Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

tanya Bara lagi. Pria itu sedikit terdiam dan tampak kesal. Dia merasa aneh karena seseorang yang tampak seperti tukang kebun malah bertanya seolah-olah dia adalah tuannya. "Haruskah saya memberitahumu? Bukankah kamu hanyalah seorang tukang kebun? Jadi untuk apa aku menyebutkan namaku padamu? Lebih baik sekarang bawa saya menemui tuanmu," kata pria itu dengan nada sedikit meremehkan.
1054.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
DI BALIK SENYUM SANG CEO

DI BALIK SENYUM SANG CEO

tanya Bertrand untuk meyakinkan hatinya sendiri apa pendengarannya tadi tidak salah bahwa orang di hadapannya menawarkan ia sebuah pekerjaan. "Ada pekerjaan sebagai tukang kebun di rumah atasanku, apakah kau mau?" "Ah, aku mau! Kapan aku bisa bekerja?" "Sekarang aku bisa membawamu untuk ke rumah majikanku!" "Baiklah aku berkemas dulu."
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai tukang kebun panggilan
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Elpit
Ooohh jadi ini alasan Bertrand benci sama Bastian. Tapi emang sedih banget jadi Bertrand, terpukul sudah pasti karena sekian lama berjuang, baru aja menemukan jalan keluar eh ternyata sudah tidak ada kesempatan. Meskipun begitu Bertrand sudah menjadi anak yang berbakti, ayahnya pasti bangga
Zill Reta
awal mula Bertrand dan Kazaya ketemu sepertinya ini wkwk selalu suka karya author satu ini karena pasti dilengkapi video visual yang mirip dengan tokoh aslinya, dan menulisnya juga tidak sembrono, disiplin update pula, desain cover nya Elpit juga bagus buat font tulisan sang ceo-nya kanji bagus
Baca Semua Ulasan
Rahasia Majikanku

Rahasia Majikanku

gumamku. "Tanaman ini diurus oleh tukang kebun kami sekali dalam satu minggu." "Mengapa kami tak pernah bertemu?" "Baron hanya datang di hari Minggu." Baron. Mungkin itu nama tukang kebun mereka. Hari Minggu aku tak bekerja. Jadi mana mungkin kami bertemu. Kupikir Nyonya Vivian atau Tuan Felix yang merawatnya. Mereka kan sibuk di luar rumah. Mana sempat mereka melakukannya.
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 596 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Nyonya Bos

Terjerat Pesona Nyonya Bos

Pria berhidung mancung itu menjelaskan bahwa tadi yang telepon adalah Danu, temannya di Desa Pendul, tempat Damar KKN dulu. Jadi menurut Danu, ada seorang juragan sayur dan buah yang sedang butuh pekerja untuk di kebunnya. Pekerja yang dibutuhkan bukan sembarangan, wajib mengerti tentang tanaman bahkan bila perlu memiliki ilmu tentang tanaman dan meningkatkan hasil panen.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
HANYA SUAMI DI ATAS KERTAS

HANYA SUAMI DI ATAS KERTAS

Mungkin mereka membutuhkan tukang kebun atau sebagai buruh kasar. "Bu, butuh tukang kebun?" tanyaku pada ibu penghuni rumah mewah yang sedang menjemur pakaian di samping rumahnya. "Maaf, Pak. Untuk saat ini kami tidak memerlukan tukang kebun." jawab wanita berkerudung syari tersebut dengan tersenyum ramah.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
The Rich Man Passion

The Rich Man Passion

Mungkin harus bertanya pada Ben. “A, itu dia.” “Pak, Pak,” teriak Aga memanggilnya. Aga melihat pria yang diyakini tukang kebun melihat ke arahnya. “Pak, apakah Bapak tukang kebun di sini?” tanya Aga dengan napas terengah-engah. “Iya. Ada yang bisa saya bantu?” “Tidak, Pak. Aku hanya mau minta tolong potong rumput-rumput yang sudah tinggi.”
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Gadis Malam Penakluk CEO Dingin

Gadis Malam Penakluk CEO Dingin

Ternyata pekerjaan itu tidaklah sulit, Elora juga sering melihat tukang kebun di rumahnya melakukan itu. "Ternyata ini cukup menyenangkan," kekehnya sambil terus memainkan gunting tanaman itu dengan lincah. "Non..." Pak Ujang, tukang kebun di rumah itu mulai tampak panik melihat hasil kerja Elora. "Tenang, Pak. Aku bisa kok," jawab Elora meyakinkan Pak Ujang yang mulai garuk-garuk kepala. "Tapi, Non..."
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status