Tamu yang Tak Diundang
Tak peduli kue itu mau diberikannya ke siapa, yang terpenting tidak dibuang.
"Iya, Pak."
"Saya keluar sebentar, kalau ada yang cari bilang tunggu atau buat janji dulu."
"Iya, Pak."
Sorot mata Pak Satria memintaku kembali berjalan bersamanya. Aku mengangguk mengiakan.
"Medina, tunggu!"
Refleks, aku terdiam. Aku tahu siapa orang yang sedang memanggilku barusan.