Suamiku Jadul
“Apa itu, Dek?”
“Suamiku terlalu banyak akal,” kataku sambil mencolek perutnya.
“Hehhe, ini rahasia ya, Dek, sebetulnya lidi itu hanya karanganku, belum ada penampungnya.”
“Abang berbohong?”
“Iya, Dek,”
“Bohong dosa lo Bang,”
“Ada tiga bohong yang boleh, Dek,”
“Apa saja, Bang?”
“Berbohong sebagai taktik di medan perang, berbohong untuk mendamaikan orang yang berselisih dan bohong suami sama istri,”
Hot Chapters