Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KKN Di Desa Metanoia

KKN Di Desa Metanoia

Enggak ada yang perlu ditakutkan. "Vina!" panggil seseorang dari kebun, tepatnya area untuk penanaman kentang, menoleh sang pemilik nama lalu bergegas menghampiri dan di-ikuti kedua temannya, "tolong aku panen kentang," ucap wanita itu sambil menyodorkan dua celurit ke arah Vina.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Kubongkar Perselingkuhan Suami di Pesta Bayi

Kubongkar Perselingkuhan Suami di Pesta Bayi

"Yaudah, Ma. Nanti kalau Ria sudah menemukan tempatnya, Ria kabarin, ya." "Oke. Mama matiin, ya." Setelah Mama mematikan teleponnya, aku langsung menghubungi tukang kebun di rumah Mama mertuaku. Kebetulan sekali, aku lumayan dekat de gan pembantu dan tukang kebun disana. "Halo, Bu Ria. Udah lama gak nelepon, nih." "Halo, Kang. Iya, udah lama gak teleponan. Gimana kabarnya, Kang?" tanyaku sambil mengetukkan jari ke meja.
1023.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 736 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
BENALU

BENALU

perintahnya tanpa merasa bersalah, apalagi malu. “Ok!” jawabku sambil menekan-nekan gawaiku. Menghubungi salah satu nomor. Terhubung. [Iya, Mbak Dewi, ada apa?] sahut Mang Udin seraya bertanya di seberang sana. Mang Udin adalah tukang sayur yang biasa keliling kompleks. [Mang, bisa anter sayuran nggak?] jawabku singkat. [Bisa, Mbak, sayur apa?] tanyanya lagi.
9.949.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Salah Tetangga

Salah Tetangga

ucap Maga pada si tukang kebun. “Ada apa, Bu?” “Panggil pamanmu pulang sekarang!” “Untuk apa, Bu?” “Sudah lah! Cepat telepon pamanmu! Minta dia balik ke rumah sekarang juga!” “Aku gak mau, Bu. Aku gak mau ganggu waktu Paman. Paman sekarang lagi sibuk ngurusin Tante Bulan di rumah sakit, Bu. Tolong pengertiannya! Kalau kita tak bisa membantu meringankan beban mereka, paling tidak jangan mengganggu mereka!”
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
SUAMI YANG DIHINA KELUARGAKU

SUAMI YANG DIHINA KELUARGAKU

"Agan neng. Juragan. Tidak sopan kalau saya langsung memanggil nama." Juragan? Katanya petani sekarang pindah haluan menjadi juragan? Bang Yitno pergi mengobrol dengan para pekerjanya. Aku yang kesal hanya jalan-jalan di kebun pete itu. Tapi tunggu sebentar, kebun pete ini seperti tidak ada ujungnya. "Bang, ini semua kebun pete abang?" "Iya dik. Kenapa mau jalan-jalan?"
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

“Aku tidak peduli siapa yang melihat. Kau milikku, Isabella. Dan kau milikku di mana pun, kapan pun.” Para tukang kebun di kejauhan dengan sigap menundukkan kepala, pura-pura sibuk dengan tanah dan sekop mereka, seolah-olah tanaman di depan mereka mendadak menjadi objek paling menarik di dunia. “Itu di sana ya … siram!” salah satu tukang kebun berbicara pada rekannya. “Siram apa siram? Sudahlah! Kita tahu … kalian sedang membuang pandangan dari pemandangan tidak senonoh di paviliun ini. Hem,” sahut tukang kebun lainnya.
1025.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 878 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
DOA KUBUR TAK SEMPURNA

DOA KUBUR TAK SEMPURNA

Mendengar ucapan Pak Kades, kedua petugas hanya bisa mengangguk. Mereka segera mempersiapkan beberapa bambu untuk menurunkan peti mati. Beberapa saat kemudian Pak Kades menerima panggilan telepon. Pria ini terlihat terkejut menerima berita dari sang penelepon. “Nanti kita bahas. Begitu sampe langsung ke kebun,” ucap Pak Kades dengan ekspresi panik.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Pesona Hantu CEO

Pesona Hantu CEO

“Ada yang bisa saya bantu, Nona?” Roura mengangguk. “Saya sedang mencari, seorang kakek. Dan ia seorang tukang kebun di sini." Penjaga itu mengerutkan dahi. “Hmm, ada tiga tukang kebun di sini, dan mereka semua sudah tua. Yang mana yang kau maksud?” "Dia memiliki luka gores di tangannya, dan juga sebuah tato," jawab Roura.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Wanita Kedua Pilihan Presdir

Wanita Kedua Pilihan Presdir

"Kenapa tidak panggil tukang kebun saja?" Kelvin duduk di tepi tempat tidur, menatap Riana yang duduk bersandar pada headboard. "Dihemat saja uangnya." Kelvin tergelak. Membuat Riana cemberut. "Kenapa?" imbuhnya. "Uangku tidak akan habis hanya karena kamu menyewa sepuluh tukang kebun sekalipun." "Itu kan uang Mas, bukan uangku."
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

“Iya, Bu, tukang semprot di suatu perkebunan, buruh harian lepas.” “Emm, ini.., emm, apa ya? Anu, Ko, saya.., saya..,” Aku pun menajamkan pendengaranku. “Kenapa, Bu?” “Aduh, gimana ya saya ngomongnya. Jadi, hemm, ah, jadi tidak enak, nih.” “Ada yang bisa saya bantu, Bu?” ulangku bertanya. “Saya mau minta tolong kamu, untuk menyemprot kebun saya di perbatasan kota.”
9.614.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai tukang kebun panggilan
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Akhirnya, tayang juga Susahnya Jadi Mas Joko ini. Novel pelarian yg saya tulis karena gak (belum) bisa ngelanjutin kisah Aje Karin n Hekal Olive. Semoga kaka2 reader suka dengan kisah Mas Joko yg kocak sekaligus pilu ini. Dukung saya ya kak supaya ttp semangat menulis. Terima kasih.
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status