Stetoskop Hati
“Ternyata kamu pendek banget kalau berdiri di sebelah saya gini. Tingginya sebatas dada saya.”
Ternyata dia pun baru menyadari, padahal tadi kami jogging beriringan.
Aku berusaha menahan umpatan. Tidak baik mengumpat pada orang yang lebih tua. “Bukan pendek, Dok. Cuma kurang tinggi. Dokter aja kali tuh yang ketinggian,” ucapku angkuh.
“Tinggi saya relatif, 183cm.”
“Bedanya dikit kok, Dok. Cuma 27cm,” cengirku hingga mengundang tawa renyah darinya.
ตอนยอดนิยม