Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Dendam Si Sulung

Pembalasan Dendam Si Sulung

Batin Gozard bertanya-tanya dan tangannya mulai mengambil surat yang memang ditujukan untuknya. Gozard kemudian membuka surat itu, dan ketika membacanya ia berdecih menyadari surat yang dikirimkan oleh sang Ayah mertua adalah ajakan untuk pertemuan keluarga. Tentu saja Gozard tak akan mau repot-repot datang.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai surat buat orang tua
Baca
+Pustaka
Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Siska langsung masuk rumah. Mama Sintya penasaran, dia berusaha mengambil sobekan kertas tersebut. Ada tulisan ‘undangan selamatan keluarga Bapak Far’. “Far siapa ini?” batin mama Sintya. Namun, dia langsung memasukkan sobekan kertas itu ke tong sampah dan menyusul putrinya masuk rumah.
694 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai surat buat orang tua
Baca
+Pustaka
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

“Dari mana kamu tau?” “Dari surat ibu. Sebelum meninggal, ibu memberikan surat itu padaku, untuk kubaca saat aku berumur tujuh belas tahun. Tapi aku enggak pernah membacanya. Kata ibu surat itu tentang ayahku. Kupikir itu Om, jadi aku enggak mau membacanya. Tapi, setelah aku melihat om sekeluarga enggak ada yang alergi rumput laut, dan setelah aku bertemu dengan teman panti asuhan ibu, aku merasa ada yang aneh. Aku membaca surat itu dua hari sebelum kecelakaan. Kalau saja aku membaca surat itu lebih cepat, bahkan sebelum aku tujuh belas tahun, mungkin enggak akan seperti ini. Maafin aku!” “Kamu enggak salah. Om yang salah karena pergi begitu saja. Kamu tetap boleh tinggal di apartemen dan ru
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai surat buat orang tua
Baca
+Pustaka
The Cursed Journey Of Zhura

The Cursed Journey Of Zhura

Arlia mendengkus, membuang muka. Pak Dima meminta Inara dan Zhura menempati tempat duduknya. Dia tak lupa meletakkan kertas dan semangkuk tinta di meja mereka. "Biar kujelaskan ulang. Hari ini tugas kalian adalah menulis surat yang akan ditujukan pada keluarga atau kerabat sebagai bentuk perayaan tahun baru. Kalian bisa bertanya kabar, mengutarakan keinginan atau apapun. Istana pun akan memberitahukannya jika ada balasan."
10.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai surat buat orang tua
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata Bang Parlin. Aku dapat pesan wa dari sekolah Butet, isinya adalah minta persetujuan orang tua, Butet lompat kelas jadi kelas sembilan. Lalu mengikuti ujian kenaikan kelulusan dua bulan lagi. Aku cukup terkejut juga, ternyata yang dikatakan Butet itu benar. Isi surat itu juga sekaligus undangan untuk menghadiri rapat orang tua siswa. Ke kota lagi? Padahal aku masih trauma dengan dua kali ke kota yang berakhir tragis. Akan tetapi ini rapat orang tua murid.
9.8582.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.3K kali sebagai surat buat orang tua
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Jagoan di Puncak Kejayaan

Jagoan di Puncak Kejayaan

Dilihat dari tulisan tangannya, Javier dapat menyimpulkan bahwa itu ditulis oleh ayahnya. Isi surat itu menyatakan bahwa ayah dan ibu tiri Javier semuanya baik-baik saja, jadi Javier dan Ciara tidak perlu khawatir. Juga, ayah Javier telah menginstruksikan mereka berdua untuk melakukan apa yang diperintahkan rubah tua kepada mereka. Selain itu, ayah Javier berharap Javier bisa berkembang dengan baik. Dia mengatakan bahwa mereka sangat merindukan mereka, tapi mereka tidak dapat bertemu karena hal-hal tertentu.
9499.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.5K kali sebagai surat buat orang tua
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta CEO Posesif

Jerat Cinta CEO Posesif

tanya Danira dengan suara paraunya. "Maaf kalau saya mengganggu, Bu. Saya hanya ingin memberikan ini untuk Ibu," ucap orang tersebut sembari menyodorkan secarik kertas untuk Danira. "Ini apa?" tanya Danira ragu, tampak memandangi kertas itu dengan perasaan yang entah, sulit dijelaskan. Firasatnya mendadak buruk. "Itu surat yang sepertinya ditulis mendiang putra Anda untuk Anda, Bu," terangnya.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai surat buat orang tua
Baca
+Pustaka
Gestational Surrogacy (Sewa Rahim)

Gestational Surrogacy (Sewa Rahim)

Ternyata itu bukan surat cinta, melainkan surat pemberitahuan untuk rapat orangtua di sekolah Rain. Gina Heran, kenapa anaknya tidak memberikan surat ini padanya? Gina segera mengambil ponselnya dan menelpon guru Rain. “Halo, ini saya Ibu dari Rain Wijaya.” Gina memperkenalkan diri. “Oh, Ibunya Rain, ada yang bisa saya bantu?” Tanya guru itu.
9.619.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 643 kali sebagai surat buat orang tua
Baca
+Pustaka
Om, Nikah, Yuk!

Om, Nikah, Yuk!

cetus Vasant. "Nanti isinya kuketik. Tanda tangan aja dulu," kilah Zulfi. "Ini mau dibuat surat pernyataan. Kalian yang memaksa untuk ikut. Padahal sudah dicegah dan diminta mengungsi," sambungnya. "Surat ini jadi bukti, supaya orang tua kalian nggak menyalahkan kami, jika terjadi sesuatu pada kalian," tambah Tio.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai surat buat orang tua
Baca
+Pustaka
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Di kelas menulisnya, ia memberi tugas kepada murid-murid untuk menulis surat pada seseorang yang sudah tiada. “Menulis,” katanya, “adalah cara kita berbicara dengan masa lalu — bukan untuk mengulang, tapi untuk berdamai.” Arga — anak yang membawa surat itu — menulis dengan serius di pojok kelas. Setelah jam pelajaran selesai, ia menghampiri Naira dan menyerahkan suratnya. “Untuk Ayah,” begitu judulnya. Di bawahnya, tulisan tangannya kaku tapi jujur:
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai surat buat orang tua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status