SUJUD TERAKHIR EMAK
Air matanya jatuh semakin deras, tapi ia tetap berdiri di sana, memohon kepada Pak Ali dengan suara yang semakin lemah.
Sita yang melihat kejadian itu dari jendela rumahnya tak tahan lagi. Ia segera keluar dan mendekat. “Pak Ali, sabar dulu. Jangan begini di depan orang banyak,” ucapnya berusaha menenangkan situasi.
“Ini bukan urusan kamu!” bentak Pak Ali.
“Tapi Pak, nggak elok marah-marah begini di depan tetangga,” Sita tetap berusaha tenang. “Kalau memang ada masalah, lebih baik kita duduk bersama, bicarakan baik-baik.”