Hidupku Setelah Merebut Suami Orang
"Ya ... Allah, Bi. Istighfar ... dia nggak salah, Allah yang menitipkan dia sama kamu. Udah ya, sekarang jangan pikirin yang aneh-aneh, dulu. Minta sama Allah biar suami kamu dilembutkan hatinya, lebih sayang keluarga --."
"Nggak ada gunanya juga dipertahankan lelaki macam dia. Aku bukan yang kedua, tapi yang ketiga, Fe. Sebelum aku, dia pernah menikah siri, punya anak laki-laki satu orang. Belum lagi dia juga bohong perihal istri pertamanya --."
"Bohong soal apalagi, Bi?"
"Mereka itu nggak bercerai, Fe. Dan masih komunikasi sama anak-anaknya. Setahuku, entahlah, Fe. Aku milih untuk mundur dari pernikahan ini."
Sikat na Kabanata