แชร์

Bab 214

ผู้เขียน: Lalapoo
last update วันที่เผยแพร่: 2026-08-22 14:49:26

Di kediamannya, Pricilla masih menunggu dengan gelisah. Sejak kembali dari ruang kerja Carsein, pikirannya tidak pernah benar-benar tenang. Ia beberapa kali berjalan mondar-mandir di dalam kamar, lalu berhenti di dekat jendela, kemudian kembali lagi ke tempat semula. Setiap menit yang berlalu justru membuat perasaannya semakin buruk.

Ia tahu ada sesuatu yang berubah pada Carsein dan Pricilla membenci kenyataan bahwa ia tidak mengetahui apa penyebabnya. Ketika pintu akhirnya terbuka, ia langsung
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (3)
goodnovel comment avatar
zhen
badas leti jgn menye menye lagi libas semua balas dendamlah kami menunggu......
goodnovel comment avatar
Achy Asriyanti
ratu lati..keren ...membuat orang yg membuat kesalahan membuka aib sendiri
goodnovel comment avatar
Reny Reren
Keren Ratu buat mereka hancur sendiri
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 214

    Di kediamannya, Pricilla masih menunggu dengan gelisah. Sejak kembali dari ruang kerja Carsein, pikirannya tidak pernah benar-benar tenang. Ia beberapa kali berjalan mondar-mandir di dalam kamar, lalu berhenti di dekat jendela, kemudian kembali lagi ke tempat semula. Setiap menit yang berlalu justru membuat perasaannya semakin buruk.Ia tahu ada sesuatu yang berubah pada Carsein dan Pricilla membenci kenyataan bahwa ia tidak mengetahui apa penyebabnya. Ketika pintu akhirnya terbuka, ia langsung menoleh. Pelayan yang sebelumnya ia kirimkan telah kembali.“Bagaimana?” tanya Pricilla tanpa membuang waktu. “Apa yang kau dapatkan?”Pelayan itu membungkuk. “Saya sudah mencari tahu, Nyonya.”“Lalu?”“Ratu memang tidak bertemu dengan Yang Mulia Kaisar.”Pricilla mengerutkan kening. Jawaban itu justru membuatnya semakin bingung.“Tidak bertemu?”“Tidak, Nyonya. Setidaknya, tidak ada pertemuan antara Yang Mulia Ratu dan Yang Mulia Kaisar akhir-akhir ini.”Pricilla terdiam.Jika bukan Laticia, l

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 213

    Sudut bibirnya sedikit terangkat.Pricilla memang selalu seperti itu. Ketika sesuatu tidak berjalan sesuai keinginannya, wanita itu akan segera mencari seseorang untuk disalahkan. Dan tentu saja, kali ini orang itu adalah dirinya.“Baiklah,” kata Laticia tenang.Pelayan itu sedikit mengangkat wajahnya.“Katakan kepadanya bahwa aku memang tidak pernah bertemu dengan Kaisar.”Pelayan itu tampak terkejut.“Yang Mulia?”“Apa ada yang salah?” tanya Laticia.“Tidak, Yang Mulia. Hanya saja...”“Hanya apa?”Pelayan itu kembali menundukkan kepala. “Tidak ada.”Laticia kembali memandangnya. Wajahnya tetap tenang, tetapi ada sesuatu dalam tatapannya yang membuat pelayan itu tidak berani bergerak sembarangan.“Bukankah itu yang ingin dia ketahui?” lanjut Laticia. “Katakan saja yang sebenarnya. Aku tidak pernah bertemu dengan Carsein.”Pelayan itu perlahan mengangguk. “Baik, Yang Mulia.”Laticia terdiam sesaat.Kemudian ia bangkit dari kursinya. Suara langkahnya terdengar pelan ketika ia berjalan

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 212

    Pricilla akhirnya menggigit bibirnya. Matanya mulai berkaca-kaca, tetapi Carsein sama sekali tidak menunjukkan reaksi. Tidak ada usaha untuk menenangkannya, tidak ada permintaan maaf, bahkan tidak ada tatapan iba seperti biasanya.Dengan langkah perlahan, Pricilla akhirnya berbalik dan berjalan menuju pintu. Namun sebelum keluar, ia sempat menoleh sekali lagi.Carsein sudah kembali pada pekerjaannya, seolah keberadaannya di ruangan itu tidak pernah penting. Pricilla merasa bahwa sesuatu di antara mereka benar-benar telah berubah.Pricilla kembali ke kamarnya dengan langkah cepat. Begitu pintu tertutup di belakangnya, ia langsung berhenti di tengah ruangan. Wajah sedih yang sejak tadi ia pertahankan di hadapan Carsein perlahan menghilang, digantikan oleh ekspresi dingin dan penuh kekesalan.Ia masih tidak bisa menerima apa yang baru saja terjadi.Carsein telah mengusirnya.Bukan hanya menyuruhnya beristirahat atau meminta dirinya kembali dengan alasan sedang sibuk. Kali ini, Carsein be

