Istri Kedua Suamiku
Apalagi aku ini sudah dewasa, bukan anak-anak yang butuh disuapi.
“Nggak apa, Re. Kalau mau disuapi, ya, nggak apa. Kan, aku suami kamu. Kamu istri aku.” Mas Galuh pun tertawa melihat sikapku.
Aku jadi makin malu dan pipiku rasanya panas memerah. Duh, ternyata begini rasanya punya suami romantis dan penyayang. Regan juga beruntung memiliki ayah pengganti yang sangat sayang, tidak seperti ayah kandung yang berengsek itu. Aku harap Mas Adji tidak mencariku dan Regan lagi. Aku benar-benar membencinya.
Hot Chapters