Di Balik Tirai
Setiap ketukan di keyboard terasa seperti langkah menuju jurang, di mana jika mereka salah, mereka akan jatuh lebih dalam.
“Semua sudah siap?” tanya Laras, berdiri di samping meja, matanya tertuju pada layar. Ia tahu bahwa kali ini adalah ujian terbesar mereka. Tidak ada ruang untuk kesalahan.
Maria mengangguk, tangannya berhenti mengetik untuk sejenak. “Semua informasi ini akan membuka mata dunia. Mereka tidak akan bisa menutupinya begitu saja,” katanya dengan suara rendah, tetapi penuh keyakinan. “Tapi ini juga berarti kita sudah memasuki garis depan perang mereka. Dan mereka tidak akan berhenti.”