Cinta Sepesukuan
Tepat di atas meja ia melihat secarik kertas yang di timpa oleh sebuah pena, dengan segera ia ke meja itu dan bertapa terkejutnya Bu Anggini kertas itu bertuliskan seperti surat yang sengaja ditulis putrinya itu.
“Buat Ayah dan Ibu yang sangat aku cintai dan sayangi, Assalamu alaikum. Melalui perantara surat ini terlebih dahulu aku minta maaf pada Ayah dan Ibu, karena tentunya hal yang aku tulis ini sangat tidak Ayah dan Ibu inginkan. Namun apa boleh buat aku pun terpaksa memutuskan untuk pergi dari rumah ini, karena aku sama sekali tak menghendaki perjodohanku dengan Bang Romi besok siang. Aku pergi atas kemauanku sendiri tanpa ada saran dan paksaan dari siapapun jua, jika hal yang aku laku
الفصول الرائجة