Tante, Tahan! Nanti Keterusan
Aroma wangi yang menggoda, campuran antara bunga melati malam dan vanila yang mahal, langsung menusuk indra penciumannya, begitu memabukkan dan pekat.
"Kok baru pulang, sih, Mas? Kamu tahu nggak aku nungguin dari tadi sampai ketiduran?" suara itu berbisik sangat dekat di tengkuknya. Desahan napasnya hangat, menerpa leher Joni dan mengirimkan sengatan ke seluruh saraf di tubuhnya.
Joni membeku seketika. Tubuhnya menegak kaku seperti patung.