Belenggu Asmara Tukang Kebun
Di teras rumah, suara jangkrik dan tonggeret mengiringi kesenduan batinnya; mengisi keheningan yang dari malam ke malam seolah menjelma jadi makhluk gaib mengerikan.
“Sudah Ibu sampaikan kalau kebun wisata tutup sementara, tapi Ni Iyoh-”
“Besok, kalau Ni Iyoh datang lagi, biarkan saja kalau mau bantu-bantu di kebun.”
“Tapi…”
“Kita kan masih memasok sayuran ke hotel-hotel dan restoran, orderan juga masih berjalan, Ni Iyoh kalau mau kerja bisa bantu sortir sayuran atau ngepak.”