Hot Brother
tutur Kalingga yang kemudian menyuruh putrinya untuk segera beristirahat.
Kalila mendekati sang papa. "Jika memang itu penting untuk papi, aku bisa menunggu," ucapnya.
Kalingga yang menggeleng kemudian mengusap puncak kepala putrinya pelan, gadis itu sudah semakin tinggi, dan entah sejak kapan pria paruh baya itu terlambat menyadari. "Istirahatlah," titahnya, yang kemudian mendapatkan anggukan dari Kalila, juga ciuman selamat malam di pipi yang menandakan bahwa gadis itu amat mencintai orangtua tunggalnya.