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 211

    Ruangan itu mendadak menjadi sunyi. Pricilla yang semula duduk dengan tenang perlahan menundukkan pandangannya, sementara senyum tipis masih menghiasi wajahnya. “Saya masih mengingat hari itu, Yang Mulia.”“Benarkah?”“Tentu saja. Bagaimana mungkin saya melupakannya?” Pricilla mengangkat wajahnya dan menatap Carsein dengan lembut. “Hari itu adalah hari ketika saya menyelamatkan nyawa Yang Mulia.”Carsein tidak langsung menjawab. Ia hanya menatap wanita di hadapannya dengan tenang, seolah sedang menunggu sesuatu. Selama bertahun-tahun, cerita tentang hari itu selalu terdengar sama di telinganya. Pricilla adalah orang yang menemukannya ketika ia terluka parah di medan perang. Pricilla adalah orang yang membawanya pergi dan menyelamatkan nyawanya ketika semua orang mengira ia tidak akan selamat.Namun entah mengapa, setelah percakapannya dengan Laticia, Carsein mendadak ingin mendengar cerita itu sekali lagi.“Ceritakan padaku.”Senyum Pricilla sedikit memudar. “Tentang apa, Yang Mulia?”

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 210

    Laticia mengambil satu kelopak mawar yang terlepas dari tangkainya. Kelopak itu berwarna merah tua, masih segar dan lembut, tetapi telah jatuh dari tempatnya. Ia memutarnya perlahan di antara ujung jarinya sebelum meletakkannya kembali di atas meja, di antara tangkai-tangkai bunga yang belum sempat dirangkai.“Untuk sekarang, biarkan orang itu tetap berada di tempatnya.”Lelaki bermasker di hadapannya sedikit mengangkat kepala. “Namun, Yang Mulia, jika Kaisar terus menyelidiki perkara ini dan akhirnya menemukan keberadaan orang tersebut—”“Biarkan.”Jawaban Laticia datang begitu saja, tenang dan tanpa keraguan.Lelaki itu kembali terdiam.Laticia melanjutkan pekerjaannya. Ia mengambil satu tangkai mawar, lalu mulai membersihkan duri-duri kecil di batangnya dengan gerakan perlahan. Seolah pembicaraan mengenai rahasia yang dapat mengguncang hubungan antara Kaisar dan selirnya itu tidak lebih penting daripada rangkaian bunga di hadapannya.“Justru itu yang kuinginkan,” lanjutnya.Tatapan

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 209

    Carsein membeku, lorong itu terasa begitu sunyi.“Apa katamu?”“Saya mengatakan bahwa Selir Pricilla bukan orang yang menyelamatkan Yang Mulia.”Tatapan Carsein berubah tajam.“Jelaskan.”“Selama ini informasi yang beredar menyebutkan bahwa Selir Pricilla adalah orang yang menemukan dan menyelamatkan Yang Mulia ketika keadaan itu terjadi. Namun saya melakukan penyelidikan ulang.”Pria itu berhenti sebentar.“Dan hasilnya berbeda.”Carsein menatapnya tanpa berkedip.“Siapa?”“Saya belum bisa memastikan seluruh detailnya, Yang Mulia. Namun ada seseorang yang datang lebih dahulu sebelum Selir Pricilla berada di sana.”Carsein mengepalkan tangannya.“Siapa orang itu?”“Saya masih mencari bukti yang lebih kuat.”“Tidak.” Suara Carsein terdengar tegas. “Aku tidak ingin dugaan.”Ia menatap pengawalnya dengan serius.“Cari tahu semuanya. Dari awal.”“Baik, Yang Mulia.”“Siapa yang datang lebih dulu. Siapa yang membawa bantuan. Siapa yang melihat kejadian itu. Dan bagaimana Pricilla bisa berad

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 5

    Laticia menatap Carsein tanpa mengalihkan pandangannya sedikit pun. Wanita itu perlahan mendongakkan wajahnya, menahan tekanan dari tatapan dingin sang kaisar yang berdiri tepat di hadapannya.“Urusan wilayah utara sudah Anda serahkan pada saya,” ucapnya tenang. “Dan sekarang Anda berpikir saya diam

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 4

    Lereg menatap Laticia cukup lama. Tatapan birunya tajam dan berat, seolah sedang mencoba membaca isi pikiran wanita di hadapannya.“Apakah Anda secara tidak langsung sedang menyuruh saya memberontak?” Suara rendah itu memecah keheningan ruangan.Namun Laticia hanya tersenyum kecil. Ia duduk tenang d

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 3

    “Apa kau kerasukan setan?”Laticia tertegun sebelum perlahan menghela napas, ekspresinya tetap tenang.“Yang Mulia,” ucapnya pelan, “saya serius.”Tatapan Carsein langsung berubah tajam. Ia melepaskan tangannya dari bahu Pricilla lalu berjalan mendekati Laticia perlahan.Langkahnya berhenti tepat di

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 1

    “Aku setuju bercerai.”Suara itu memecah keheningan ruang makan yang luas, menggema di antara dinding marmer dan langit-langit tinggi yang biasanya terasa begitu megah.Laticia Valcren de Ascham, Ratu Kekaisaran Ascham, duduk dengan punggung lurus. Tatapannya terarah lurus ke depan, pada suaminya—Ka

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status