共有

Anak Magang Penghasut Presdir Perusahaan
Anak Magang Penghasut Presdir Perusahaan
作者: Echo

Bab 1

作者: Echo
"Aku usulkan kita pecat Karina sekarang juga," kata Lia yang mengejutkan rapat dewan kuartalan.

Aku menatap asisten junior yang baru lulus kuliah tiga bulan itu. Dia berdiri di depan ruang konferensi sambil menggenggam remote dengan kemenangan kejam di wajah mudanya.

Dua lusin orang langsung menoleh ke arahku.

"Lia, apa yang kamu bicarakan?" tanyaku sambil meletakkan cangkir kopi dan mengernyitkan alis. Permainan apa yang sedang dimainkan gadis ini?

Lia menekan remotenya, lalu layar besar menyala dan menampilkan catatan absensi serta laporan pengeluaranku agar semua orang bisa melihatnya. Dia berkata dengan suara yang bergetar karena merasa sangat gembira sekaligus gugup, "Hadirin sekalian, silakan lihat bukti kuat ini. Selama tiga bulan ini, Karina masuk kantor nggak lebih dari dua puluh jam setiap minggunya."

Dia kembali menekan remotenya, lalu foto-fotoku di berbagai tempat mewah pun muncul. Seperti di sebuah spa, lapangan golf, dan restoran Michelin bintang tiga.

"Dan ini adalah catatan bagaimana dia menghambur-hamburkan dana perusahaan. Makan malam seharga 120 juta di Lembur Karing, spa seharga lima puluh dua juta lima ratus ribu di Mandarin Oriental Spa, dan klub golf ini di mana setiap kunjungannya menghabiskan biaya lebih dari enam digit," kata Lia sambil melempar setumpuk dokumen ke atas meja.

Suasana di ruangan itu sunyi senyap.

Ini benar-benar menggelikan. Lia sama sekali tidak tahu aku sebenarnya menghabiskan absensi itu untuk menarik investor miliarder bagi perusahaan kecil ini dengan memanfaatkan koneksi keluargaku selama tiga generasi. Di balik tagihan-tagihan yang sangat mahal itu, ada kesepakatan investasi dan perjanjian kerja sama bernilai ratusan miliar dan semua orang di ruangan ini mengetahuinya.

Lia menunjukkan halaman terakhir dari PowerPoint itu. "Totalnya dua miliar dua ratus lima puluh juta dalam penggantian biaya yang nggak semestinya. Aku sangat mendesak Pak Kevin untuk segera memecatnya demi selamatkan arus kas perusahaan. Dengan ini, kita baru bisa tunjukkan perusahaan kita benar-benar tegas dalam mematuhi aturan. Nggak akan ada lagi yang berani melanggarnya."

Aku mengamati wajah-wajah di sekitar meja itu. Para eksekutif yang dulu sudah sering aku bantu kini hanya sibuk menundukkan kepala dan menatap kuku mereka sendiri. David, Direktur Keuangan yang secara pribadi pernah melihatku menggunakan keanggotaan restoran Michelin milikku, kini pura-pura sedang merapikan setumpuk laporan keuangan.

Mark, Direktur Pemasaran yang bulan lalu meminjam satu miliar lima ratus juta dariku untuk keadaan darurat keluarganya, kini hanya menatap meja dalam diam. Bahkan Sarah yang kuangkat dari manajer junior menjadi Direktur Pemasaran, kini juga menatapku dengan tatapan mengancam.

Pandanganku akhirnya berhenti pada Kevin, teman seangkatanku dari Universitas Halanda sekaligus Direktur Utama perusahaan ini. Tiga tahun yang lalu, dia datang padaku hanya dengan PowerPoint setengah selesai dan mimpi untuk mengubah dunia dengan teknologi.

Aku bukan hanya memberi Kevin modal awal, aku juga menggunakan berbagai keanggotaan pribadiku untuk mendapatkan diskon bagi semua acara jamuan dan pendekatan bisnis perusahaan. Dia tahu kebenarannya, nilai di balik setiap absensiku, dan apa yang telah dibeli oleh semua tagihan itu untuk kami.

