Candu Dekapan Kakak Ipar
“Djiwa ikut Mas saja. Keputusan sepenuhnya di tangan Mas. Kalau Mas punya wedding dream sendiri, Djiwa gak keberatan. Tapi bagi Djiwa pribadi, pernikahan sederhana udah lebih dari cukup.”
“Sederhana seperti apa menurut kamu?” tanya Radja. “Tetap mengundang orang-orang, tapi tanpa kemewahan?”
“Terserah Mas,” jawab Djiwa tenang. “Mau hanya kita berdua dan saksi, atau beberapa orang terdekat. Bahkan kalau Mas pengen yang mewah sekalipun, Djiwa ikut.”
Ia menatap Radja dalam-dalam sebelum menambahkan, “Tapi Djiwa maunya yang biasa saja. Asal kita resmi menjadi suami istri.”