Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Selingkuhan Suamiku Mengurus Bayiku

Ketika Selingkuhan Suamiku Mengurus Bayiku

Kayla terpaksa meninggalkan bayinya, Keisha untuk diurus oleh suaminya, Gilang, lantaran ia harus mengikuti acara reuni sekolah yang diadakan di sebuah hotel. Namun tak disangka, Gilang justru membawa selingkuhannya untuk ikut serta mengurus Keisha. Kepulangan Kayla disambut oleh suara tangis bayi dan membuat wanita itu bergegas masuk ke dalam rumah. Kayla sangat terkejut mendapati kondisi Keisha sungguh mengenaskan. Bayi itu sangat kehausan dan tampak terlantar. Ketika Kayla membuka lemari untuk mengambil bubuk susu formula untuk bayinya, alangkah terkejutnya dia karena ternyata persediaan susu dan popok menghilang dari lemari, padahal Kayla memastikan, persediaan susu dan popok cukup selama Keisha ia tinggalkan. Kayla sangat marah dan bermaksud menanyakan hal itu kepada Gilang. Dia melangkah menuju kamar tidur mereka. Lalu, apa yang terjadi setelah itu?
Rumah Tangga
25.1K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

"Dia siapa, Ma?" Entah kenapa aku gugup sendiri saat tanya itu mencuat. Aku belum berani melihat jelas wajahnya. Sampai Bu Tya memperkenalkanku padanya. "Ning, kenalkan ini anak sulung saya, Zen Maulana. Zen, ini Ning yang mau bantu mama bersih-bersih rumah. Dia juga mau kerja di kantin kampus." Aku yang baru saja menginjakkan kaki di anak tangga terakhir terlonjak kaget. Nama itu, tidak asing bagiku. Apa hanya sebuah kebetulan nama lengkapnya sama. Aku memberanikan diri melihat wajah anak sulung Bu Tya. Seketika kotak yang kupegang jatuh membuat isinya berhamburan. Rasa-rasanya kepalaku bagai dihantam palu. Aku tidak menyangka akan bertemu laki-laki masa lalu di rumah besar ini. Nasib yang menurutku baik bertemu Bu Tya ternyata disertai kejutan besar bertemu orang yang membuatku tidak tenang di tiga tahun terakhir hidupku. "Zen? Dia benar-benar Zen yang sama, Zen Maulana." Tanganku mendadak tremor. Bulir keringat sebesar biji jagung bermunculan. Bahkan tenggorokan terasa tercekat. Aku dilanda ketakutan seperti seorang penjahat yang menanti eksekusi hukuman. Pandangan mulai mengabur dan gelap. Lutut lemas seolah tak bertulang, aku terhuyung. Sebelum kesadaranku hilang, sayup-sayup telingaku menangkap suara. Nama panggilan yang biasa Zen sebut untukku. "Han!" Simak ceritanya, yuk.
Romansa
1024.6K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

"Bikin kopi saja tidak bisa! Lalu, kamu bisanya apa? "Maaf Glenn tidak baik pagi-pagi minum kopi! Itu sudah aku buatkan susu. Cepat minum mumpung masih hangat." "Susu? Kau pikir aku bayi?" "Astaga, Glenn! Tinggal minum saja repot amat, sini aku bantu!" Lala mengambil segelas susu di meja dan menyodorkan pada Glenn. Kemudian memaksanya untuk minum. "Ayo, minum! Kata Bi Narti, setiap pagi segelas susu harus habis," Dengan bodoh Glenn mengikuti saran Lala dan meminumnya hingga tandas. Apa yang terjadi dengan Glenn? Hingga selalu mengikuti kata Lala, meskipun harus berdebat dulu. Mungkinkah kesombonganya sudah mulai luntur? Atau, hanya strategi agar selalu ada yang mau mengurusnya? Baca yuk, kisah 'Pembantu Kaya Tuan Tampan'.
Romansa
1038.2K viewsKumpleto
Ipakita ang mga Review (41)
Read
Idagdag sa library
Ayah Firza
Akhirnya nyasar ke tempat ini,,, Kisah yg sungguh mengobrak ngabrikan hati, meluluhlantahkan perasaan.... Sungguh sampai terhanyut ke dalam kisahnya, melupakan dunia nyata walaupun hanya hitungan hari... Ada senyum yg tersinggung dan air mata yg mengalir dengan sendirinya karena ternyahut di dlmnya.
Nuzulia Dilla
Suka banget sama novelnya. Lala yang mengira kl ayahnya yang kirim uang. Ternyata itu uang nyasar dari Gleen. Parahnya si Gleen pikir kl Lala gadis miskin. Padahal kan anak orang kaya. Belum tau aja sekaya apa si Lala ini. Ati2 ntar kamu bucin Gleen.... Lala tolong jangan gampang goyah sama Gleen...
Basahin ang Lahat ng Review
Tipu Daya Pacar Ibuku

Tipu Daya Pacar Ibuku

Setelah suamiku meninggal, aku kembali tinggal bersama ibu. Tanpa sengaja, aku malah mendapati bahwa dia punya seorang pacar baru. Pacar ibuku mengalami cedera mata karena percikan las listrik. Dia memintaku untuk meneteskan susu ke matanya. Melihat tetesan susu, badanku mulai gemetaran karena merasakan suhu tubuh pria itu. Akhirnya, aku baru sadar bahwa setiap kali berada di hadapannya, payudaraku tak terkontrol dan selalu meneteskan susu.
Maikling Kwento · Gairah
8.9K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Ketika Dendam Berbicara

