I WAS NEVER YOURS
Mawar sudah sangat mengantuk, perutnya kekenyangan, tapi ia butuh asupan lagi yang segar, jus strawberry misalnya.
"Cher, mau jus."
"Beli sana."
Mawar kembali ke tempat jualan. Kali ini, ia menuju tempat khusus minuman.
Ya, strawberry memang sangat menyangarkan, disaat cuaca yang sangat menyengat seperti ini.
"Terima kasih." Mawar memberi uang 20 ribuan, ia mengocok jusnya.
Sluruuuup.
Tanpa dosa, lelaki asing di depannya, menyedot minuman Mawar. Mawar pasrah, ketika minuman itu tinggal setengah.
Hot Chapters