MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI
Entah merujuk ke mana kalimatnya itu, tapi yang jelas hatiku berdebar mendengar kata terakhirnya barusan.
Sebagai perempuan normal, tentu akan mudah tersanjung jika ada yang memuji, walau pujian itu barangkali hanya sebuah canda, sekedar mencairkan suasana.
“Iya deh, aku doakan kamu dapat pengganti yang lebih baik. Bahkan lebih dari aku,” ucapku.
“Aku juga mendoakan semoga kamu cepat move on dan menemukan tipe lelaki yang kamu inginkan!” balasnya.
Hot Chapters