Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Setelah mengantar Anya dengan segala drama queen putri kecil itu, Elara datang tepat waktu hadir di kelas sebelum bu Dinar datang. Seorang mahasiswa di baris depan mengangkat tangan. “Tidak, Bu. Karena cara orang memperlakukan kita juga beda. Jadi kita membentuk citra diri dari situ.” Ibu Dinar mengangguk. “Itu salah satu perspektif ya. Kita menyebutnya sebagai social self. Konsep diri yang terbentuk dari interaksi sosial—dari bagaimana kita dipandang, diperlakukan, dan dari peran yang kita jalani.”
1049.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai the presentation of self in everyday life book
Baca
+Pustaka
PRESENCE & TIME

PRESENCE & TIME

Aku tahu betul, apa arti kata sendiri. "Ya, kau benar. Aku tak pernah merasa sendiri. Semua orang memahamiku. Jadi, tidak ada kesempatan kesendirian itu akan datang dihidupku. Lagi pun, aku sangat bahagia, dari lahir sampai sekarang aku tak perlu merasa khawatir jika suatu hari diriku menderita, karena orang-orang selalu memperhatikanku."
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai the presentation of self in everyday life book
Baca
+Pustaka
Hestia

Hestia

Proyek yang ia ajukan cukup unik—buku nonfiksi berbentuk journaling interaktif lengkap dengan merchandise zine pop-up yang bisa dibongkar pasang pembacanya. “Dia mau bukunya intimate tapi nggak terlalu self-help,” jelas Odi. “Lebih kayak… companion.” Patra membaca brief itu perlahan. Ada banyak catatan soal perempuan muda, body image, self-care, dan rasa kesepian yang dibungkus estetika feminin. Meeting dimulai tepat pukul satu siang. Kamera Dhea langsung menyala, menampilkan perempuan berponi tipis dengan sweater rajut oversized dan wajah bare face yang tetap terlihat siap syuting kapan saja.
10916 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai the presentation of self in everyday life book
Baca
+Pustaka

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Membaca 'You Do You' seperti diajak ngobrol oleh teman yang paling bijak tapi santai. Buku ini bukan panduan kaku, melainkan kumpulan cerita lucu dan cerdas tentang mencoba hal-hal random demi memahami diri sendiri. Misalnya, ada bab tentang penulis yang sengaja jadi 'anti-sosial' selama seminggu hanya untuk sadar betapa dia sebenarnya butuh interaksi manusia, atau eksperimen memakai baju ala karakter 'Jojo’s Bizarre Adventure' ke kantor. Pesannya sederhana: self-awareness itu dibangun lewat action, bukan overthinking. Yang kusuka, bahasanya super relatable—kayak lagi dengerin podcast sambil minum kopi.

Bagian favoritku adalah ketika dia bercerita tentang ‘failed experiments’. Justru di situlah letak kejujuran bukunya. Gagal diet? Gagal jadi early bird? It’s data, not failure. Pendekatannya yang nggak sok suci ini bikin konsep ‘trial and error’ terasa seperti petualangan seru ketimbang beban. Terakhir aku ngecek, buku ini sering dibahas di komunitas self-development yang chill, karena bahas growth tanpa vibe toxic positivity.

Anda juga akan menyukai
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status