Share

Amarah Yang Mendidih

Author: Raden Arya
last update publish date: 2026-07-11 19:37:26

Harry mulai kehilangan kesadarannya dan akhirnya pingsan di tengah laut.

Flashback selesai.

Walaupun Harry seorang mantan tentara pasukan khusus yang sangat disegani, namun dia tidak kuasa untuk menahan air matanya supaya tidak jatuh disaat bercerita.

Panasnya api pada perapian semakin menambah panas dada Raga yang dibakar oleh amarah sesudah mendengarkan cerita Harry.

Tatapan Raga sangat tajam, otot pada wajahnya nampak menonjol, kedua tangannya mencengkram erat sofa yang ia duduki, aura binat
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Jangan Meremehkan Pemuda Yang Terlihat Biasa Dari Luar

    Orang-orang yang menyaksikan Alex terpental karena tinjunya Raga langsung merasa syok. Seorang pemuda biasa yang diremehkan oleh Alex justru bisa membuatnya terjatuh hanya dengan sekali pukulan. "Kurang ajar, kuat sekali pukulan pemuda itu, kedua lenganku sampai terasa linu." Ucap Alex sambil bangkit kembali. Lengan Alex yang terkena tinjunya Raga nampak memerah. "Sekarang kita sudah impas," Raga melebarkan kembali telapak tangannya. "Jangan bercanda, kau sudah berani memukulku itu artinya kau menantangku." Sahut Alex merasa tidak terima. "Baiklah kalau begitu aku akan melayanimu sampai kau puas," Raga membuka helmnya dan meletakkannya di atas jok motor. Setelah melihat wajah Raga seutuhnya, Alex merasa sangat terkejut. "Bukankah dia adalah seorang pemuda yang ada di dalam video itu?" Ternyata Alex juga melihat videonya Raga membuat gempar Kota Valora. "Rupanya perkiraanku salah kau bukanlah pemuda miskin, bukankah kau adalah seorang pemuda yang baru saja mendirikan

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Memulai Kebangkitan Keluarga Wicaksono

    Di sebuah ruangan yang berada di lantai tiga, Raga dan semua orang yang berada di bawah kendalinya melakukan rapat pada meja bundar.Raga berdiri dengan gagah, pandangannya sangat-sangat berwibawa."Terimakasih sudah melakukan ini semua demi kebangkitan keluarga Wicaksono dan demi kebangkitan kelompok kita.""Aku tidak akan bisa melakukannya sendiri tanpa dukungan dari kalian, pengetahuanku tentang bisnis tentu sangat tidak bisa diharapkan.""Tapi dengan adanya kalian, aku sangat yakin bisnis kita akan berjalan dengan sangat pesat dalam waktu yang cepat.""Kita akan membangun sebuah kekuatan yang tidak bisa terkalahkan, bukan karena aku haus kekuasaan, tapi karena ada tembok besar yang harus kita robohkan."Raga sedikit memberikan sambutan untuk menyemangati orang-orang yang berjuang bersamanya."Kita pasti bisa melakukannya, bendera dengan lambang Sembilan Matahari akan berkibar di setiap sudut Kota Valora." Sahut salah satu orang yang tergabung dalam lima puluh anggota pasukan khusu

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Max Lion Ketua Kelompok Mafia Singa Mas

    Melihat Raga dan Harry yang sedang berjalan mendekat, Elsa menjadi sedikit gugup takut ketahuan, dia lantas memutuskan untuk pergi."Paman Harry, sepertinya aku pernah melihat mobil itu sewaktu aku masih bekerja di kafe." Ucap Raga menatap mobil sport merah yang melaju dengan sedikit kencang sehingga membuat dedaunan yang dilewatinya berkibar."Apakah tuan muda juga pernah bertemu dengan pemilik mobil itu?" Tanya Harry."Kalau pemiliknya seorang perempuan berpenampilan tomboy, aku pernah bertemu dengannya." Jawab Raga."Jadi tuan muda pernah bertemu dengan nyonya muda Elsa, apakah jangan-jangan mereka memang mempunyai sebuah hubungan?" Harry bertanya di dalam hati.Harry teringat akan kejadian pada saat Elsa menghajar Albert karena sudah menyekap Raga.Albert dihajar habis-habisan oleh Elsa sampai wajahnya babak belur, bahkan lehernya hampir saja patah."Kenapa paman Harry malah terdiam? Apakah paman Harry tahu siapa sosok perempuan itu?" Tanya Raga yang sudah berada di dalam mobil, b

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Komplek Pemakaman Keluarga Wicaksono

