Terjerat Hasrat Ayah Mertua
Langkah itu konstan, berat, dan memancarkan aura kekuasaan yang tak tertandingi.
Satria menyipitkan mata. Dia harus mengakui dalam hati, meski dengan rasa benci yang membuncah, bahwa Adelio Januartha Dirgantara ternyata lebih gagah, lebih berotot, dan lebih tampan dari yang biasanya dia tonton di televisi atau lihat di majalah bisnis.
Pria itu tampak seperti predator puncak yang baru saja keluar dari sarangnya.
Sebelum menghampiri Adelio, Satria menoleh kembali ke arah dua wanita itu dan memperingatkan dengan telunjuk terangkat, “Dan, jangan panggil aku ‘Pak’ karena aku masih muda!”