Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lady D Milik Sang Penguasa

Lady D Milik Sang Penguasa

(Cerita untuk dewasa) Dea adalah wanita yang kuat walau dari kalangan berstatus rendah. Suatu malam yang naas bagi Dea setelah menyaksikan bagaimana kekasihnya berlutut di hadapan teman sekerjanya dengan menyodorkan sebuah cincin pertunangan. Dea patah hati lalu memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama sahabatnya yang sudah menyewa beberapa penghibur pria untuk mereka bersenang-senang. Namun, saat Dea tiba di bar, sahabatnya tidak muncul. Dea memesan beberapa wine dan hanya setengah botol anggur sudah berhasil membuat dirinya sempoyongan. Ia segera meninggalkan kafe tersebut sebelum benar-benar mabuk dan tidak mengenal jalan pulang, namun dia malah diculik oleh beberapa pria berwajah sangar dan hampir dilecehkan karena mereka terlanjur memberikan obat perangsang baginya. Mereka adalah bawahan yang diperintahkan oleh Kouruyama, seorang penguasa dan merupakan bangsawan di negara Matahari. Tuan Kourayama tidak tahu bahwa mereka salah tangkap orang karena dari foto yang diberikan di awal, gaun yang dipakai Dea dengan gadis yang ingin mereka culik secara kebetulan adalah sama karena mereka membelinya secara online. Kesalahpahaman ini menggiring Dea mengalami malam penuh gairah yang sulit dilupakan. Siapakah gadis yang sebenarnya ingin disiksa Tuan Kourayama, apa yang membuat Kouruyama sangat mendendam? Dan apa yang akan dialami Dea selanjutnya saat tahu dirinya hamil? Yok baca, akan penuh dengan misteri dan plot twist yang memancing emosimu naik turun. Jangan lupa tinggalkan komentar agar Penulis tahu reaksi Anda.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as the confidante plot
Read
+Library
Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

Setelah berhubungan gelap selama tujuh tahun, Daniel Liman berencana untuk melamarku pada hari perilisan resmi album ulang tahunnya. Pada saat acara ulang tahun, Daniel malah secara terbuka mengundang komposer bernama Yuna Fadian untuk bekerja sama dengannya. Aku mengikuti Daniel untuk meminta penjelasan darinya, tetapi malah mendengar suara senda gurau mereka dari luar ruang istirahat. “Niel, kamu cukup setia sama cinta pertamamu. Begitu dia pulang, kamu pun nggak sabaran mau kerja sama dengannya. Hanya saja, gimana rencanamu untuk mengatasi putri dari Keluarga Luandra itu? Dia sudah menulis begitu banyak hasil karya buat kamu. Apa dia bisa menerima hasil akhir ini?” Beberapa saat kemudian, seseorang berkata dengan tersenyum, “Sejak awal, Nadya hanyalah pengganti yang dicari Niel saja. Sekarang, tokoh utama sudah kembali. Sudah seharusnya si pengganti kembali ke asalnya. Gimana menurutmu, Niel?” Selanjutnya, terdengar suara “emm” ringan.
5.4K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as the confidante plot
Read
+Library
Terjebak dalam Fase yang Keliru

Terjebak dalam Fase yang Keliru

Tiga hari sebelum pernikahan, saat aku merapikan barang-barang lama, aku teringat kapsul waktu yang pernah aku kubur bersama Cedrius sepuluh tahun lalu. Namun setelah mendengarnya, wajah Cedrius langsung menegang. Dia menasihatiku agar tidak pergi, sambil berkata, "Sudah terlalu lama berlalu, mungkin sudah digali orang." Aku tidak terlalu memikirkannya dan pergi sendiri ke almamaterku. Tetapi di lokasi penguburan itu, aku justru menggali lima kotak besi dengan ukuran yang berbeda-beda. Dua di antaranya adalah milik aku dan Cedrius yang kami kubur sepuluh tahun lalu, sudah penuh karat. Tiga sisanya, satu juga dipenuhi karat, sementara dua lainnya masih sangat baru. Pada kotak lama itu, terukir nama Rosaline. Di atasnya tertulis: [Cinta rahasiaku adalah kekacauan batin yang hanya kujalani seorang diri. Cedrius, semoga kamu bahagia.] Aku teringat, dia adalah seorang teman sekelas perempuan yang tidak terlalu menonjol, duduk di bangku belakang kami. Sedangkan pada dua kotak yang masih baru itu, masing-masing terukir nama Cedrius dan Rosaline. Tanggal penguburannya adalah hari ini. Pada kotak milik Cedrius tertulis: [Penyesalan terbesar dalam hidupku adalah aku nggak bisa memberimu sebuah pernikahan.] Dan pada kotak milik Rosaline tertulis: [Penyesalan terbesar dalam hidupku adalah aku nggak bisa secara terang-terangan mengucapkan kepadamu satu kalimat: Selamat menikah.]
2.3K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as the confidante plot
Read
+Library
Penulis Skenario Penggoda

