Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tak Lagi Berharap

Tak Lagi Berharap

Jadi, kamu di usia tujuh belas tolong jangan mendekatiku. Tidak ada balasan lagi di buku harian itu. Sampai sepuluh detik kemudian, ujung pena bergerak bagai torehan pisau yang menyobek kertas. Dua kata muncul di atasnya: [Nggak mungkin!] Aku seakan bisa melihat sosok Rendra di usia tujuh belas yang tampak marah, dan mengulang sumpah yang akan dia ingkar di masa depan.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai tak nak
Baca
+Pustaka
Kamu Akhirku, Berbalut Komedi Romantis-Tragis

Kamu Akhirku, Berbalut Komedi Romantis-Tragis

Masih ada kesempatan untuk menikung. ⬇️⬇️⬇️⬇️ HAHAHAHAHA! PADA JAMANNYA TEMEN MAEN TIKUNGAN YA GAES😌
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai tak nak
Baca
+Pustaka
Enak Banget, Kak!

Enak Banget, Kak!

Wajahnya terlihat lelah, pipinya pun tampak memerah. “Kak Killian lagi mabuk?” tanya Aria langsung. “Enggak.” Tapi ekspresinya kayak orang abis minum, batin Aria sangat yakin dengan pendapatnya itu. “Cuma minum dikit.” Killian membalas tatapan Aria. “Gue nggak mabuk.” “Ohh!” Aria mengangguk, walaupun dia tidak begitu tahu apa bedanya, karena keduanya sama-sama memiliki arti mabuk. “Aku bikinin teh madu ya, Kak?”
1014.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai tak nak
Baca
+Pustaka
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

Bu Narti memang sudah tahu minuman kesukaannya. "Akhirnya Ibu ada kesempatan juga mengobrol berdua dengan Nak Tia."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai tak nak
Baca
+Pustaka
Pesona Sekretaris Galak

Pesona Sekretaris Galak

tanya Naka, menaikkan sebelah alis. Sontak Nadya menepuk jidat kala mengingat sesuatu. Bego! Kan kita ke sininya naik taksi. "Kamu mau tidur sama bapak-bapak tadi di taksi?" sindir Naka, menyeringai usil. Nadya mendengkus. "Nggak lucu deh lawakan Bapak."
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai tak nak
Baca
+Pustaka
NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

balasaku tak kalah sengit. ****
9.627.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 836 kali sebagai tak nak
Baca
+Pustaka
JANGAN NGAKU CANTIK

JANGAN NGAKU CANTIK

Hela nafasnya berat. "Well (baiklah)... Well (baiklah)... Well (baiklah) ... Oke mimi percaya sama kaka biarpun sudah gak kembung lagi karena kaka tidak mau dikerik jadi sekarang minum tolak anginnya ya jangan bikin mimi khawatir." ucapnya lembut, ia menyuruh pembantunya mengambil tolak angin untuk anak-anak di lemari esnya. Dengan sigap bi Minah mengambilnya. "Kaka mau minum tapi pulang dari nonton Rapunzel." ia menutup mulutnya dangan kedua telapak tangannya.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai tak nak
Baca
+Pustaka
Takhta Takdir

Takhta Takdir

Syarat untuk maju adalah profesi dasar harus mencapai tingkat maksimum. Link dengan santai membuka kotak tersebut, lalu menyentuh bola putih seukuran tangan dewasa. Tak ada yang istimewa dengan permata tersebut. Jika bukan karena pemberitahuan yang muncul di depannya, Link mungkin berpikir bahwa ini sebenarnya adalah batu biasa. "Pemberitahuan : Telah terdeteksi sebuah Permata Kelas " "Pemberitahuan : Mulai mengidentifikasi..... "
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai tak nak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status