Semua tagihan itu telah memberi kami tiga putaran pendanaan Seri A dengan total 675 miliar dan pendanaan Seri B mendatang sebesar satu triliun dua ratus miliar.

Kevin perlahan-lahan mengangkat kepala. Tatapannya terlihat sama sekali tidak merasa bersalah, malahan menilai dengan dingin dan merendahkan. Dia berkata dengan nada yang sangat formal, "Karina, apa yang ingin kamu katakan soal absensi dan pengeluaran yang dipresentasikan Lia?"
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード

最新チャプター

  • Anak Magang Penghasut Presdir Perusahaan   Bab 12

    Lia menangis makin keras sampai ingus dan air matanya bercampur membasahi wajahnya. "Aku tahu aku salah. Aku benar-benar tahu. Tolong maafkan aku, aku nggak akan mengulanginya lagi."Aku menatap keadaan Lia yang menyedihkan dengan tatapan tanpa rasa iba sedikit pun. Aku tertawa pelan sekaligus tajam. "Kamu tahu kamu salah? Kamu tahu apa yang sudah kuberikan untuk perusahaan itu? Aku sampai pakai puluhan miliar dari uang pribadiku, manfaatkan koneksi elite dari keluargaku selama sepuluh tahun ini, dan bekerja siang malam demi perusahaan itu. Dan kamu?"Aku menatap Lia yang berlutut di tangga dan berkata dengan suara yang makin dingin, "Kamu menganggap semua kontribusiku sebagai sesuatu yang wajar. Kamu memfitnahku dan mencoba menghancurkan reputasiku di online. Sekarang setelah kamu kehilangan pekerjaan dan reputasi kreditmu hancur, kamu malah merasa kamu dirugikan."Para reporter mendengarkan cerita itu dengan terpukau dan kamera mereka terus tertuju pada kami.Dengan suara yang terden

  • Anak Magang Penghasut Presdir Perusahaan   Bab 11

    Menghadapi pertanyaan yang tanpa ampun dari para reporter, Lia benar-benar panik. Kali ini, air matanya bukan hanya akting lagi, melainkan ketakutan yang nyata. Dia berkata dengan terbata-bata, "Aku ... bisa menjelaskan ...."Seorang reporter dari Jurnal Megah yang bersikap tanpa ampun.[ Menjelaskan apa? Bagaimana kamu menjebak Bu Karina dan mencuri pekerjaan serta kantornya? ]Kolom obrolan dari siaran langsung itu kini berubah menjadi tempat semburan kemarahan.[ Dua orang ini menjijikkan sekali. ][ Mereka ambil uangnya dan pakai koneksinya, lalu menusuknya dari belakang. ]Aku duduk di kafe sambil menonton kedua orang yang ada di layar itu merasa gelisah, lalu menyesap latte dengan anggun.Saat itu, pintu ruang bawah tanah tiba-tiba dibanting terbuka. Sekelompok orang yang dipimpin seorang pria paruh baya menerobos masuk dan langsung menunjuk Kevin dengan marah."Kevin! Dasar pembohong! Mana utangmu yang tujuh miliar lima ratus juta itu?"Makin banyak pemasok yang berdesakan masuk

  • Anak Magang Penghasut Presdir Perusahaan   Bab 10

    Keesokan sorenya, Kevin dan Lia melakukan siaran langsung online. Latar belakangnya adalah dinding beton yang suram dan mereka duduk di belakang meja lipat yang reyot.Lia tidak memakai riasan, matanya bengkak serta merah, dan terlihat kelelahan. Dia menahan tangisnya saat sedang berbicara ke kamera. "Aku hanya gadis biasa yang baru lulus kuliah dan berusaha bertahan di dunia yang kejam ini. Saat aku temukan kejanggalan di perusahaanku dan jalankan tugasku melaporkannya, aku malah terima pembalasan gila dari seorang eksekutif yang kaya dan berkuasa ...."Komentar di siaran itu langsung melaju secepat kilat.[ Aku kasihan banget dengannya. Kaum kapitalis memang paling buruk. ][ Ini contoh penindasan beda kelas yang sempurna. ][ Anak orang kaya harus lenyap semua. ][ Aku dukung Lia. Kita harus menuntut keadilan untuk rakyat biasa. ]Aku menatap layar yang dipenuhi pesan-pesan penuh amarah itu dengan ekspresi tetap tenang seperti biasanya.Kevin yang memainkan perannya pun berkata deng

