Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Wanita ketiga Duda Kaya

Wanita ketiga Duda Kaya

Sebagai laki-laki, aku tidak mau munafik, aku bukan tipe laki-laki yang akan melewatkan hubungan suami istri karena tidak cinta, karena itu aku akan meminta hak aku sebagai suami," ucap Rain, ia pikir harus memperjelas semuanya. Dania tau di dalam agama, hukum menolak suami adalah dosa besar, tapi dia benar-benar belum siap secara mental. Baginya berhubungan badan itu musibah karena kehidupan dan masa depannya hancur karena hal itu. "Apa aku boleh menolak? Kalau pak Rain tidak tahan, maka nikahi saja Bu Monika, aku akan membantu menutupinya untukmu." ucap Dania dengan hati-hati. Ia asal bicara saja agar Rain bisa menahan diri. Ia sengaja menyebut nama Monika agar Rain teralihkan. "Sekalipun aku mau menikahinya itu masih membutuhkan proses dan waktu yang lama, kenapa tidak memanfaatkan yang sudah di depan mata saja dan sudah halal tentunya." Rain tidak mau mengalah begitu saja, ia bangkit dari tempat tidur lalu mendekati Dania. "Aku benar-benar tidak siap, Pak." ucapnya dengan suara bergetar bahkan sudah mulai menangis. "Aku mengerti ketakutanmu tapi kamu harus menghadapinya." Rain tahu caranya menghadapi wanita seperti Dania, cukup berikan kenyamanan saja. Ia mengangkat dagu Dania, menatapnya sebentar walaupun Dania berusaha menggeleng untuk menolak. "Dania, coba lihat aku, apakah wajah tampanku ini terlihat mengintimidasi? Apa aku terlihat seperti laki-laki yang akan menodaimu?" Dania melemah, ia menatap Rain dengan mata basahnya, ia merasa sedikit aman dan nafas yang tadinya terasa berat dan tidak beraturan menjadi lebih ringan. Rain menghapuskan air matanya lalu perlahan mencondongkan tubuh untuk menciumnya.
Romansa
102.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Istri Dadakan Dosen Idaman

Istri Dadakan Dosen Idaman

"Lalu kamu mau sampai kapan hidup seperti ini? Dikeluarkan dari kampus, dipanggil polisi karena tawuran, dilaporkan karena menabrak kendaraan dalam kondisi mabuk?" "Oma ... aku masih muda. Aku masih pengin hidup bebas, jalanin hidupku sendiri!" Regita merengek. Suaranya mulai pecah, tubuhnya gemetar menahan gejolak dalam dada. Menikah bukan keinginannya. Pernikahan orangtuanya yang berantakan, menyisakan trauma untuk Regita. "Cukup!" potong Oma dingin. "Semuanya sudah Oma bicarakan pada keluarga calon suamimu. Lamaran akan dilakukan hari Sabtu ini dan menikah secepatnya di Minggu depan." "Omaaaa—!" Regita menjerit frustasi, melempar bantal sofa ke lantai. Regita terdiam dalam tangis yang tertahan. Sekuat apa pun ia ingin melawan, ia tahu hidupnya masih bergantung pada sang Oma. Rumah tinggal, biaya hidup, bahkan nama keluarganya. "Kalau kamu tetap menolak." Suara Oma kembali terdengar, pelan tapi menusuk. "Mulai besok, kamu silakan cari tempat tinggal sendiri. Uang sakumu, makan, fasilitas, dan semua yang kamu gunakan, akan Oma cabut." Regita terdiam. Sang Oma sedang tidak main-main. "Bereskan dirimu. Jangan buat hal memalukan lebih besar lagi. Berhenti main-main dan kamu harus berubah!" Menikah? Satu hal yang tidak pernah masuk ke dalam harapan Regita, tapi justru akan menjadi kenyataan yang tidak bisa ia hindarkan.
Romansa
1.8K viewsOngoing
Read
Add to library
Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Setelah putus bertahun-tahun, Lunara Angkasa kembali bertemu mantan pacarnya Kayden Narasoma, yang juga ayah dari anaknya, dalam sebuah rapat perusahaan. Lunara hanya ingin menjauh dari Kayden. Dia takut anaknya direbut, dan lebih takut lagi jika akhirnya tidak memiliki apa-apa. Pikirannya melayang pada masa lalu, ketika Kayden berkata bahwa hubungan mereka hanyalah sebuah permainan, lalu meminta agar mereka menjaga hubungan profesional sebagai atasan dan bawahan di tempat kerja dengan tegas. Namun kini, Lunara malah melihat wanita-wanita di sekeliling Kayden yang silih berganti, dan tidak satu pun menarik perhatiannya. Saat pertama bertemu kembali, Kayden mengira Lunara telah meninggalkannya, bahkan sudah menikah dan punya anak. Dia ingin membalas dendam, ingin melihat Lunara terluka, dan ingin membuatnya menyesal. Namun ketika Lunara terpuruk, dia malah memanfaatkan celah itu untuk menyusup. Dia tak kuasa menahan keinginannya agar kelak Lunara hidup bersamanya dan membawa serta anak mereka. Ketika kebenaran terungkap, Kayden baru menyadari satu hal. Ternyata selama ini, orang yang dia balas dendam adalah dirinya sendiri. Lunara berkata, "Kamulah yang bilang kita harus menjaga jarak." "Jarak ...," ujar Kayden sambil mengangkat dagunya, "Bisa juga berarti jarak dekat."
Romansa
9.8184.3K viewsOngoing
Read
Add to library
No Cerai No Pisah!

