Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kado untuk Ibu Mertua

Kado untuk Ibu Mertua

Aku menunggu Ines yang sedang mengetik balasan [Oh, kalau yang artinya perawatan wajah itu namanya facial bukan faisal. Kalau faisal itu nama temanku saat SMA] Aku melotot membaca pesannya yang disertai emot tawa berguling-guling sepuluh biji. Maksudnya dia menertawakan aku? Hm, aku segera cek di g****e dan memang cara menulis fesel untuk perawatan wajah itu facial bukan faisal.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

goda Kanzu mencondongkan wajah ke arah istrinya. "Iiisht, apaan sih, Mas!" Wafa langsung memalingkan wajah untuk menyembunyikan wajahnya yang memerah. Wajah bak tomat itulah yang memang disukai Kanzu selama di dekat istrinya. Dan ia akan terus menggoda gadis bermata indah yang duduk di hadapannya itu.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Maduku Tak Tahu Aku Kaya

Maduku Tak Tahu Aku Kaya

Maduku Tak Tahu Aku Kaya Part 13 ** Hari berganti sore, semilir angin mulai berhembus menerpa tubuhku yang kini telah berubah lebih ideal lagi. Tak ada lemak bergelambir serta wajah kusam. Kini aku telah menjelma sebagai Humaira yang baru. Zahra begitu bangga dengan perubahanku. Ia terus mendukungku untuk balas dendam kepada suami dan seluruh keluarganya yang telah membuatku sakit hati.
7125.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
DIABAIKAN MENTANG-MENTANG HANYA ANAK PANCINGAN

DIABAIKAN MENTANG-MENTANG HANYA ANAK PANCINGAN

Dua wajah itu adalah wajahku. Yang paling kiri adalah wajahku yang dulu, dengan kulit agak gelap dan kusam. Gadis yang tersenyum dengan memamerkan behelnya. Di sana, aku mengenakan jilbab merah marun seperti warna yang sering kukenakan saat pergi bekerja. Di sebelahnya ada Salsa versi baru dengan kulit yang lebih terang dari sebelumnya. Mengenakan jilbab warna mint, memamerkan senyum indah tanpa behel.
1010.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

Tapi tetap saja aku merasa nggak percaya diri. Sekarang aku memusatkan ke riasan wajah. "Aku nggak terlalu menor kan?" gumamku pada pantulan diri di dalam cermin. Aku sengaja memilih make-up dengan warna nude agar terlihat natural. Inginnya sih tanpa make up, sayangnya aku nggak memiliki kecantikan alami yang bisa dibanggakan. Wajahku gampang kering dan itu sangat mengganggu. Aku akan selalu membawa face mist ke mana-mana.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai wajahku
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
Kepincut Boss Ndeso

Kepincut Boss Ndeso

Biarkan, rasa kantukku aku tangguhkan Segera aku mengambil air wudhu dan melanjutkan niatku. Setelahnya, aku menyeluarkan tas kecil berisi make-up. Aku oles tipis-tipis di wajah ini. Yang penting terlihat segar, apalagi ada perempuan bule yang bisa jadi terlihat lebih cantik. Aku tidak mau, pandangan Kak Jazil teralihkan dari aku.
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Serumah Dengan Mantan

Serumah Dengan Mantan

Lalu naik lagi. “Kamu tahu apa yang aku lihat sekarang?” “Apa?” suara Naura nyaris tak terdengar. “Wajah yang sama. Wajah yang dulu selalu aku bayangkan setiap malam. Wajah yang buat aku sulit move on selama bertahun-tahun.” Naura tidak bisa bernapas. “Dan sekarang wajah itu ada di depanku. Di kantorku. Memakai jaketku.” Raka tersenyum tipis. “Seperti mimpi.”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Hanya Kau Milikku

Hanya Kau Milikku

Wajah tampan Hendri terlihat begitu jelas di pandangan mata polosnya. "Alia, kau ingat pohon ini?" Tanya Hendri sambil menunjukkan ukiran bertuliskan "Alia, I love you" Alia tak kagum sama sekali, wajahnya terlihat tak senang dengan ukiran tersebut. Ia sama sekali tidak mencintai Hendri. "Aku ingat," Alia memilih pilihan kata yang paling singkat. Tak ingin berlama-lama berbicara dengan keledai. Ups, maksudnya Hendri Sahnanjaya.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Satu Hati

Dua Wajah Satu Hati

Tanya mami yang wajahnya terlihat sangat bahagia. "Halo, tante, aku Matcha." Sapa Matcha yang membuat wanita paruh baya itu bingung. "Ini Matcha, mirip banget kan sama Wu Hao?" Tanyaku, yang diangguki oleh beliau dengan semangat. "Ini mah bukan mirip lagi, kalian ngeprank mami ya? Sebenarnya kalian gak ceraikan" Tanyanya dengan nada menelisik.
853 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status