ホーム / Romansa / Gairah Liar Paman Tiriku / 47. Perjodohan Maira dan Devan

共有

47. Perjodohan Maira dan Devan

作者: Skuka_V
last update 公開日: 2025-09-30 18:10:58

Sepeninggal Devan, Nathan keluar dari apartemen dengan pakaian rapi.

“Jadi kamu beneran mau nemuin Devan?” tanya Maira karena Devan beralasan bertemu dengan Nathan.

“Nggak, aku ada janji dengan seseorang,” jawabnya.

Maira hanya ber-oh-ria membiarkan Nathan pergi begitu saja.

Namun, saat pintu lift akan tertutup Nathan berkata, “Cepatlah tidur, jangan menungguku.”

Seiring pintu tertutup mata Nathan masih terpaku pada pintu apartemen Maira yang perlahan juga menutup.

Sesampainya di lobi Nathan be
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Gairah Liar Paman Tiriku   92. Pergi Demi Sebuah Rahasia

    Maira melangkah keluar dari gedung apartemen tanpa menoleh sedikitpun. Langit pun mulai menggelap, seolah ikut menyembunyikan jejak kepergiannya.Max memasukkan koper ke bagasi mobil."Kita pergi sekarang?" tanyanya.Maira mengangguk seraya menutup pintu mobil.“Kalau kamu nggak jadi ke Singapura, lalu kamu mau tinggal dimana?""Di Bali."Max terlihat bingung. "Bali? Bukannya Nathan pasti akan mencarimu di sana? Itu tempat wisata, terlalu mudah ditemukan."Maira tersenyum tipis."Orang seperti Nathan selalu berpikir targetnya akan lari sejauh mungkin. Dia akan mengirim orang ke luar negeri, memeriksa seluruh daftar imigrasi, bahkan mungkin membeli data penumpang pesawat. Dia nggak akan menyangka aku justru tetap berada di Indonesia."Max terdiam."Lagipula, Bali nggak cuma Kuta atau Seminyak. Ada tempat yang biasa aku kunjungi dulu dan masih belum terjamah oleh orang.”Max mengangguk paham. “Lalu tempat tinggalmu?”“Aku sudah membangun rumah di sana, dekat dengan pegunungan dan pemand

  • Gairah Liar Paman Tiriku   91. Kehancuran Nathan

    Nathan memukul meja rapat begitu keras hingga gelas-gelas di atasnya bergetar."Temukan pelakunya!" bentaknya. "Aku nggak peduli berapa biaya yang harus dikeluarkan. Siapa pun yang membocorkan dokumen itu harus saya temukan hari ini juga."Semua orang di ruangan hanya saling berpandangan. Tidak ada yang berani menyela.Direktur TI akhirnya angkat bicara."Pak, kami sudah memeriksa sistem keamanan server. Tidak ada tanda-tanda peretasan dari luar."Nathan mengernyit. "Maksudmu?""Itu berarti besar kemungkinan dokumen tersebut diambil oleh orang yang memiliki akses resmi."Kalimat itu membuat suasana semakin mencekam."Orang dalam?" gumam Nathan lirih."Ya, Pak."Nathan mengepalkan kedua tangannya."Kalau begitu tutup semua akses, bekukan seluruh akun karyawan yang memiliki izin membuka dokumen merger. Periksa satu per satu.""Baik, Pak."Belum sempat rapat dilanjutkan, pintu terbuka. Sekretaris masuk dengan wajah pucat."Maaf mengganggu, Pak Nathan.""Apa lagi?" bentaknya.Pria itu memb

  • Gairah Liar Paman Tiriku   90. Kekacauan Yang Dibuat Maira

    Tamparan itu membuat kepala Maira sedikit terhuyung. Namun alih-alih menangis, wanita itu justru tertawa pelan. Tawa yang dingin, menusuk, dan membuat dada Nathan semakin sesak.Devan yang sejak tadi berdiri tak jauh dari pintu langsung masuk begitu mendengar suara keras itu. Tatapannya berubah gelap saat melihat bekas merah di pipi Maira.“Apa yang kamu lakukan, Nathan!” hardik Devan.Nathan berdecak, rahangnya mengeras. “Bukan urusanmu!”“Jelas ini urusanku,” balas Devan. “Dia calon istriku.”Tangan Maira menahan Devan agar tidak bertindak gegabah. “Aku baik-baik saja, tamparan itu nggak ada artinya dibanding dengan apa yang sudah aku lakukan ke dia.”Nathan menatap keduanya bergantian, ada sesuatu yang berubah. Dulu Maira akan gemetar hanya dengan satu bentakannya. Kini wanita itu berdiri tegak, matanya tajam tanpa sisa rasa takut.“Kamu pikir aku akan tinggal diam?” desis Nathan. “Kamu pikir aku nggak bisa membalikkan keadaan?”Maira melangkah mendekat, begitu dekat hingga Nathan

