Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
We Are

We Are

Kevin segera berbalik dan balas berseru, "Aku datang!" Ia lalu berlari menuju Diana sambil melambai pada Revan sebagai salam perpisahan. ***** Kevin menarik napas lalu menghembuskannya. Saat ini ia berada di ruang tamu sebuah rumah setelah pulang dari rumah Revan. Ia sedang duduk di sofa menunggu kehadiran dari tuan rumah. “Ada urusan apa?” tanya sebuah suara wanita. Kevin segera berdiri dan berkata, “Maaf mengganggu anda, Nyonya. Ada yang ingin saya bicarakan tentang keluarga Chavez.”
106.4K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as we need talk about kevin
Read
+Library
DI ANTARA DUA MAFIA : DALAM PELUKAN MUSUH

DI ANTARA DUA MAFIA : DALAM PELUKAN MUSUH

Malam di lorong Blackstone, yang selama ini ia simpan sebagai racun, kembali menetes dalam nadinya. Kevin tidak perlu mengingat seluruh detailnya—cukup satu bayangan ciuman yang pernah terjadi, dan darahnya langsung mendidih. “Cukup dekat, bukan?” suara Kevin serak, tapi dinginnya menusuk. Dendy tidak bergeser. Ia menyandarkan punggungnya dengan santai, menghembuskan asap rokok. “Kami sedang berbicara strategi. Kau bisa tunggu giliranmu di luar, Xavier.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as we need talk about kevin
Read
+Library
Pure Blood (DARAH MURNI)

Pure Blood (DARAH MURNI)

ucap Kevin Kevin kemudian mendekati Pine dan memeluknya dengan erat, "Oleh karena itu, kau harus menceritakan segalanya. Sebelum pernikahan kita dilaksanakan. Aku perlu mengetahui detailnya.” Pine mengacak-ngacak rambutnya frustrasi, membuat rambut yang telah dirias ini menjadi hancur berantakan, “Argh! Aku tidak mengerti!” “Pine... kau merusaknya,” Kevin memperingatinya “Perkataanmu yang merusaknya!” Kevin berusaha menata kembali tatanan rambut yang rusak, namun Pine menangkap tangannya. “Lalu aku ini siapa?” tanya Pine.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as we need talk about kevin
Read
+Library
K E Y

K E Y

"Gue nggak mau dengar, mending Lo pulang, urus aja kerjaan Lo sendiri." Aku tidak peduli seberapa keras Bang Ravi berteriak, aku ingin terlepas sejenak dari omong kosong yang katanya hanya renaca, tapi suatu saat akan terwujud juga, kan? Terlebih untuk saat ini aku masih belum yakin akan keputusanku untuk kembali berjuang dipanggung pentas. "La, Lo beneran nggak ada rencana buat pikirin lagi apa yang Abang Lo omongin barusan?"
102.3K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as we need talk about kevin
Read
+Library
100 HARI CINTA

100 HARI CINTA

tanya Kevin yang saat ini sedang memasang setbelt. “Kita pantai yang waktu itu yuk, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan!” BERSAMBUNG....
1010.5K viewsOngoingAdded to Library 346 Times as we need talk about kevin
Read
+Library
CEO KEJAM KU

CEO KEJAM KU

"Kau, tidaklah mau berkata terima kasih pada ku? jika hari itu aku tidak berbohong untuk mu dan mengatakan kau tidur di rumah ku, hubungan mu malam itu akan terungkap!" Yuki, membelalakkan matanya dan mulutnya terbuka lebar. "Kau, maksud mu, malam itu kau melihatku?" Tina, menyipitkan matanya. "Jangan, bilang kau lupa?" "Astaga, cepat ceritakan semua apa yang kau tahu! aku benar-benar lupa." Tina menarik napasnya dalam-dalam. "Kau lupa, aku dan ketua kelas pergi ke hotel?"
4.2K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as we need talk about kevin
Read
+Library
Jerat Cinta Lelaki Muda

Jerat Cinta Lelaki Muda

timbrung Kevin pura-pura ngambek karena tidak dilibatkan dalam pembicaraan oleh Tyo dan Rafka. “Kagak usah kayak anak kecil lo, Kev. Biasanya juga tanpa gue suruh, lo pasti bantuin si kunyuk Tyo buat nyari cewek buat target taruhan kita. Udah sono, diskusi sama Tyo,” sahut Rafka mendekatkan Kevin untuk berdempetan dengan Tyo.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as we need talk about kevin
Read
+Library
Nona, Tuan Hanya Ingin Menikah Denganmu!

Nona, Tuan Hanya Ingin Menikah Denganmu!

Ia melanjutkan tanpa emosi, nadanya pasti dan mematikan, “Aku sudah menempatkan orang-orangku untuk menangani semuanya. Jadi tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan.” Nada suaranya mengeras di akhir kalimat. “Dan satu hal lagi. Jangan hubungi Vanya lagi untuk menekannya seperti barusan.” Hening kembali jatuh. “Karena,” Kevin menutup pembicaraan itu dengan suara rendah yang tidak memberi ruang tawar-menawar, “aku tidak menyukainya.”
1042.5K viewsOn holdAdded to Library 1.4K Times as we need talk about kevin
Read
+Library
Miracle You

Miracle You

“Biarkan Elisabeth berisitrahat.” “Apa kamu ingin tinggal dan menemaninya?” Kevin menepuk pundakku. “Jika iya, kamu akan kehilangan kesempatan besar bertemu dengan para pemegang saham.” Dia melangkah masuk ke dalam mobil. Aku berdecak. sebenarnya aku memang tak berniat untuk berangkat sekarang, tapi Kevin benar. Jika aku tak pergi, aku tak bisa bertemu dengan para pemegang saham dan hal itu akan memberikan peluang bagus bagi Kevin untuk cari perhatian. Maka dari itu aku tak boleh menyerah.
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 348 Times as we need talk about kevin
Read
+Library
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Sangat malas untuk berbicara di depan kedua orang tuanya. Kevin yang mengerti tak bertanya lagi. Ia sangat paham situasi, jika biasanya mereka akan bercanda atau setidaknya berbicara santai maka kali ini berbeda. Keadaan sedang tidak memungkinkan. Juna melirik Kevin sekilas, bersyukur memiliki sahabat yang pengertian seperti pria itu. Kevin pandai menempatkan diri di situasi apa pun, juga bisa menyimpan rahasia dengan rapi. Nanti, setelah pertemuan hari ini selesai, ia akan berbicara empat mata dengannya, masalah Diva.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as we need talk about kevin
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status