Penulis Skenario Penggoda

Di sudut lokasi syuting yang sepi dan jauh dari keramaian, sutradara menyudutkanku ke dinding. Seluruh tubuhku sudah lemas tak berdaya, sepenuhnya hanya ditopang oleh jari-jarinya yang kekar. "Sebagai penulis skenario, apa yang sebenarnya kamu tulis? Jari terasa kasar dan membuatmu nggak nyaman?" "Sekarang jariku sudah di dalam, coba katakan padaku, bagaimana rasanya?" Telapak tangan sutradara yang panas menempel erat, lalu tiba-tiba menekannya kuat-muat. "Aku ... mau ...."
1.7K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as the confidante plot
Read
+Library
Merelakan Cinta Pertama, Menerima Perjodohan yang Ditetapkan

Merelakan Cinta Pertama, Menerima Perjodohan yang Ditetapkan

"Pa, Ma, aku sudah setuju pulang ke kampung halaman untuk ikut perjodohan dan menikah. Aku akan pulang akhir bulan ini." Awal musim semi, udara masih dingin. Sambil membuka pintu, Kathleen berbicara di telepon. Suaranya yang lembut hanyut bersama hujan yang deras. Dia merapatkan kerah bajunya, lalu mendengar kedua orang tuanya di seberang telepon menghela napas lega. "Kathleen, kesehatan Papa dan Mama makin menurun beberapa tahun ini. Kami cuma berharap kamu bisa segera berkeluarga. Bagus kalau kamu sudah memikirkannya dengan matang. Nanti setelah kamu pulang, Ibu akan minta Tante Olivia atur beberapa calon yang cocok untuk kamu temui." Mendengar orang tuanya sudah mulai mengatur semuanya, tatapan Kathleen sedikit bergetar, seolah-olah belum sepenuhnya sadar. Setelah berbasa-basi beberapa kalimat lagi, telepon pun ditutup. Dia melirik rumah itu sekilas, lalu kembali ke kamar dan mulai membereskan barang-barangnya.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as the confidante plot
Read
+Library
Perjalanan Liburan, Terjebak di Bus Malam