  • Gairah Liar Paman Tiriku   89. Ancaman Nathan

    Nathan benar-benar kalang kabut. Ruang rapat dipenuhi suara berisik, investor, dan tim legal berbicara bersamaan. Wajah Nathan pucat, matanya cekung akibat dua malam tanpa tidur.“Kita kehilangan tiga klien besar hari ini,” lapor sekretarisnya gemetar.“Investor minta klarifikasi publik sekarang juga!”“Media menunggu pernyataan resmi!”Nathan menghempaskan map ke meja.“DIAM!”Ruangan langsung sunyi, tangannya mencengkram tepi meja.Dia lalu keluar dari ruang itu dengan wajah yang penuh emosi.Tepat saat dia membuka pintu ruang kerjanya, terlihat Selly sedang duduk di sofa. Nathan mencoba mengabaikan wanita itu lalu duduk di kursinya—memejamkan mata sejenak seolah menenangkan dirinya.“Hari ini aku keluar dari rumahmu,” ucapnya.Namun, Nathan sama sekali tak bergeming dan mengacuhkannya.“Kamu mendapat undangan dari Maira,” ucap Selly menyimpan undangan ke atas meja. “Aku pikir dia akan menikah denganmu, ternyata Maira sadar juga akhirnya.”Nathan terperanjat, dia lalu membuka undang

  • Gairah Liar Paman Tiriku   88. Hamil?

    Getar ponsel Maira memecah keheningan kamar. Tangannya menyusuri nakas mencari ponselnya. Dengan mata yang setengah terbuka Maira membuka surel dari Max.[Skandal Cinta Terlarang CEO Nathan Arkana Prastyo Guncang Saham Perusahaan]Matanya membaca cepat. Foto Nathan keluar dari apartemennya beberapa minggu lalu terpampang jelas. Sudut pengambilan gambar memang ambigu, tapi cukup untuk membakar opini publik. Saham perusahaan Nathan anjlok hampir sepuluh persen hanya dalam satu pagi.Maira menutup layar ponselnya lalu merentangkan tubuhnya diatas ranjang.“Semuanya berjalan dengan lancar,” gumamnya bernapas lega.Namun, sedetik kemudian Maira memegang perut bawahnya yang terasa sakit. Sejak malam, dia sudah merasa tak nyaman dengan perutnya. Mungkin akan datang bulan, pikirnya.Namun rasa nyeri itu berbeda, seperti tarikan halus dari dalam tubuhnya sendiri.Maira memejamkan mata, berusaha mengatur napas. Tiba-tiba dia ingat jika sudah hampir dua bulan dia tak datang bulan.Jantungnya ber

  • Gairah Liar Paman Tiriku   87. Putus

    Maira memarkirkan mobilnya di halaman rumah Toni. Terlihat beberapa mobil terparkir di sana, Maira yakin Devan dan keluarganya sudah datang lebih dulu.Perlahan dia pun berjalan masuk. Orang yang pertama kali menyambutnya adalah Mila, wanita yang tak ingin dia temui.“Akhirnya kamu sadar juga. Harusnya dari dulu kamu bersama Devan dan meninggalkan Nathan,” cibirnya membuat Maira jengah.“Sepertinya kamu sangat senang. Simpan kesenanganmu itu untuk hari esok, kita nggak tau seperti apa hari esok bukan. Siapa tahu ada kejutan untukmu,” cibir Maira berlalu melewati Mila.Maira menunjukkan senyum manisnya saat melihat Desi dan Devan sedang duduk di ruang keluarga. “Maaf aku terlambat,” ucap Maira lalu duduk disamping Toni.“Nggak masalah, kamu pasti sangat sibuk kan,” sahut Desi.Maira bisa merasakan kebusukannya, tapi setidaknya Desi tak serakah Mila.“Baiklah, karena Maira sudah ada di sini kita atur pernikahan keduanya,” sela Toni.“Benar, lebih cepat lebih baik bukan. Apa lagi aku de

  • Gairah Liar Paman Tiriku   43. Calon Istri VS Selingkuhan

    Ketegangan antara Maira dan Mila terlihat jelas. Entah apa yang ada di pikiran wanita rubah itu sampai tega melempar ponsel Maira.“Maaf aku nggak sengaja,” ucapnya memelas.Dengan cepat Mila mengambilkan ponsel Maira. Saat kesempatan itu dia melihat layar ponsel yang sudah mati.“Ini ponselnya.”M

    last update最終更新日 : 2026-03-25
  • Gairah Liar Paman Tiriku   44. Hubungan Tanpa Status

    Acara makan siang bersama Selly dan Ami pun berjalan lancar. Meski awalnya ada ketegangan antara Nathan dan Selly, tetapi akhirnya keduanya sepakat untuk tinggal bersama sebelum menikah.“Kamu tinggal dimana Maira?” tanya Ami.“Aku tinggal di apartemen, Nek nggak jauh dari kantor,” jawab Maira.“A

    last update最終更新日 : 2026-03-25
  • Gairah Liar Paman Tiriku   41. Kabar Buruk

    Aroma masakan menyeruak, menusuk hidung, membuat perut Maira seketika meronta ingin segera menikmati makanan yang dimasak oleh Nathan.Dengan telaten Nathan menyajikan makanan di atas meja.“Kamu nggak lapar?” tanya Nathan.Dengan wajah yang masam Miara menarik kursi lalu duduk di depan Nathan. Wan

    last update最終更新日 : 2026-03-24
  • Gairah Liar Paman Tiriku   38. Ancaman Selly

    Suara Maira tercekat— tak percaya melihat foto yang ada di depannya. Banyak sekali pertanyaan yang hinggap di kepalanya, dari mana Selly tahu?“Aku dengar Nathan menjadi tunanganmu di acara itu,” ungkap Selly.Maira menggeser ponsel Selly lalu berkata, “Dari mana kamu dapat gosip murahan itu?”“Dar

    last update最終更新日 : 2026-03-24
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status