Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Abdi

Sang Abdi

"Iya. Ini yang kedua. Terakhir aku perhatiin sudah berbunga. Barusan liat buahnya sudah muncul. Tukang kebunnya kemarin ndak datang, ya, Mbak?" "Nggak. Biasanya kan memang datang hari Sabtu? Paling agak siangan dia datang." "Oh, iya. Ini hari Sabtu ya? Nanti sekalian minta tolong pangkas pohon yang di belakang sama tukang kebunnya. Ada dahannya yang turun-turun ke bawah itu, Mbak." "Nanti aku bilangin kalo dia datang," ujar Gayatri.
9.3211.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai tukang kebun panggilan
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Ida
Aq penggemar tlsan2 frank Walau ada benang merah dlm smua tlsan2 nya Tpi setiap crta nya mempunyai setting latar cerita yg psti berbeda Disamping itu dia mengajak pembaca nya utk tidak membaca cepat Sbb plot twist cerita nya sangat kental Semangat frank
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
DIKEJAR CINTA CEO AROGAN

DIKEJAR CINTA CEO AROGAN

perintah Patrick. “Baik, Tuan!” sahut pelayan itu. Patrick mengangguk, ia lalu berjalan keluar rumah, melalui pintu samping. Sesampainya di luar ia melihat tukang kebunnya sedang merapikan ranaman dan bunga yang ada di situ. “Saya pinjam guntingmu sebentar!” ucap Patrick kepada tukang kebunnya, “Baik, Tuan!” Tukang kebun itu menyerahkan gunting yang ada di tangannya kepada Patrick.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Belenggu Asmara Tukang Kebun

Belenggu Asmara Tukang Kebun

Di teras rumah, suara jangkrik dan tonggeret mengiringi kesenduan batinnya; mengisi keheningan yang dari malam ke malam seolah menjelma jadi makhluk gaib mengerikan. “Sudah Ibu sampaikan kalau kebun wisata tutup sementara, tapi Ni Iyoh-” “Besok, kalau Ni Iyoh datang lagi, biarkan saja kalau mau bantu-bantu di kebun.” “Tapi…” “Kita kan masih memasok sayuran ke hotel-hotel dan restoran, orderan juga masih berjalan, Ni Iyoh kalau mau kerja bisa bantu sortir sayuran atau ngepak.”
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Tukang Kebun Idaman Nyonya Muda

Tukang Kebun Idaman Nyonya Muda

Di sudut lain area taman, Dani Ardiansyah, pria berusia dua puluh lima tahun itu sedang berjalan perlahan membawa jaring pembersih dedaunan untuk membersihkan area kolam renang. Pekerja yang baru sebulan mengadu nasib sebagai tukang kebun itu mendadak menghentikan langkahnya. Pria bertubuh tegap dengan telapak tangan kapalan itu membeku seketika. Melalui celah rimbun dedaunan monstera yang basah oleh embun, mata Dani tak sengaja menangkap pemandangan di area paviliun tersebut. Gerakan lengkuk pinggul Meisya yang menantang dan desahan napasnya yang sensual memukul telak indra penglihatan dan pendengaran Dani.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Dosa Semalam Dengan Adik Sahabatku

Dosa Semalam Dengan Adik Sahabatku

"Kita semua bekerja di sini? Siapa pemilik kebun seluas ini?" "Pak Budi. Dia punya banyak lahan di sini," jelas Nurma. "Kami semua bekerja untuknya. Menanam, memanen, mulai dari cabai sampai sayur mayur lainnya. Sistemnya upah harian. Tenang saja, kerjaanmu hari ini tetap akan dihitung." "Tapi hasil panen saya tadi nggak banyak," gumam Alya merasa tidak enak. "Nggak apa-apa, kita dibayar sesuai dengan hasil kerja kita. Sedikit demi sedikit, lama-lama juga menjadi bukit, kan?" hibur Nurma.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Pelukan Panas Tukang Kebun

Pelukan Panas Tukang Kebun

Selalu saja, ada sesuatu yang menyebalkan dari cara pria itu memanggilnya—seolah pria itu sedang menikmati wajahnya yang marah. Junaidi, pria muda yang baru saja bekerja dua minggu di perkebunan milik ayahnya Arnold. Semua orang sempat terheran-heran, karena pria yang baru saja diterima bekerja itu terlalu tampan untuk sekedar menjadi tukang kebun.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

“Bagaimana, Pak, apa kebunnya bisa ditunjukkan sekarang? Ini sudah siang dan aku harus kembali pulang karena masih banyak pekerjaan!” tegasku sekali lagi pada juragan kebun. Aku tidak mau mengulur-ulur waktu karena ditakutkan Mas Eko pulang terlebih dahulu. “Oh ... ya, Neng, bisa! Mangga bapak antar. Mau pakai mobil Eneng atau pakai mobil Bapak?” tanyanya bersemangat sekali.
7.724.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

ucap Qeiza menyerahkan Mami pada suami kontraknya itu. "Bicara apa?!" tanya Arlando. Qeiza tersenyum misterius. "Tanya sama Mami," bisiknya kemudian berlalu pergi meninggalkan mertua dan suaminya. Kaki kecil Qeiza melangkah menuju taman. Rasanya pengap berada di kamar, pikirannya butuh udara segar. Duduk sendiri di taman, tatapan Qeiza melihat tukang kebun baru saja datang. Seorang pria cukup umur dengan tangan membawa cangkul dan bunga dalam polybag.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Hari Pertamaku Setelah Menikah, Hari Pertamaku Menjadi Janda

Hari Pertamaku Setelah Menikah, Hari Pertamaku Menjadi Janda

sahutku. Mas Andi terlihat kikuk saat aku terus menatapnya. Mas Andi menempelkan ponselnya ke sebelah telinganya. Ia hendak menelpon seseorang entah siapa. "Halo, saya Andi pemilik perkebunan sayuran. Bapak yang bernama pak Samsudin? Saya mendapatkan kartu nama bapak dari bapak saya tempo hari. Apakah benar, bapak butuh pasokan sayur dari perkebunan milik saya?"
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Tuan Presdir, Kamulah Ayah Anakku

Tuan Presdir, Kamulah Ayah Anakku

"Maaf, Bu, saya tidak melihatnya jawab pelayan itu." Evelyn bertanya pada pelayan lainnya, tetap saja masih tidak ada yang tahu keberadaan Kelvin. Sampai salah seorang tukang kebun yang mendengar percakapan Evelyn langsung menghampiri dengan wajah terlihat kebingungan. "Apa ibu mencari Kelvin?" tanya tukang kebun itu tiba-tiba. "Ya, apa kamu melihatnya?" Evelyn menatap tukang kebun itu dengan penuh harap.
1041.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tukang kebun panggilan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status