Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I'M DONE WITH YOU!

I'M DONE WITH YOU!

tanya Devan dingin tak bersahabat. Kinara menelan ludahnya susah payah ketika mendengar nada dingin keluar dari mulut Devan. Semua kata-kata yang sudah ia rancang tadi tiba-tiba buyar. Ia sangat kesulitan mengeluarkan suara karena aura Devan yang sangat menyeramkan. Ini membuat Kinara gugup seketika. Terlebih Devan menatap Kinara dengan sangat tajam, alisnya menukik menunjukkan kemarahan yang sangat kentara. Kinara berusaha memberanikan diri untung angkat suar.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai will i am scream shout
Baca
+Pustaka
Sorry, I Love You

Sorry, I Love You

teriak Joy saat melihat Jin berjalan dari atas panggung menuju tempatnya berdiri. "Loh V mana, eeh itu V... V," teriak Azura tak mau kalah dari Joy. Makin histeris Azura berteriak saat V seperti menatap ke arahnya. "Saranghae Oppa... V ooh my god V." Azura berteriak makin keras. "Woi keras amat sih teriaknya, sumpah berisik banget," ujar Wendy kesal dengan teriakan Azura.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 898 kali sebagai will i am scream shout
Baca
+Pustaka
Hurt You

Hurt You

suara Zee membuat Leo menatap sekilas dan terkejut jika perawat tersebut sudah memegang alat suntik yang dilemparkan “Leo siapa mereka semua?” Suara teriakan Zee membuat Leo akhirnya memukul pria yang dicengkramnya dan langsung menarik perawat itu menjauh dan membuang suntikan semakin jauh, pandangan tajam Leo berikan pada mereka berdua yang tampak menggunakan pakaian rumah sakit. Leo berjalan mendekati Zee yang masih ketakutan, untungnya mereka dahulu sudah dibekali Wijaya olahraga beladiri untuk melindungi diri sendiri dan keluarga, kedua orang tersebut yang jatuh berusaha untuk bangkit membuat Leo semakin waspada.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai will i am scream shout
Baca
+Pustaka
I Am Your Eyes

I Am Your Eyes

sambung Umi dengan suaranya yang lembut. Aku tidak mempedulikan perkataan mereka. Yang aku pikirkan sekarang ini adalah bagaimana caranya agar rasa sesak dan sakit ini segera hilang. Umi dan Agatha ada benarnya juga, tapi melupakan tidak semudah itu. Terjebak di dalam masa gelap dan mengerikan sungguh sangat menyiksaku. Aku masih terlalu takut. •To be continued•
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai will i am scream shout
Baca
+Pustaka
Sweet Chaos

Sweet Chaos

“Itu karena kamu bodoh. Buat apa coba, menyakiti diri sendiri? Tamparanku apa belum cukup sakit?” “Sakit, lah.” “Makanya kalau kamu macem-macem lagi atau berani menyakiti diri kamu sendiri, aku pastikan kamu akan mendapatkan hal yang lebih menyakitkan lagi!” ucapan Quin selalu bernada ancaman. Sena jadi tak bisa berkutik. Dia bukan gadis yang tidak takut mati. Setakut apapun dia, dia tetap ingin selamat. Semenyedihkan apapun nasibnya kini, dia tidak akan mungkin memutuskan untuk bunuh diri. Setidaknya selama Sena masih waras. Dan tentunya karena hidup Sena terlalu berharga.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai will i am scream shout
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status