Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Halamannya berwarna gading pucat, tulisan di dalamnya bercahaya lembut, dan di halaman pertama tertulis: “Kitab Layung – Naskah Rasa Pajajaran Eling.” Ia membacanya pelan, bukan dengan suara, tapi dengan hati. Dan dari dalam kitab itu, seolah-olah terdengar suara Larisa membisik lembut: “Rasa téh moal luntur, sanajan waktu robah. Sabab rasa téh nyawa nu teu bisa dituliskeun.” (Rasa tak akan luntur, meski waktu berubah, karena rasa adalah jiwa yang tak bisa ditulis.)
101.5K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as ulasan novel laskar pelangi
Read
+Library
Pelangi atau Senja

Pelangi atau Senja

katanya sambil menoel hidungku “kamu meledekku kan?” “Tentu tidak Levi, yuk ganti baju aku ada jaket celana bisa kamu bisa pilih disitu,” kata Aryan sambil menunjukkan kios kecil pinggiran pantai yang menjual pakaian sederhana. Saat membeli celanapun sempat ada drama kecil karena aku mengusirnya saat aku memilih yang aku beli, karena aku beli celana sekaligus dalamannya meskipun malu. Baru aku memanggil Aryan saat barang sudah dibungkus, sampai aku ditertawakan pedagngnya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as ulasan novel laskar pelangi
Read
+Library
Langit Pelangi

Langit Pelangi

pelangi sengaja melotot kearah randi membuat randi tersenyum kikuk. Pelangi berjalan di koridor sekolah sembari membaca bukunya.Pagi tadi dia keperpustakaan dan menemukan novel yang bagus, ia meminjam nya dan akan menghabiskan bacaannya hari ini.Pelangi tersenyum sendiri kala membaca adanya adegan romantis antara karakter di dalam novel tersebut, orang-orang menatap pelangi sambil terkekeh.Ia benar-benar terlihat seperti orang bodoh tertawa sendiri. Terlalu fokus membaca, pelangi sampai tak menyadari bahwa kini ia akan melangkah ke lantai yang lebih rendah.Hampir saja ia tersungkur namun dengan sigap sebuah tangan terulur untuk menahan nya.
82.7K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as ulasan novel laskar pelangi
Read
+Library
Sentuhan Panas Editorku

Sentuhan Panas Editorku

“Lebih enak naik sepeda, Aa. Di gudang ada sepeda tua kan, masih bagus kok, cuma perlu dilap sedikit.” Meysa langsung berdiri dan menarik-narik lengan Wildan. “Wildan! Ayo kita lihat pelangi! Aku butuh inspirasi buat adegan romantis di Bab 11!” Wildan menarik lengannya. “Nggak mau. Aku mau lanjut edit naskah. Pelangi itu cuma pembiasan cahaya, Meys. Nggak usah lebay.” “Ih! Ayolah! Sekali ini aja! Anggap aja ini permintaan maaf karena aku nendang muka kamu tadi pagi,” rayu Meysa dengan wajah memelas yang dibuat-buat.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as ulasan novel laskar pelangi
Read
+Library
Legenda Tang Hu

Legenda Tang Hu

Tang Hu tanpa sadar ingin mendorong Joni agung dan menjelajahi bagian dalam lubang kecil pink milik Ouyang Lulu. Dengan rasa lembut, basah dan hangat pada saat yang sama. Joni Agung mengalami pencapaian yang luar biasa. Badai bukan halangan dan untuk menyelesaikan tugasnya yang terakhir, dia harus mengeksplorasi pulau baru secara penuh. "Ennnng...." Dengan satu sentuhan masuk kedalam Ouyang Lulu secara tiba - tiba mengerang. Dia benar - benar tidak menyangka akan menyukai sensasi sentuhan dengan Joni Agung.
9.1147.6K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as ulasan novel laskar pelangi
Read
+Library
Menjadi Pelakor Suami Sendiri

Menjadi Pelakor Suami Sendiri

Seakan puncak ceritanya baru saja dimulai. Tanpa disadari saking nyamannya membaca membuat tubuh Rere menjadi sandaran pria itu. Hingga memasuki bab terakhir novel tersebut, mata Ares mulai berkaca-kaca. Air matanya mulai membasahi pipi. Saat tokoh utama perempuan meninggal demi menyelamatkan bayi yang berada di kandungannya membuat Ares tidak terima. Laras—si tokoh utama perempuannya bahkan belum mengetahui bagaimana perasaan suaminya yang sesungguhnya. Meninggalkan si tokoh utama laki-lakinya dalam penyesalan yang amat dalam. The Sunset is Beautiful Isn't it? baru Leo pahami maknanya saat ia menyadari perasaan Laras yang sesungguhnya. Lalu kini, belum saja Laras mengetahui jika perasaannya
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 380 Times as ulasan novel laskar pelangi
Read
+Library
Jodoh Untuk Wanita Tanpa Rahim

Jodoh Untuk Wanita Tanpa Rahim

tanya Rena yang segera menggigit bibir bawahnya. Matanya melirik ke arah Bara yang sudah tersenyum kecut karena merasa tak bisa menghindar lagi. “Jangan lagu yang bertema cinta ya, Buk. Kami masih anak-anak nih,” celetuk salah seorang anak perempuan dengan wajah lugunya. Rena meringis pelan sembari mengangguk. “Kalau Laskar Pelangi?” saran Bara terdengar sangat solutif.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as ulasan novel laskar pelangi
Read
+Library
Aster [Indonesia Ver.]

Aster [Indonesia Ver.]

tanya Langit masih dengan senyum manisnya. “Baiklah. Bolehkah saya minta tanda tangan mas Langit di novel ini?” tanya wanita itu lagi sambil menyodorkan novel berjudul Kilas Balik yang sedari tadi ada di genggamannya. Langit mengambil novel tersebut kemudian menggerakkan bolpoin yang ada di saku celana ke dalam novel itu. “Sudah.” “Wow.., terima kasih Mas Langit.” Wanita itu berteriak girang kemudian pergi meninggalkan Langit.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as ulasan novel laskar pelangi
Read
+Library
Ceraikan Aku, Mas!

Ceraikan Aku, Mas!

Rana nyengir kuda, memasang tampang tak berdosa. Ambar tertawa melihat ekspresi putrinya. “Kirain ada referensi yang lebih akademis gitu, ternyata karena novel?” “Eh, Mama jangan salah. Novelnya bagus banget tahu! Itu lanjutan dari novel Laskar Pelangi itu loh, Ma.” “Oh, yang dijadiin film itu?” Rana mengangguka antusias. “Rana mau kuliah di Belanda dan mendatangi sendiri tempat bernama Edensor itu.”
9.337.1K viewsOngoingAdded to Library 891 Times as ulasan novel laskar pelangi
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Bab Terakhir: Kalimat Terakhir Dunia Langit di atas Pesantren Narasi menjadi hitam pekat, seolah tinta raksasa tertumpah dari langit realitas. Awan-awan bergulung seperti gulungan naskah yang terbakar, mengelupas huruf-hurufnya dan menciptakan retakan dalam ruang dan waktu. Di tengah lapangan pesantren yang retak oleh garis-garis cahaya biru dan ungu, Lena berdiri tegak, memegang selembar halaman terakhir—halaman yang disebut para penjaga naratif sebagai "Kalimat Terakhir Dunia."
2.5K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as ulasan novel laskar pelangi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status