Hidup Kembali di Zaman Kuno
Di bawah tenda-tenda jerami di dekat lokasi pembangunan, para buruh antri untuk mendaftar.
“Dari mana kau?” tanya petugas desa.
“Dari Desa Sukam,” jawab seorang lelaki muda dengan kulit legam. “Bisa kerja angkut batu, atau jaga malam.”
Buruh lain menyambung, “Aku dari Tumbal. Bisa mengikat balok, pandai pasang batu.”
Dengan proyek sebesar itu, kebutuhan batu dan kayu sangat besar. Raka pun mengirim utusan menunggang kuda menuju Desa Anggur, untuk menemui sahabatnya, Kades Cakra.
Hot Chapters