Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Panggilan Terakhir Pacarku

Panggilan Terakhir Pacarku

TARRRR, Suara foto jatuh di belakang ku,dan yang jatuh adalah foto ku berdua sama rina di taman. Ku ambil foto itu,sambil berbaring di kasur ku ku pandangi foto itu membuat ku sedikit menangis. ''Rina...kau pergi dengan cara yang tragis, dan aku bahkan tidak dapat melihat mu untuk terakhir kali nya'' ucap ku dengan suara parau. Ku gantungkan foto itu di dinding dan mengambil foto yang satunya lagi foto rina yang tersenyum sambil memakan sebuah roti.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang what is the last paragraph about
Read
+Library
Permintaan Terakhir Sebelum Bercerai

Permintaan Terakhir Sebelum Bercerai

“Waktu luangmu sepertinya terlalu banyak.” “Tidak juga. Aku hanya tidak suka meninggalkan seseorang berjalan sendiri dengan kaki pincang.” Lydia menghentikan langkahnya, menatapnya tajam. “Kau baru saja menyebutku pincang?” Cale mengangkat bahu. “Aku hanya mengatakan fakta.” “Fakta bahwa kau tidak punya sopan santun?” “Tidak. Fakta bahwa aku jujur.”
105.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 148 Beses bilang what is the last paragraph about
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

“Kesalahan fatal. Bahasa kehilangan pola.” Cahaya menelan kami berdua. Dalam sekejap terakhir sebelum semuanya lenyap, aku melihat Arga tersenyum, bukan seperti manusia yang akan mati, tapi seperti penulis yang akhirnya menemukan kata terakhir. “Aku selalu tahu,” katanya. “Hanya kau yang bisa mengakhiri cerita ini.” Gelap. Lalu, keheningan. Tapi bukan keheningan kosong, lebih seperti jeda setelah kalimat terakhir dalam buku yang baru saja ditutup.
862 viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang what is the last paragraph about
Read
+Library
Pesona Pria Plus-plus

Pesona Pria Plus-plus

"Ini pertemuan kita yang terakhir, Sa. Setelah ini kita udah gak ada apa pun lagi. Kita impas. Oke?" *** bersambung...
1023.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 851 Beses bilang what is the last paragraph about
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

“Keegoisan? Bukannya kalian yang meninggalkan kami—“ “Itu bukan egois, tapi kami ingin hidup.” Kepala mereka berhenti berusaha memecahkan kaca yang tebal tersebut, tak ada satu goresan pun yang membuat cela untuk serangga masuk. Delia melirik suaminya yang memang cerdas. Namun tetap saja, alasan ingin hidup pun adalah egois. Deryn memberi isyarat untuk tetap diam, ketika mereka semua menghela napas dengan ucap syukur. Usaha suaminya berhasil.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 98 Beses bilang what is the last paragraph about
Read
+Library
Sang Petir Terakhir

Sang Petir Terakhir

Sebelum memejamkan mata, Jai mengucapkan selamat malam kepada Usha si kucing kecil. Jai harus bangun besok dan menjadi lebih 'waras'. Dia mencoba menyimpulkan apa yang sebenarnya telah terjadi seharian ini. Namun Jai tidak yakin, bisa jadi pikirannya kacau karena diselimuti oleh depresi setelah kehilangan pacarnya, atau mungkin karena dia jatuh dari jembatan ke sungai yang beraliran deras. Hal terburuknya, dia mungkin sudah mati dan saat ini dirinya ada di akhirat.
93.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 111 Beses bilang what is the last paragraph about
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Berhasil. Paradoks Ketiga: Paradoks Akhir. The Dreamer menunjukkan sebuah buku kosong. "Tuliskan satu kalimat penutup untuk ceritamu. Jika kau menulis 'Mereka hidup bahagia selamanya', maka cerita ini akan berakhir di sini dan kalian akan terjebak dalam kebahagiaan statis. Jika kau tidak menulis apa-apa, The Un-Maker akan menghapusmu sekarang juga."
1.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang what is the last paragraph about
Read
+Library
Titik terakhir

Titik terakhir

Kendati demikian sepertinya Miko tidak menyadari aku berusaha mati-matian menimba air untuk menyiram isi otak yang terbakar. Malah pemuda tersebut dengan santainya membahas kejadian konyol beberapa menit yang lalu. Tentang helm, polisi dan tingkah aneh ku. Semua itu membuat Nurul tertawa. "Kamu nggak pulang?" Aku bertanya. Adzan maghrib telah berlalu sedari tadi. Dan dengan gayanya yang kekanakan Miko memajukan bibir lebay, "masih kangen sama kamu."
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 89 Beses bilang what is the last paragraph about
Read
+Library
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Sadar kalau mungkin ini pertemuan kami yang terakhir aku meminta Mas Azzam untuk mengunjungi Hana. "Yakin kamu mau ketemu dia?" Mas Azzam bertanya lagi saat kami sedang berjalan menuju ruang rawat Hana. "Iya Mas. Untuk terakhir kali. Setelah itu terserah dia mau gimana. Lagian apa yang perlu aku harapkan. Jamal udah pergi." "Lah iya. Lagian salah siapa itu?" sinis Mas Azzam. "Iya Nada tahu. Ini salah Nada."
9.9125.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.8K Beses bilang what is the last paragraph about
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

Kembali mendatarkan wajahnya, Kyana berbicara pelan, "Bertingkahlah seperti kalian tidak mengetahui apapun. Kita lihat seberapa hebat sekumpulan sampah itu." Untuk sejenak netra hitam legam Kyana berkilat, sembuart kemerahan dengan sedikit percikan terlihat di irisnya. Mengangkat dagunya, mulai melangkahkan kedua kakinya memasuki istana diikuti oleh kedua pengawalnya dan juga anak panah yang kapan saja melesat menembus dadanya. Suara heels yang mengetuk tegas lantai aula istana yang telah dipenuhi lautan manusia, berhasil menyita perhatian semua orang. Ditambah lagi dengan aroma khas yang selalu menguar dari tubuh Kyana membuat siapa saja tahu bahwa Sang Kaum Terakhir-Kegelapan datang.
2.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 98 Beses bilang what is the last paragraph about
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status