Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan
Zizara Geoveldyistri lelah hatiistriku menikah lagilirik istri setiaistri minta duluan suami menolak
"Aku masih sedikit takut, Ndra. Tapi ... aku mau mencoba. Dan tolong jangan ingatkan aku pada hal-hal yang bikin traumaku bangkit."
"Misalnya?"
"Rumah yang terlalu besar kayak dulu, di mana aku menjadi pembantu di dalamnya," lirih suara Livia.
Ucapan istrinya menimbulkan perasaan bersalah yang luar biasa di hati Rajendra. Diraihnya tangan perempuan itu lalu menguncinya dalam genggaman. "Maaf, Sayang, maaf. Aku nggak nyangka dampaknya akan sebesar ini buat kamu. Tapi aku janji aku akan nyembuhin trauma kamu itu. Kamu nggak akan pernah menjadi pembantu. Kamu akan selalu menjadi ratu di hatiku. Kita jalani pelan-pelan ya."