No Cerai No Pisah!

Devon menyodorkan surat cerai tepat ke depan muka Rosa. Pria itu tak terlihat main-main. Pada akhirnya pernikahan yang mereka lalui tidak berhasil meskipun Rosa sudah mencoba sebisanya. Rosa menginginkan Devon. Sangat membutuhkan kekuasaan keluarga Wijaya yang berada di genggaman Devon. Dia tak bisa pergi, tak akan mau. Ketika Rosa tengah memutar otak untuk menunda perceraian ini, tiba-tiba saja petir menyambar Devon secepat kilat! "Ja-jangan mati!!!! Ambulans! Tolong, siapa saja panggil ambulans!" jerit Rosa dengan derai air mata bercucuran. Sementara itu, Devon bergeming di tempatnya. Asap-asap hitam mengepul keluar dari sekujur tubuh dan perickan listrik seperti melompat-lompat di atasnya. Namun bukan itu yang penting. Sebuah suara melengking yang pria itu kenal jelas, merasuki kepalanya dengan kurang ajar. Devon bisa mendengar suara isi pikiran Rosa tanpa sepengetahuan wanita itu. Dan darahnya dibuat mendidih. 'Siapa bilang laki-laki ganteng di dunia ini cuma Devon? Cuih! Manusia macam dia mending bertapa di gunung jadi biksu. Percuma dikasih istri secantik aku kalo matanya nggak dipake,' ujar Rosa dalam hati. Gigi Devon bergemeletuk menahan amarah. "ROSA!!"
Urban
104.2K viewsOngoing
Read
Add to library
Ku Kira Kau Rumah

Ku Kira Kau Rumah

SEBELUM BACA JANGAN LUPA FOLLOW. "Siapa mereka mas?" tanya Alina. Tubuh Alina bergetar, menahan sesak di hati melihat wanita berdiri di hadapannya dengan menggendong seorang bayi, yang wanita itu klaim sebagai anak dari suaminya. "Aku Gemilang mbak, sekretaris mas angga." Jawabnya dengan menatap tajam alina. "Aku kesini ingin meminta pertanggung jawaban dari mas angga, tidak ada seorang ibu yang ingin anaknya tidak mendapat kasih sayang seorang ayah." Sambungnya kembali. Alina membeku, Fakta yang alina dapat membuat dunianya hancur tak bersisa, rumah sekaligus tempat berlindungnya justru membuat tubuhnya hancur berkeping-keping. Tidak pernah terpikir oleh alina jika suaminya bisa mengkhianati dirinya hingga memiliki seorang anak. Kamu jahat mas!, tega kamu khianati aku mas, apa salahku?, apa kurang ku mas?." Teriak alina, ia tidak sanggup lagi mengontrol emosinya. Ujian demi ujian menghampiri Alina, bahkan kedua orang tuanya justru membenarkan perbuatan angga yang merupakan suami alina. Hingga Alina di Pertemukan dengan sahabat lamanya Bramudiya, kehidupannya mulai kembali berwarna. Benih-Benih cinta pun timbul pada diri keduanya Hingga alina di pertemuka pada pilihan yang begitu sulit, bertahan demi kedua putra dirinya dan angga? Atau berubah haluan menjadi pendamping Bram pria yang menjadi obat dalam setiap lukanya? Yukk ikutin terus cerita ini!, jangan lupa beri komentar positifnya
Rumah Tangga
1.9K viewsOngoing
Read
Add to library
Senandika

Senandika

dyin
Ini adalah kisah tentang Jevano ; yang sangat ingin bertahan di tengah-tengah peliknya kehidupan yang dijalaninya, dan Shera ; yang sangat ingin menyerah akibat sudah tidak sanggup menahan semua beban dan masalah yang tiada henti. Sebenarnya keduanya memiliki tujuan dan keinginan yang sama, yaitu ; dicintai, dihargai, disayang, didengar, dan yang sangat-sangat ingin mereka inginkan, kebahagiaan.
Young Adult
2.3K viewsOngoing
Read
Add to library
Sentuhan Terlarang di Sudut Bus Kota

