Yang Tak Kunjung Padam
kata Bi Laila sambil menyusun ayam dagangannya.
"Baik, Bi."
Nawang memperhatikan setiap gerakan bibinya: cara menimbang, cara memotong dengan cepat, dan cara berbicara dengan pembeli-selalu ramah tapi tegas soal harga.
"Kalau ada pembeli, kamu tanya, mau ayam kampung atau ayam potong biasa? Kalau ayam kampung, minta Zulham menimbang dan memotongnya. Baru kamu bungkus. Kalau ayam potong yang di meja ini langsung timbang dan bungkus saja. kecuali kalau mereka minta dipotongkan. Misal potong empat, delapan, sepuluh atau dua belas bagian," pungkas Bi Laila sambil mempraktekkannya. Kebetulan ada pembeli yang meminta potong dua belas bagian.
Bab Populer