  • Anak Magang Penghasut Presdir Perusahaan   Bab 9

    Saat ini, ponselku sudah dibanjiri dengan pesan. Kevin, Lia, karyawan lainnya, dan bahkan resepsionis, semuanya meneleponku.Isi dari pesan Kevin adalah yang paling panik. Dimulai dengan pesan mengancam dengan marah, lalu berubah menjadi memohon dengan putus asa dan akhirnya merengek memohon belas kasihan.[ Karina, kamu gila ya? Kamu tahu apa yang sedang kamu lakukan? ][ Polisi bilang kami masuk tanpa izin? Apa maksudnya ini? ][ Tolong, hentikan mereka. Aku akan memberimu apa pun yang kamu mau. ][ Kita ini teman kuliah. Kamu nggak boleh lakukan ini padaku. ][ Karina, aku salah. Aku tahu aku sudah salah. Lepaskan aku kali ini saja, aku akan lakukan apa pun. ]Kevin sepertinya sudah tahu dia tidak bisa bernegosiasi denganku lagi, sehingga sekarang dia memainkan kartu simpati.Yang menariknya lagi, pamanku juga bergerak dengan cepat. Grup Maulana secara resmi dan terbuka mengumumkan pembatalan seluruh minat investasi pada perusahaannya Kevin. Bukan hanya itu, mereka juga memasukkan p

  • Anak Magang Penghasut Presdir Perusahaan   Bab 8

    Melihat Kevin terdiam, aku berpaling dengan jijik."Om Arthur, aku sudah memutuskan untuk mendirikan perusahaanku sendiri. Mulai sekarang, aku nggak ada hubungan apa pun lagi dengan mereka," kataku sambil tersenyum.Rasa bangga terlintas di tatapan Arthur saat mendengar perkataan itu, lalu mendengus. Dia menoleh ke arah Kevin dan berkata dengan nada dingin, "Baiklah. Sekarang aku secara resmi mengumumkan Grup Maulana menarik seluruh minat investasi dari perusahaanmu. Selain itu, aku akan beri tahu semua kolegaku di Jalan Megah untuk masukkan kamu ke daftar hitam permanen kami."Wajah Kevin langsung pucat pasi. Dia membuka mulut seolah-olah ingin berbicara, tetapi tidak ada kata-kata yang keluar.Lia yang berdiri di samping pun gemetar karena dia akhirnya tahu betapa fatal kesalahan yang telah diperbuatnya.Arthur merapikan mansetnya dengan anggun, lalu menawarkan lengannya padaku. "Keponakanku, ayo kita pergi makan siang. Aku mau dengar rencanamu tentang perusahaan baru ini."Aku merai

  • Anak Magang Penghasut Presdir Perusahaan   Bab 7

    Aku tidak menjawab pertanyaan Kevin. Aku malahan membuka pintu mobilku, lalu perlahan-lahan keluar agar terlihat jelas oleh semua orang.Saat melihatku, Kevin mengira aku datang untuk menyelamatkannya. Dia langsung menutup telepon, lalu segera berjalan ke arahku dan berusaha meraih lenganku. "Karina, kamu akhirnya datang. Cepat bilang pada manajer untuk membiarkan kami ...."Aku menepis tangan Kevin dengan dingin, lalu melangkah mundur. Aku berkata dengan nada tenang, "Kevin, karena kamu sudah memecatku, wajar saja kartu VIP milikku nggak bisa dipakai perusahaan lagi. Bukankah itu logika bisnis yang sangat standar?"Wajah Kevin langsung pucat pasi. "Kamu ... nggak bisa melakukan ini."Lia yang berdiri di dekat Kevin malah membuat keadaannya menjadi makin buruk. Dia melangkah mendekat dengan sepatu hak tingginya, lalu berkata dengan nada menuduh, "Karina, kamu harusnya nggak melibatkan perasaan pribadimu. Ini investasi yang sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. Kenapa kamu

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status