Sentuhan Terlarang di Sudut Bus Kota

Di atas bus, aku dihimpit ke arah jendela oleh seorang pria hidung belang. Sementara itu, sepasang tangan yang besar di belakangku, meraba-raba tubuhku dengan lancang. Aku terkulai lemas dalam dekapannya. Aku berusaha menahan erangan karena malu, sambil merapatkan kedua kaki dan mencoba mengabaikan sensasi basah di antara pangkal pahaku. Ada dua alasan mengapa aku berusaha keras untuk bertahan. Pertama, tidak ada yang tahu jika aku sebenarnya menderita kecanduan seks. Sentuhan sekecil apa pun bisa seketika menjatuhkanku ke dalam jurang gairah yang dalam. Kedua ... Orang di belakangku yang sedang meraba-raba diriku dengan semena-mena itu adalah guru matematikaku sendiri. Aku menundukkan kepala, berusaha sekuat tenaga untuk menopang kedua kakiku yang sudah kehilangan kekuatannya. Saat aku mulai kembali tersadar, aku mendapati tangan guruku sudah menyelinap ke celah di antara kedua kakiku, meraba ke arah tempat yang sudah basah dan berantakan itu ….
Short Story · Gairah
3.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Ini adalah malam tahun baru ketiga sejak suamiku bangkrut. Rumah kami begitu miskin sampai tidak tersisa beras sedikit pun. Dia bilang, dia ingin makan daging. Dengan suhu minus 20 derajat dan badai salju lebat, aku menahan dingin sambil mengendarai motor listrik tua untuk mengambil pesanan kerja lepas. Jalanan terlalu licin. Aku dan motorku terperosok ke selokan. Beberapa tulang rusukku patah dan di tengah salju yang menutupi langit, tubuhku perlahan kehilangan suhu. Menjelang ajal, tanganku masih mencengkeram erat kotak lauk daging goreng yang kubeli khusus untuk tambahan makanannya. Setelah jiwaku meninggalkan tubuh, aku melayang kembali ke rumah kontrakan kami yang selalu berangin, tetapi tak ada seorang pun di sana. Aku keluar dan melihat suamiku berdiri rapi dengan setelan jas di sebuah vila mewah yang hanya terpisah satu jalan. Di tangannya sedang menggoyangkan segelas anggur merah dengan santai. Sekelompok pengawal bersikap sangat hormat kepadanya. Aku melayang mendekat dan mendengar dia bergumam, "Aku benar-benar nggak kepengin lagi jalani hidup sengsara begini. Kalau wanita bodoh itu tahu aku pewaris orang terkaya, mungkin dia akan senang setengah mati." "Tapi, ke mana dia pergi? Kenapa belum pulang untuk masak? Benar-benar makin malas saja." Namun dia tidak tahu, aku tidak bisa pulang lagi.
Short Story · Romansa
2.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Terjerat Cinta Berondong Bucin

Terjerat Cinta Berondong Bucin

Septy
WARNING!! 21+ "Aku tak pantas untukmu Mas!" Ucap Dinda dengan suara parau. Hatinya terasa nyeri saat mengatakannya. "Aku ini janda! Usia kita juga berbeda jauh. Carilah wanita yang lebih muda dan pantas bersanding denganmu Mas!" Bulir bening itu luruh begitu saja di wajah cantik berumur 30tahun itu. Sedangkan pria yang berdiri tak jauh darinya hanya menatapnya sedih menahan sesak di dada. "Mas tidak akan pernah pergi. Mas akan tetap bertahan. Meski kamu berhenti berjuang, tidak dengan Mas. Mas akan terus berjuang agar bisa bersamamu." Mata pria itu tak melepaskan pandangannya pada kekasih yang amat di cintai. "Mas tak pernah mempermasalahkan status dan usia. Mas tulus mencintaimu. Please, bertahan dengan Mas! Kita lewati semuanya bersama-sama." Cinta beda usia, manis namun rumit. Jika cinta sudah terpatri dalam hati, usia tak kan jadi alasan untuk tidak saling mencintai. Dinda Fitriah, seorang janda muda beranak satu harus terjebak dalam percintaan dengan seorang berondong. Keduanya saling mencintai dengan level kebucinan tingkat tinggi. Kembalinya sang mantan suami dan terhalang restu orangtua membuat kisah cinta pasangan beda usia ini menjadi rumit. Dapatkah mereka berdua bertahan? Ataukah kisah cinta mereka harus berakhir karena terhalang restu dan perbedaan usia di antara keduanya?
Romansa
107.1K viewsOngoing
Read
Add to library
Istri Sahabatku Mengajak Berbagi Mobil di Hari Valentine

Istri Sahabatku Mengajak Berbagi Mobil di Hari Valentine

"Kencang sekali ... sudah haus sekali, ya?" Malam Valentine itu, aku dan sepasang suami-istri yang juga sahabatku melakukan perjalanan darat pulang ke kampung halaman. Tak disangka, istrinya yang sedang setengah sadar, salah mengenaliku sebagai suaminya. Tangan kecilnya yang lembut mulai meraba-raba paha kerasku. Sesekali, dia menggesekkan sepasang buah dada putihnya ke arahku. "Sayang ... mainkan si kecil nakalmu ini, dong!" Mendengar itu, mana mungkin aku bisa menahan diri lagi.
Short Story · Gairah
7.7K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
2223242526
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status