WHY ?
ketus Anya menatap luar jendela yang baru saja gerimis.
"Gimana ceritanya lo bisa dianterin mereka?" kini giliran Shasa yang bertanya dengan raut serius.
"Oma Stefi maksa mereka buat anterin gue, karena supir gak bisa nganterin," jelas Anya membuat mereka mengangguk mengerti.
"Mereka masih galak?"
"Masih, lah," sahut Anya tertawa hambar.
"Kok, lo tahan, sih?" jiwa kepo Rani mulai meronta-ronta. Dia sudah lama memendam pertanyaan ini, namun belum pernah tersampaikan.
Chapitres populaires