Kembalinya sang Dewa Perang
Dalam sekejap, ilusi itu terbakar habis, menjadi abu, dan lenyap tanpa jejak.
Seluruh kabut hitam di dalam istana juga menghilang, diuapkan oleh cahaya putih itu. Kini, Prisly berdiri sendirian di tengah aula, diselimuti oleh aura keperakan yang agung. Ia tampak seperti seorang Dewi Perang yang baru saja terbangun, membuat semua orang—teman maupun lawan—menatapnya dengan campuran rasa ngeri dan takjub.
Kejutan itu menyadarkan Prisly. Ia melihat sekeliling, lalu menatap zirah yang menempel di tubuhnya dengan bingung. Ia sama sekali tidak tahu apa yang baru saja terjadi.
Hot Chapters