    Pada keesokan harinya, di sebuah kamar apartemen yang berada di lantai atas, Elsa sedang duduk melamun sambil memegangi sebuah luka pada lengan kirinya.Lalu Elsa terbayang akan sosok pemuda tampan yang dulu pernah menolongnya dari kejaran sekelompok gengster walaupun akhirnya dia harus tertembak, namun masih tetap bisa kabur dan selamat."Kalau saja pemuda itu tidak ada di dalam gang sempit itu, mungkin aku sudah tertembak lebih dari ini." Ucap Elsa melihat ke arah bekas luka pada lengan kirinya.Entah siapa sosok pemuda yang sudah menyelamatkan Elsa sampai membuatnya selalu memikirkan pemuda tersebut.Elsa berdiri, dia mengambil seikat bunga yang berada di atas mejanya, lalu berjalan keluar dari dalam kamarnya dan masuk ke dalam sebuah lift untuk turun ke lantai bawah.Sesampainya di lantai satu, Elsa langsung berjalan keluar apartemen menuju ke mobilnya yang berada di parkiran."Nyonya muda Elsa......" Sapa kedua penjaga yang berdiri di depan pintu apartemen sambil menundukkan kepa

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Amarah Yang Mendidih

    Harry mulai kehilangan kesadarannya dan akhirnya pingsan di tengah laut.Flashback selesai.Walaupun Harry seorang mantan tentara pasukan khusus yang sangat disegani, namun dia tidak kuasa untuk menahan air matanya supaya tidak jatuh disaat bercerita.Panasnya api pada perapian semakin menambah panas dada Raga yang dibakar oleh amarah sesudah mendengarkan cerita Harry.Tatapan Raga sangat tajam, otot pada wajahnya nampak menonjol, kedua tangannya mencengkram erat sofa yang ia duduki, aura binatang buas keluar dari dalam diri Raga."Ternyata mereka sangat kejam, lebih kejam dari para bandit yang berada di kota ini, pantas saja ayah ingin memerangi mereka.""Seharusnya mereka berterimakasih atas jasa paman Harry dan sembilan belas anggota pasukan khusus lainnya yang sudah membela negara ini, bukan malah sebaliknya.""Kaisar takut akan adanya pengkhianatan dari kami yang akan menggulingkan tahtanya." Ucap Harry."Justru merekalah yang sudah berkhianat kepada paman dan kawan-kawan paman y

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Sabotase Pasukan Khusus

    Lanjut Flasback...Harry merasa curiga, dia langsung berlari ke ruang kemudi, ternyata nahkoda sudah tidak ada di ruang kemudi kapal.Kebahagiaan berubah menjadi petaka, kapal yang mereka tumpangi mulai tenggelam, tidak ada satupun pelampung di dalam kapal, semuanya seperti sudah direncanakan.Dua puluh anggota pasukan khusus Big Bang bisa saja menyelamatkan diri mereka sendiri, berenang di tengah lautan walaupun tanpa alat bantu, namun di dalam kapal tersebut ada keluarga mereka yang juga harus diselamatkan.Daratan sudah tidak terlihat, mustahil rasanya bagi mereka berenang ke daratan sambil membawa anak dan istri mereka secara bersamaan."Dasar Kaisar brengs*k! Ternyata dia sudah sengaja menjebak kami supaya tenggelam di tengah lautan bersama dengan keluarga dan juga kapal yang sering kami gunakan untuk berperang."Harry sudah menyadarinya kalau pihak kerajaan dengan sengaja menjebak mereka supaya musnah di telan lautan yang gelap dan dingin.Teriakan tangis dari keluarga pasukan a

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Kekuatan Raja Serigala

    Semua kepala serentak menoleh ke atas, menatap sosok pemuda yang berdiri angkuh di atas atap mobil pemimpin mereka. "Ra... Raga..." gumam Bu Ratmi lirih, matanya menatap anak angkatnya dengan perasaan campur aduk antara lega dan takut. "Ooh... jadi anak muda yang dicari-cari itu bernama Raga ya?"

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Membangunkan Serigala Yang Tertidur

    Draxen Varga berdiri angkuh di hadapan warga yang sudah berkumpul. Matanya menatap tajam ke sekeliling, membuat siapa saja yang bertemu pandang dengannya langsung menunduk ketakutan. "Tadi siang, dua orang anak buahku terluka parah! Mereka pulang dengan kondisi hancur karena dipukuli habis-habisa

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Mencari Angin Segar

    Pukul 21.00 malam.Udara malam yang sejuk menyapa wajah mereka. Raga dan Jaka berkeliling di pinggiran kota dengan mengendarai sebuah sepeda motor tua yang sudah agak penyok, tanpa pelat nomor, dan tentu saja tanpa helm—sesuai kebiasaan anak-anak jalanan di sana. Jaka duduk di bagian depan sebagai

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Amarah Yang Meledak

    Leo melangkah maju, menatap keduanya dengan pandangan yang seolah ingin membunuh. "Diam saja kalau tidak mau celaka. Lebih baik kalian pergi dari sini sebelum kami patahkan leher kalian satu per satu!" Namun, Raga sama sekali tidak bergeming. Seolah tak mendengar ancaman mengerikan itu, ia berjala

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status