Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik
Cairan White Wine berkilauan terciprat ke segala arah, menari di udara sebelum akhirnya mendarat pada pakaian dan wajah CEO Ken, meninggalkan jejak basah yang dingin dan aroma buah anggur yang tajam.
Di samping CEO Ken, Ian masih berdiri dengan wibawa yang tak tergoyahkan, tangannya memegang leher botol White Wine yang pecah, ujung-ujung kaca yang tajam menangkap cahaya, berkilauan dengan ancaman yang tak terucapkan. "Kamu manusia kan? Bisakah kamu memahami kata-kataku?" suaranya rendah dan berat, setiap kata terucap dengan tekanan yang mengintimidasi, "Aku ingin kamu minum, apa kamu mengerti?"
CEO Ken, yang kini terpojok, merasakan dinginnya udara yang tiba-tiba menjadi lebih menusuk.
Hot Chapters