Reinkarnasi Dewa Terkuat
Aliran kotoran itu terus mengalir… sampai akhirnya, yang keluar bukan lagi hitam, melainkan aliran darah.
Pada awalnya, darah itu berwarna merah tua, kental dan sarat kotoran. Namun seiring waktu, warnanya berubah. Perlahan-lahan, merah tua itu memudar, tergantikan oleh merah cerah yang begitu jernih, hampir transparan, seperti permata rubi yang disinari cahaya.
Itu bukan darah biasa.
Itu adalah darah murni seorang kultivator yang telah melalui penyucian tubuh, darah seorang pria yang sedang terlahir kembali.