Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadikanmu Milikku

Menjadikanmu Milikku

52. Kebahagiaan Kafka *** Selepas kepergian Ava, Kafka bangkit dari tempat tidurnya. Wajah yang sebelumnya ia pasang sendu, kini menampakkan sinarnya. Ia menunduk, memandang bukti keperkasaan dirinya yang layu. "Bagaimana, Little Kafka? Kau baru saja memenuhi sangkarmu setelah lama berpuasa. Kau puas sekarang?" tanyanya dengan mimik wajah jenaka.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

Itu Wang Jun. Wajahnya yang biasanya klimis kini dipenuhi janggut tipis yang tidak terurus, dan lingkaran hitam di bawah matanya mempertegas frustrasi yang mendalam setelah kegagalan sabotase di laboratorium Tuan Li beberapa hari lalu. Di kantung jaketnya, ia mencengkeram sebuah paspor dengan identitas palsu dan tiket kapal barang menuju negara tetangga yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi.
10380 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Kamu Semangatku

Kamu Semangatku

ujar reseller. "Apa boleh saya bertanya? apakah skincarenya cocok ya mbak buat wajah saya?" tanya Hera. "Silahkan terlebih dahulu, kirim aja wajah anda mbak, biar saya tau apakah cocok skincarenya buat kulit mbak!" "Baik, sebentar ya mbak," ujar Hera yang hanya mengikuti permintaan reseller. Hera mengirimkan poto wajahnya.
103.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Status WA Mantan Istri Suamiku

Status WA Mantan Istri Suamiku

Status WA Mantan Istri Suamiku 2 Amarahku langsung naik ketika membacanya. "Baca ini WA dari Mbak Rima!" Aku kembali memberikan ponselku padanya. "Apa salahnya?" Mas Hans malah kembali bertanya.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Izinkan Aku Menghalalkanmu

Izinkan Aku Menghalalkanmu

"Kamu sedang memujiku? Atau menyindirku?" "Terserah kamu sajalah," ucap Sintya sambil melihat Aisyah malas. "Sebentar." Sintya memegang dagu Aisyah sambil memperhatikan lekat wajahnya. "Matamu sembab? Ada sesuatu?" Aisyah baru ingat dia belum cuci muka setelah menangis tadi. Mungkin bekas sembab masih sedikit nampak.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Istri Warisan

Istri Warisan

Wajah dan telinga Vanilla memerah karena malu. -bersambung-
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Wajah Asli Istriku

Wajah Asli Istriku

Jelas rona wajahku terperanjat kaget, kala perempuan itu menyebut nama ibu, apa wanita ini mengenal ibuku. “Ibu bilang apa tadi?” tanyaku memastikan. “Ah tidak-tidak! Ibu tidak mengatakan apapun.” elaknya cepat dengan wajah berganti murung. Aku semakin bingung dengan kenyataan yang ada di depanku. Apa wanita ini mengenal ibuku? Melihat wajah Bia, mengingatkan dia dengan wajah ibuku mungkin. Makanya dia bersikap kaget begitu. Kenyataannya memang wajah Bia fotocopian wajah ibu. Mirip banget.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
MALAM TANPA WAJAH

MALAM TANPA WAJAH

teriaknya, suara pecah oleh kecemasan yang mendalam. Senyuman jahat itu semakin melebar, semakin menyeramkan, dan wajah dalam cermin itu perlahan mulai menatapnya dengan tatapan kosong yang dalam. "Aku adalah bayanganmu yang paling gelap, Alia. Selama ini, kamu berusaha mengabaikanku, tetapi aku tetap ada di sini, menunggu untuk keluar."
523 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Aku menatap Tristan yang tampak serbasalah dan menenangkan Reisha itu, lalu meninggalkan mereka setelah melontarkan kata-kata itu. Beberapa hari berikutnya, aku tetap bekerja dan beristirahat seperti biasa. Rumor di luar tidak memengaruhiku sedikit pun. Ketika tiba di pengadilan negeri, aku bertemu ayah dan anak itu dalam keadaan marah. Melihatku, Tristan langsung menginterogasi, "Wilda, kamu ini masih manusia atau bukan sih? Reisha itu anak kandungmu, tapi kamu nggak kasih dia apa pun!"
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai wajahku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status