Ketika Dendam Berbicara

Istriku punya penyakit migrain bawaan dan setelah tiga tahun menikah, akhirnya aku berhasil mengembangkan obat khusus untuknya. Sambil membawa kotak makan siang, aku bersiap pergi ke kantor istriku untuk mengantarkan obat ini langsung kepadanya. Namun, setibanya di sana, aku malah disangka selingkuhan oleh sekretarisnya. Dia menumpahkan isi kotak makanan di atas kepalaku, lalu merobek bajuku di depan umum, bahkan menginjak satu-satunya obat khusus yang aku punya. "Seorang sopir, berani sekali memakai pakaian yang nggak pantas begini." "Hari ini, aku akan tunjukkan padamu nasib yang pantas diterima oleh seorang selingkuhan." Lalu dengan bangga dia melapor kepada istriku. "Bu Nadya, aku sudah menyingkirkan sopir yang ingin menggodamu, apa hadiah yang akan kamu kasih padaku?"
Maikling Kwento · Romansa
7.2K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Bukan Inginku Ada Diantara Kalian

Bukan Inginku Ada Diantara Kalian

Seperti menabur garam di atas lukanya, Naina malah di pertemukan lagi dengan pria yang sangat ingin dihindarinya. Tapi ia tidak kuasa menolak. Suaminya yang meninggal saat ia sedang hamil, serta kebutuhan hidupnya yang mendesak, terutama putrinya yang baru lahir, memaksa Naina untuk menerima tawaran dari Albert, yaitu menjadi ibu susu untuk putrinya yang juga baru lahir. Bagaimana hari-hari Naina menjalankan perannya sebagai ibu susu, sementara dia harus tinggal seatap dengan sang mantan kekasih, yang sebenarnya adalah ayah biologis dari putrinya?
Romansa
103.0K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Gawat, Pak Bos Ada Maksud Lain

Gawat, Pak Bos Ada Maksud Lain

Tak lama setelah melahirkan, aku dipekerjakan oleh Grup Jarvis sebagai sekretaris CEO. Namun, pada hari pertama bekerja, Jonathan Jarvis, CEO Group Jarvis, menatapku dengan penuh nafsu. "Bu Linda, bagaimana bisa minum kopi tanpa susu?"
Maikling Kwento · Gairah
4.9K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Sayang, Aku Minta Maaf

Sayang, Aku Minta Maaf

Suamiku bekerja lembur, jadi di rumah hanya ada aku dan adik ipar. Suatu malam, dia memberiku segelas susu dan menggagahiku ....
Maikling Kwento · Gairah
99.2K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Niat Jahat Majikanku

Niat Jahat Majikanku

Melamar sebagai pengasuh bayi, aku tak menyangka majikanku, Pak Jeff malah ingin menilai sendiri kelayakanku. “Tak disangka ternyata kamu begitu berisi, sepertinya anakku tak akan kelaparan lagi. Selanjutnya, aku harus periksa kualitasnya.” Demi pekerjaan yang sulit kudapatkan ini, aku menahan rasa malu dan menunjukkan profesionalitasku, tapi tiba-tiba Pak Jeff malah mendekat…. “Ah, jangan digigit….” bisikku pelan, suaraku gemetar tak karuan. “Aku punya gangguan emosi, hanya susu segar yang bisa menenangkanku.” Sejak hari itu, aku harus menyediakan susu segar untuk Pak Jeff dan anaknya setiap hari. Tapi, semua ini malah diketahui oleh ayah Pak Jeff. Suatu malam, tiba-tiba dia memanggilku ke ruang kerja….
Maikling Kwento · Gairah
4.1K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Karena bisa melihat hitungan mundur kematian di atas kepala orang-orang terdekat, sejak kecil aku dianggap sebagai pembawa sial oleh keluargaku. Aku pernah menyebutkan waktu kematian kakek, ayah dan ibu. Mereka semua meninggal dalam waktu satu hari karena berbagai kecelakaan. Ketiga kakak laki-lakiku percaya itu adalah kutukanku yang membunuh mereka, sehingga mereka semua sangat membenciku. Sementara adik perempuanku yang lahir melalui proses persalinan yang sulit dan menyebabkan ibu meninggal, justru tumbuh besar dengan penuh kasih sayang. Kakak-kakakku berkata bahwa adikku adalah pembawa keberuntungan. Sejak dia lahir, kehidupan keluarga kami menjadi lancar dan bahagia. Tapi bukankah ibu meninggal karena melahirkan dia? Di hari ulang tahunku yang kedelapan belas, aku melihat hitungan mundur kematianku sendiri melalui cermin. Aku membeli sebuah kotak abu yang kusukai untuk diriku sendiri. Kemudian, aku memasak banyak hidangan yang memenuhi meja makan, berharap bisa makan malam terakhir bersama kakak-kakakku. Namun, hingga hitungan mundur itu berakhir, aku tidak melihat satu pun dari mereka datang ...
Read
Idagdag sa library
PREV
1
...
1011121314
...
50
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status