh badanku bergetar. Mas Jaka mengantar dokter itu sampai ke depan. Sedangkan aku masih setia memejamkan mata.
1055.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang story wa sakit demam
Read
+Library
SANG DEWA PENYEMBUH

SANG DEWA PENYEMBUH

“Oh gitu? Oh ya, jangan manggil kakak, dong. Paling umur Kakak lebih tua dikit.” “Ning sekarang kelas berapa?” “Kelas tiga, Kak.” “Berarti sama, dong.” “Oh ya? Ya sudah, Kak Harun manggil saya dengan nama saja, ya?” “Oke deh. Ning pernah periksakan diri ke rumah sakit?” “Pernah beberapa kali.” “Trus apa kata dokter?” “Ya katanya sih saraf gerak saya mengalami kerusakan hingga hilang fungsi, Kak.”
568 viewsOngoingIdinagdag sa Library 16 Beses bilang story wa sakit demam
Read
+Library
Dekapan Hangat Tiga Pria

Dekapan Hangat Tiga Pria

“Katanya karena anak kecil itu sedang demam tinggi.” Tristan menghela napas panjang, lalu menyandarkan punggungnya ke kursi. “Benar,” ucapnya akhirnya. “Saya memang ke rumah sakit semalam. Menjenguk keponakan saya yang sedang sakit.” “Sakit apa, Mas?” tanya Sasqia penasaran. “Usianya berapa?” “Demam tinggi.” Tristan menjawab singkat. “Usianya tiga tahun.”
1059.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang story wa sakit demam
Read
+Library
SUAMIKU KETUA GENG MOTOR

SUAMIKU KETUA GENG MOTOR

Apakah gadis itu sakit? "Vi, bilang sama gue mana yang sakit?" Sagara menarik lembut wajah Viana agar menatapnya. Dia terkejut saat wajah Viana panas dan juga memerah. Ekspresinya langsung berubah panik. "Kita ke rumah sakit, ya! Lo demam Viana!" Sagara menutup pintu mobilnya dengan kencang, lalu berlari memutari mobil dan memasuki bangku pengemudi.
106.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 222 Beses bilang story wa sakit demam
Read
+Library
Hati yang Kau Sakiti

Hati yang Kau Sakiti

"Iya, mungkin aku salah dengar." Ia menggenggam tangan Kiran lebih erat. Tapi saat itu juga, Arka merasakan sesuatu yang aneh. "Sayang, tubuhmu panas sekali," katanya dengan nada cemas. "Apa kamu demam?" Kiran menatap suaminya sejenak, lalu tersenyum kecil. "Aku baik-baik saja, Mas. Mungkin cuma kecapekan saja."
1050.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang story wa sakit demam
Read
+Library
SUMPAH ANAK YANG TERSAKITI

SUMPAH ANAK YANG TERSAKITI

tukas Lusi kian mengeratkan dekapan pada lengan Haris. "Ya sudah katakan apa yang ingin kamu sampaikan," pinta Haris dengan lembut pada sang putri. Abrina terlihat menarik napas panjang. "Mamah terkena demam berdarah, Pah. Sudah dua hari Mamah dirawat di rumah sakit." "Terus apa hubungannya dengan suami saya?" sela Lusi cepat, "ingat ya suami saya dengan mamah kamu sudah gak ada lagi hubungan," tegasnya sambil melirik tajam pada Haris.
1020.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 543 Beses bilang story wa sakit demam
Read
+Library
Watak Asli Keluargaku ketika Aku Sakit

Watak Asli Keluargaku ketika Aku Sakit

Panjang lebar Ibu bersuara dan kudengarkan dengan baik. "Apa Ibu nggak lihat kalau aku sedang sakit?! Aku sedang malas berdebat sekarang. Untuk urusan uang, aku tidak punya uang sepeserpun. Seminggu di rumah sakit aku mengeluarkan uang cukup banyak untuk biaya berobat. Jadi mungkin sampai akhir bulan kita harus berhemat," ujarku dingin. "Ibu nggak peduli dengan keadaanmu! Lagian pihak perusahaan juga nggak mungkin diam saja melihat karyawan yang masuk rumah sakit!"
7.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 163 Beses bilang story wa sakit demam
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status