TERJERUMUS TEMAN KOS
Matanya tidak lepas dari wajah Layla yang setelah pertanyaan barusan terlontar dari mulutnya mendadak berubah jadi serius lagi.
“Lo–lo ada ....” Kalimat Layla terpotong. Suaranya bergetar, membuat kata yang keluar dari mulutnya terbata-bata.
Zeline kembali menangkup tangan Layla. “La! Udah ngomong aja. Jangan ditahan, bikin kamu sakit nanti malah.”
Layla tersenyum, mengangguk-angguk, menarik napas dalam-dalam. “Zel, lo ada uang dua puluh lima juta nggak sekarang, Zel?”