Bukan Cinta Buta

Bukan Cinta Buta

last updateLast Updated : 2023-06-21
By:  NandreansOngoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
10
1 rating. 1 review
55Chapters
3.0Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Tami dan Juna memulai pernikahan mereka dengan selembar surat kontrak, akankah keduanya bisa memulai hubungan serius ke depannya? Demi uang pengobatan sang ibu, Tami rela menikah dengan pria kaya yang arogan. Di sisi lain, Arjuna sangat mencintai kekasihnya, Viviane, namun karena sebuah alasan dia terpaksa meninggalkan gadis itu dan menikah dengan orang lain.

View More

Chapter 1

Satu

“Menikah?”

Tami nyaris tersedak saat mendengar tawaran tersebut keluar dari mulut pria di hadapannya, sebab selama hampir dua puluh delapan tahun hidup di dunia baru kali ini ada pria yang terang-terangan melamarnya.

Memang, harus diakui ada banyak sekali pria yang hilir mudik masuk ke kehidupan seorang Utami Prameswari. Malah hampir setiap malam dia bertemu dengan pria yang berbeda, tapi masalahnya tak ada satu pun dari mereka berani melamarnya. Pun pria gila mana yang mau melamar perempuan sepertinya? Perempuan yang terang-terangan mengabdikan hidupnya sebagai ..., pacar sewaan.

Tapi jangan salah paham! Utami tidak menyediakan pelayanan lebih dari sekadar teman kencan. Teman pendamping kencan, lebih tepatnya. Dengan target pasar orang dewasa kesepian yang ingin memiliki gandengan ketika datang ke pesta atau pertemuan. Bukan sekadar gandengan biasa, akan tetapi juga perempuan yang cerdas dan tampak berkelas hingga bisa dipamerkan. Atau, untuk pelayanan paling intim, perusahaan tempat Utami bekerja juga menyediakan jasa pemenuhan emosional.

“Itu lebih ke mendampingi mereka menghabiskan waktu bersama, tapi tanpa hubungan seksual.” Jelas Utami kepada Rebecca, kakak sekaligus saudara kembarnya yang malam itu berkunjung ke apartemen.

Sebagai orang waras sudah bisa ditebak penjelasan Utami terdengar sangat tidak masuk akal di kepala wanita dua puluh sembilan tahun dengan tahi lalat di ujung hidung tersebut. “Tetap saja, apa tidak bahaya? Maksudku, bagaimana kalau klienmu baper lalu tahu-tahu kamu disekap, diculik dan sebagainya? Kamu tidak takut?”

Pertanyaan Rebecca sangat wajar, sebab dulu Utami sendiri pun pernah memikirkan hal yang sama saat pertama kali mendaftar ke Mawar Merah. “Tenang. Pihak aplikasi akan membantu kita menyaring klien. Karena di sana bukan hanya para talent yang disaring, para klien yang masuk pun dilihat dulu latar belakangnya biar nggak sembarang orang boleh masuk.”

“Seberapa akurat?”

“Sejauh ini lumayan akurat. Setidaknya, selama dua tahun gue kerja di sini, semuanya aman.” Jawaban Utami mantap, tanpa keragu-raguan dia memotong daging sapi di piringnya sebelum mencocolnya ke dalam sambal buatan sang kakak yang ada di tengah meja makan. Tapi sebelum dia memasukkan makanan lezat tersebut ke dalam mulut, dia lebih dulu melanjutkan, “Memang sih, nggak benar-benar tanpa masalah. Tapi paling tidak, bukan masalah serius.”

“Apa hal terkonyol yang pernah kamu hadapi ketika kerja di sana?”

“Untuk aku pribadi, untungnya, aku belum pernah dapat kasus aneh-aneh tapi temanku,” dia memberi jeda untuk menarik napas panjang sekaligus memberi kesempatan pada sang adik untuk mempersiapkan diri terlebih dahulu. “Seniorku, Mbak Gania, pernah disewa untuk berpura-pura menjadi selingkuhan hanya untuk membuat seseorang cemburu.”

“Di mana keanehannya?”

“Yang menyewa dia perempuan, bukan laki-laki!” Kalimat lanjutan Utami masih memberi tanda tanya besar di wajah Rebecca. Wanita berambut pendek tersebut menunggu sang adik melanjutkan, “Penyewanya pasangan lesbian. Itulah kenapa aku bilang target kami orang, bukan spesifik laki-laki.”

Rebecca tersenyum kikuk, lalu meraih segelas jus jeruk di hadapannya untuk mengisi tenggorokan. Bukan sekadar karena dirinya haus, melainkan karena dia tak tahu harus berkomentar apa lagi. Maklum saja, bagi Rebecca yang hidupnya lurus-lurus saja, pilihan hidup Utami memang luar biasa tak masuk logika.

“Ya mau bagaimana lagi? Mencari kerja sangat susah di zaman sekarang,” kata Utami. “Kalaupun ada, gajinya tidak sebanding.”

“Jadi, kamu mengambil pekerjaan ini karena uang?”

“Bohong kalau tidak!” Utami malah tertawa, sangat renyah. “Namun, itu bukan satu-satunya alasanku memilih bekerja di sini. Lebih jauh, aku menyukai pekerjaan santai. Pun aku senang bisa bertemu berbagai macam orang setiap harinya, yang bisa memperluas relasi sekaligus mempermudah jalan hidupku. Kau tahu, bahkan bisa diterima bekerja di kantorku yang sekarang karena apa?”

“Karena klienmu menawarimu?”

“Lebih tepatnya, aku bertemu dengan bosku di pesta saat mendampingi klienku. Lalu, setelah ada banyak obrolan, dia menawariku bekerja di kantornya. Gajinya lumayan.”

“Apa dia tahu hubunganmu dengan kliennya?”

Utami menggeleng, tegas. “Tentu tidak. Kami dilarang membocorkan informasi apa pun soal klien, Kak. Semua ada di perjanjian kerja yang ditandatangani setiap talent dan klien. Harus melindungi satu sama lain.”

“Tapi, apa bosmu tidak curiga saat tahu kamu gonta-ganti pasangan?”

“Tahu.” Utami mengambil lap untuk mengusap tangannya yang basah oleh gelas minum yang mengembun. “Tapi yang namanya masih muda, bukankah sangat biasa menjajaki cinta? Kubilang saja pada bosku kalau aku dan klienku sudah lama putus. Mudah, kan?”

Mudah apanya?

“Kau benar-benar sudah tidak waras, Tami.” Rebecca kembali menggeleng-gelengkan kepalanya. Kali itu, sambil mencicit pelan. Mencoba memproses semua informasi yang diberikan sang adik setenang mungkin.

Yang alih-alih membikin Utami marah, wanita berambut hitam, panjang dan bergelombang tersebut malah tertawa keras-keras. Menertawakan kebingungan sang kakak seolah sedang meledek. “Memang. Aku memang sudah lama kehilangan kewarasan, Becca. Sama seperti Mama, aku juga suka hidup seperti ini. Jadi, tolong berhenti mengasihaniku.”

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviews

Nandreans
Nandreans
Silakan baca cerita ini dan rasakan sensasinya
2022-07-06 21:50:21
0
0
55 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status