Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Kenapa ini orang-orang dewasa malah menangis. Ibu Mila menyerahkan titipan dari teman kerja anaknya ini. Sebuah surat yag ditulis di belakang bon belanja toko material. Surat pendek itu ditulis dalam bahasa tersamarkan dengan aksen seperlunya, semi rahasia. ‘’Baik-baikkah? Semoga baik, ya? Jika ada kabar baru, kabari aku. Aku nitip uang makan kamu buat dua bulan Rp 10 juta. Aku mau ke luar kota’’
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 392 Times as surat buat orang tua
Read
+Library
Sang Penakluk

Sang Penakluk

* Untuk Keenan, Sayang banget, surat ini nggak bisa aku tulis dan kirim ke kamu karena waktunya nggak akan pas. Jadi, untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan, aku titipkan pada Papa. Semoga ayahku bisa bersikap bijak dan memberikan pada waktu yang pas.
1046.1K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as surat buat orang tua
Read
+Library
Renungan Kasih Ibu

Renungan Kasih Ibu

Pada saat itulah, Riza sudah beranjak semakin dewasa. Dia juga telah menuliskan semua peristiwa yang dialaminya dalam buku diarynya “Ibu yang Tak Kunjung Kembali”. Dia menyampaikan pesan bahwa siapapun untuk tetap merawat dan menyanyangi orang tua selagi mereka masih ada. Jangan pernah mengabaikan perintah orang tua selagi itu positif untuk kehidupan kita. Sebab sesungguhnya doa orang tua yang paling direstui oleh Allah SWT.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as surat buat orang tua
Read
+Library
Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Lebih baik uangnya disumbangkan untuk orang yang tidak mampu daripada diberikan pada orang yang malas. "Mama ini aneh. Kita berangkat sekarang aja, Bang. Dari tadi juga Papa bilang kalau penyakit maghnya kambuh. Aku tak bisa tenang, Bang. Papa sampai gak mau video call denganku," ucap menantuku khawatir. Santi ternyata sangat penyayang pada orang tuanya. Walaupun aku ingin sehat selalu, aku harap dia perhatian juga jika suatu saat wanita tua ini jatuh sakit.
6.8K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as surat buat orang tua
Read
+Library
Pembalasan Dendam Si Sulung

Pembalasan Dendam Si Sulung

Batin Gozard bertanya-tanya dan tangannya mulai mengambil surat yang memang ditujukan untuknya. Gozard kemudian membuka surat itu, dan ketika membacanya ia berdecih menyadari surat yang dikirimkan oleh sang Ayah mertua adalah ajakan untuk pertemuan keluarga. Tentu saja Gozard tak akan mau repot-repot datang.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as surat buat orang tua
Read
+Library
I'm Sorry Laras

I'm Sorry Laras

“Anak ini memang tidak pernah diajarkan sopan santun sama orang tuanya.” Laras yang mendengar orang tuanya yang sudah meninggal disebut-sebut menjadi geram. Matanya menyala penuh kemarahan, tangannya mengepal erat di samping tubuh. “Bi, jangan pernah berkata seperti itu tentang orang tua saya!” bentaknya, suaranya tajam penuh pembelaan. “Orang tua saya selalu mengajarkan sopan santun pada orang yang lebih tua, tapi kalau untuk orang tua seperti kalian, sepertinya ada pengecualian!”
1.7K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as surat buat orang tua
Read
+Library
Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Siska langsung masuk rumah. Mama Sintya penasaran, dia berusaha mengambil sobekan kertas tersebut. Ada tulisan ‘undangan selamatan keluarga Bapak Far’. “Far siapa ini?” batin mama Sintya. Namun, dia langsung memasukkan sobekan kertas itu ke tong sampah dan menyusul putrinya masuk rumah.
642 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as surat buat orang tua
Read
+Library
Menikah dengan Pria Lain

Menikah dengan Pria Lain

Mama mengelap mataku dengan tisu dari dalam tasnya. "Surat apa, Ma?" Tanyaku ketika kesedihan sudah terkuasai. "Surat nasihat untukmu. Seperti halnya Mama, papa juga sangat yakin suatu saat kamu akan bangun." Aku memejamkan mataku. Mengatur napas dan emosiku. Aku ingin sekali membaca surat itu, tapi untuk mengangkat tangan saja aku belum mampu. Mama mengeluarkan sebuah amplop berwarna putih.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 185 Times as surat buat orang tua
Read
+Library
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

“Dari mana kamu tau?” “Dari surat ibu. Sebelum meninggal, ibu memberikan surat itu padaku, untuk kubaca saat aku berumur tujuh belas tahun. Tapi aku enggak pernah membacanya. Kata ibu surat itu tentang ayahku. Kupikir itu Om, jadi aku enggak mau membacanya. Tapi, setelah aku melihat om sekeluarga enggak ada yang alergi rumput laut, dan setelah aku bertemu dengan teman panti asuhan ibu, aku merasa ada yang aneh. Aku membaca surat itu dua hari sebelum kecelakaan. Kalau saja aku membaca surat itu lebih cepat, bahkan sebelum aku tujuh belas tahun, mungkin enggak akan seperti ini. Maafin aku!” “Kamu enggak salah. Om yang salah karena pergi begitu saja. Kamu tetap boleh tinggal di apartemen dan ru
8.1K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as surat buat orang tua
Read
+Library
PETAKA REUNI

PETAKA REUNI

Dia banyak menunduk, menuliskan kata demi kata dalam surat perjanjian yang kami buat. “Kamu ... kamu nggak apa-apa, ‘kan?” Aku kembali bertanya kepadanya. “Gimana misalnya orang tua kita tau?” Dia tertawa kecil. “Kecuali kamu yang ngadu, mereka nggak akan pernah tau.”
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as surat buat orang tua
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status