Kembalinya Sang Dewa Pedang
Song Mingyu tersenyum kaku, menganggukkan kepala hormat, berusaha menampilkan sikap sopan meski hatinya berdebar.
Ye Hun tersenyum tipis, tapi tatapannya tetap tajam, seolah ingin menembus jiwa pemuda itu. "Berapa usiamu?" tanyanya lembut.
Song Mingyu terdiam sejenak, ragu. "Tujuh belas tahun," jawabnya lirih nyaris berbisik.
Ye Hun berhenti menggerakkan sumpitnya, menatap pemuda itu dengan sorot lembut namun penuh makna. "Kau mirip ayahmu," ucapnya pelan.
Sikat na Kabanata