Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
OUR STORY

OUR STORY

Raymond menghela napas, memberanikan diri menatap Madam Sami. “Kami tidak memiliki uang.” Madam Sami terdiam sejenak lalu menyerap kembali tehnya sembari berkata,“Aku tau.” “Jadi kami tidak bisa membayarnya sekarang.” “Pergilah keluar dan bekerja, aku mungkin setuju untuk menjaga kalian tapi bukan berarti aku akan menghidupi kalian.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as telling
Read
+Library
Takdir

Takdir

Dan Mamanya menurut walaupun perlu agak dipaksa. Maxime mengajak mamanya ke ruang tengah. "Emang dia sapa sih Max?" tanya Tyas pada putra bungsunya. "Adadeh, nanti aka aku kenalin ya?" Tyas hanya mengangguk saja, biarkan nanti Maxime juga akan memberitahu dengan sendirinya. "Abang belum pulang?" tanya Maxime. Tyas menggeleng, kapan abangnya akan pulang. Maxime rindu diomeli oleh sang abang.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as telling
Read
+Library
Kisah Kita

Kisah Kita

"Mau ngomong in apa? Ngomong aja." " Tunggu bentar ya, bentaar aja," dia pun pergi meninggalkan ku dan kembali lagi dengan membawa buku tulis "ooh, kamu mau minta jawaban ya, emangnya kamu belum selesai in PR bahasa inggris?" (jam selanjutnya kami ada pelajaran bahasa inggris dan guru bahasa inggris memberikan soal yang lumayan rumit untuk dikerjakan). Bukan, aku udah siap kalau PR yang itu, aku mau ngomong sesuatu nih sama kamu" (sambil menggulung-gulung buku tulis yang ada di tangan nya).
103.8K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as telling
Read
+Library
KISAHKU

KISAHKU

Aku langsung melototkan mataku, " Aduhh.., udah deh gue nggak butuh gombalan loe. Sekarang gue tanya kita mau kemana ? " " Udah ikut aja, ayokk naik. " Kenan menghidupkan motornya dan akupun naik. Sepanjang perjalanan, otakku bertanya-tanya ini mau kemana dan setelah sampai di tempat tujuan, aku lanngsung mengangguk sendiri seperti orang bodoh. " Jadi ini yang loe bilang? Loe ngajak ke bioskop, ngapa sih nggak bilang aja pakai rahasia segala. "
102.1K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as telling
Read
+Library
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

tanya Gofur. Aku tersenyum kecut. “Iya, Fur.” “Kok bisa sih?” Maka, dengan lancar aku pun bercerita. Semuanya aku tuturkan dengan runut seperti kaidah dalam penyampaian berita. Ada what, ada who, ada where, ada when, dan yang terakhir juga ada how. Tentu saja, atas pertimbangan bijakku, ada yang tidak aku sampaikan, yaitu perihal Ibu Joyce yang genit kepadaku di sesi wawancara.
9.614.8K viewsCompletedAdded to Library 429 Times as telling
Show Reviews (17)
Read
+Library
Ayusqie
Dirgahayu RI ke 77. Semoga makin maju dan makmur NKRI-ku. Terima kasih utk kk2 reader yg telah mengikuti kisah romance Mas Joko ini. Jika suka, jangan lupa vote ya kak, spy saya makin semangat nulisnya. Terima kasih, matur nuwun, syukron katsiron, thank you, xie-xie.. ...
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Read All Reviews
Bukan Cerita Dongeng

Bukan Cerita Dongeng

Hai readers, cerita ini hanya fiktif belaka ya. Kalau ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan. Semoga suka, selamat membaca🤎 xxx "Kalian mau bahas apa sih?" Sesuai tebakan Wafa, pasti Kakaknya akan bertanya itu. Jadi, lebih baik poin 'ingin bahas apa sih' lebih disorot dibandingkan poin 'yang tadi malam sebelum kita melakukan'
18.5K viewsOngoingAdded to Library 721 Times as telling
Read
+Library
Our Story

Our Story

"Nggak ada yang bilang lo nggak becus, Daf. Lo juga nggak salah." "Tapi gue ngerasa bersalah karena lo nggak mau cerita, Ra." Daffa menghela napas, dia memang merasa bersalah. "Gue bakal cerita kalo gue mau, Daf." Ada jeda sementara angin masih berembus pelan. Daffa sekilas menoleh, dengan sedikit tawa pelan. "Kapan? Gue juga butuh kejelasan fakta dari lo, biar ini semua cepet selesai.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 240 Times as telling
Read
+Library
Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Jadi, mereka menyuruh kepala pelayan untuk berbohong kepada Anthony dengan mengatakan bahwa penyakit kaki Anita tiba-tiba kambuh dan dia harus pulang untuk beristirahat. Untuk menipu Anthony, mereka bahkan mengeluarkan memo yang Anita tulis sebelumnya, tetapi belum pernah ditunjukkan kepada Anthony. Itu memang adalah tulisan tangan Anita yang menyatakan bahwa dirinya merasa tidak enak badan dan telah pulang. Anthony merasa ada yang tidak beres. Tepat ketika dia hendak berbicara, pembawa acara mengingatkannya bahwa resepsi pernikahan akan segera dimulai dan mempelai pria harus bersiap-siap.
4.8K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as telling
Read
+Library
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

Ketiga wanita dewasa itu bertepuk tangan saat Anna menyelesaikan ceritanya. “Wah, keren banget Anna story tellingnya,” puji Asha. “Story telling? Apa itu?” Anna mengerutkan keningnya saat dipuji Asha. “Story telling itu bercerita secara lisan, atau tertulis dan bisa mengajak kami yang menonton atau mendengarkan jadi ikut merasa ikut terbawa suasana, seperti yang Anna lakukan tadi.” Anna mengangguk pelan–seolah paham, padahal aslinya tidak.
9.99.4K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as telling
Show Reviews (35)
Read
+Library
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Read All Reviews
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

jawan Raina mengingat ingat kalau sepertinya dia belum sarapan sama sekali. “Bapak yakin kamu belum sarapan” tebak Pak Dani. “Kenapa bapak begitu yakin kalau saya belum sarapan pak?” tanya Raina merasa bingung karena dirinya memang tidak pandai berbohong. “Bapak bisa membedakan mana seseoerang yang berbohong dan mana yang jujur hanya dari raut wajahnya” jawan Pak Dani. Raina hanya tertawa kecil lalu meminta maaf dan kembali duduk setelah Pak Dani mempersilahkannya duduk kembali.
18.9K viewsOngoingAdded to Library 679 Times as telling
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status