MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN
Pikirannya melayang jauh, membawanya ke berbagai ingatan yang tak bisa ia lepaskan begitu saja.
Di hadapannya, sepasang suami istri lanjut usia tengah menikmati hidangan mereka. Arkana tidak sengaja memperhatikan mereka—betapa sederhana, tapi penuh makna cara mereka berinteraksi.
Si wanita menyuapi suaminya dengan senyum lembut. “Masih suka mengeluh kalau masakan saya terlalu asin?”
Pria itu tertawa pelan, menggenggam tangan istrinya. “Kalau aku protes, nanti kamu mogok masak, dan aku harus makan di luar.”