Perjalanan Liburan, Terjebak di Bus Malam

"Ugh... tangan jangan asal sentuh..." Aku yang bertubuh sensitif, terpaksa berdesakan di samping seorang pria kuat selama perjalanan. Sensasi sentuhannya terlalu menggairahkan, membuatku tak kuasa menahan gemetar dan terengah-engah di sampingnya. Tapi aku tak menyangka dia tak sabar menarikku ke pangkuannya di tengah perjalanan. "Kursinya keras sekali, pantatmu pasti sakit, biar kupijat..." Sepanjang perjalanan, aku sepenuhnya dikuasai olehnya...
8.1K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as the confidante plot
Read
+Library
Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, pengantinnya malah bukan aku. Upacara yang sudah kutunggu selama lima tahun berubah menjadi lelucon ketika Valentina, adik perempuanku, melangkah menyusuri lorong marmer dengan gaun pengantin putih. Lengannya melingkar di lengan Luca, pria yang seharusnya berdiri menungguku di altar. "Maafkan aku, Bianca," kata Valentina pelan. "Tapi hari ini kamu bukan lagi pengantinnya." Kemudian, dia menyentuh perutnya, matanya berkilat penuh kemenangan. "Aku hamil anak Luca." Kata-katanya meledak di dalam kepalaku dan seluruh duniaku seolah-olah mendadak sunyi. Seakan-akan takut aku tak akan memercayainya, dia mengangkat sesuatu yang mengilap ke arah cahaya. Gambar USG hitam putih. Tertulis jelas, usia kehamilan 12 minggu. Mataku terasa panas dan perih. Dengan mata berkaca-kaca, aku menoleh ke arah Luca, mati-matian mencari apa pun. Penyangkalan, penjelasan, ataupun penyesalan. Namun, dia hanya menghela napas, lelah dan pasrah. "Bianca, aku minta maaf," katanya tak berdaya. "Valentina nggak punya banyak waktu lagi. Pernikahan ini ... adalah permintaan terakhirnya." "Aku akan menebusnya," tambahnya. "Kita bisa mengadakan pernikahan lain nanti." Ayahku, Moretti, berdiri di belakangnya dengan ekspresi dingin yang sama seperti yang selalu dia tunjukkan sepanjang hidupku. Aku tak pernah melihatnya tersenyum kepadaku, bahkan sekali pun. "Bianca," katanya tajam. "Adikmu sekarat. Biarkan dia yang menikah hari ini." Kakak laki-lakiku mengangguk tanpa mengatakan sepatah kata pun, seolah-olah itu sudah cukup sebagai jawaban yang tegas. Sepanjang hidupku, mereka selalu memilih dia. Air matanya, keinginannya, kebutuhannya, semuanya lebih penting daripada aku. Hari ini pun tidak berbeda. Sesuatu di dalam diriku ada yang retak. Baiklah. Jika tak ada seorang pun di keluarga ini yang peduli padaku, aku akan pergi.
7.7K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as the confidante plot
Read
+Library
Salah Kenal di Rumah Hantu

Salah Kenal di Rumah Hantu

“Lia … kamu juga mulai bersemangat, ya?” Saat pergi ke rumah hantu bersama sahabatku dan pacarnya, pacarnya salah mengira diriku sebagai sahabatku, lalu menempel dari belakang. Dalam kegelapan total, tangan pria yang besar dan hangat itu menyusup dari tepi rokku dan perlahan bergerak ke atas. Napasnya di lekuk leher dan telingaku terasa panas. Dan yang paling memalukan, tubuhku justru merespons sentuhannya.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as the confidante plot
Read
+Library
Dusta Di Kontrakan Bersama Pacar Sahabatku

Dusta Di Kontrakan Bersama Pacar Sahabatku

“Apa? Nggak apa-apa… ah, tunggu sebentar….” Di hari hujan, aku yang basah kuyup hanya sempat menyampirkan selembar handuk, tapi tiba-tiba diriku sudah terperangkap di dalam pelukan pacar sahabatku. Seketika itu juga, tubuhku terekspos sepenuhnya di hadapannya. Napas pria itu terasa panas menyentuh kulit telanjangku dan setiap sentuhannya membuatku gemetar hebat. Di satu sisi, tanganku masih menggenggam ponsel yang tersambung dengan sahabatku. Di sisi lain, tubuhku ditindih oleh pacarnya. Aku hampir gila, entah karena rasa bersalah atau sensasi nikmat yang kurasakan. Sambil mendengarkan suara sahabatku di balik telepon, aku memejamkan mata, tak lagi mampu menahan erangan yang lolos dari mulutku….
559 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as the confidante plot
Read
+Library
Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Bertemu Lagi Tanpa Tangis

"Nolia, kakakmu sudah bertunangan dengan kakak iparmu, jadi jangan lagi mencoba merusak semuanya. Kami sudah membelikan tiket pesawat untukmu, beberapa tahun ke depan tetaplah di luar negeri, tunggu sampai kakakmu selesai menikah barulah kembali." Melihat ekspresi di wajah orang tua yang menyiratkan seakan "demi kebaikan kamu", Manolia baru sadar bahwa dirinya telah terlahir kembali. Dia terlahir kembali pada hari ketika orang tuanya memaksanya pergi ke luar negeri dan benar-benar memutuskan hubungan dengan Wendrino.
25.8K viewsCompletedAdded to Library 901 Times as the confidante plot
Read
+Library
PREV
1
...
2930313233
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status