IZINKAN AKU MENCINTAIMU

IZINKAN AKU MENCINTAIMU

By:  NawankWulan  Completed
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
9.9
46 ratings
97Chapters
152.3Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
Leave your review on App

Kisah Rania yang DITALAK SAAT MALAM PERTAMA oleh suaminya-- Gaza karena sebuah fitnah hingga akhirnya Azka mengambil keputusan untuk menikahi Rania dan akan membuktikan kalau Rania tak bersalah. Azka adalah saudara kembar Gaza yang tersisih sebab sejak kecil dirawat sang nenek. Bagaimana perjuangan Azka untuk mendapatkan cinta kedua orang tuanya yang selama ini tak pernah dirasakannya? Bagaimana pula kisah cinta segitiga antara Gaza, Rania dan Azka selanjutnya?

View More
IZINKAN AKU MENCINTAIMU Novels Online Free PDF Download

Latest chapter

Interesting books of the same period

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Comments
user avatar
mix.tria
kisah ini dah lama sy baca. dan sy baru tau ternyata dah trending aja. emang sebagus itu sih. sarat makna jg gak hanya difokuskan pd polemik yg diangkat. sukses selalu author...
2023-11-30 12:38:37
0
user avatar
Affad DaffaMage
Ceritanya oke banget!
2023-10-27 23:32:52
0
user avatar
Indri saputra
ceritanya baguuss bgt, bukan cuma tentang percintaan antara pria & wanita, tetapi juga tentang orgtua & anak serta kakak & adik ............ tetap selalu semangat yaa Thor ......
2022-06-13 15:21:00
2
user avatar
Abcd Efgh
ini update nya setiap kapan yaa???
2022-04-27 06:03:45
2
user avatar
Aaulia Bahar Alfar
lanjutannya kapan yaa kak?
2022-03-19 15:07:59
1
user avatar
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
2022-02-12 08:58:37
1
user avatar
Aaulia Bahar Alfar
lanjut dong kak cerita Gaza dan Aisha.. secepat mungkin, nggak sabar lagi pengen membacanya...........
2022-02-12 07:22:41
1
user avatar
Demigoddess
bagus ceritanya....Azka dan Rania kisah kalian indah...aku suka....semoga kalian bahagia selalu
2022-02-09 15:08:26
1
user avatar
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
2022-02-05 22:16:56
1
user avatar
Dwhy Septiani
ceritanya bagus. ......
2022-02-01 09:28:32
1
user avatar
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
2022-01-27 21:00:40
1
default avatar
YANI TRIWULANSARI
Ceritany bagus mengharu
2022-01-26 06:39:20
1
user avatar
Jay Aries
bagus cerita nya ...️...️...️
2022-01-17 18:06:00
1
user avatar
Dewi Malaika
bagus ceritanya
2022-01-13 23:22:06
1
user avatar
Nova
Kereeen....
2022-01-07 17:14:35
1
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
97 Chapters
PART 1
IZINKAN AKU MENCINTAIMU "Aku talak kamu, Rania! Ayo keluar sekarang. Biar keluarga kita menjadi saksi talakku ini!" ucap Mas Gaza begitu ketus saat aku baru saja melipat mukena. Hatiku berdebar tak karuan mendengar ucapannya.  Apakah detik ini aku sedang bermimpi? Mengapa tiba-tiba Mas Gaza menjatuhkan talaknya padaku, padahal baru tadi pagi dia mengucapkan qabul itu? Apa yang membuatnya berubah sedrastis ini? Ya Allah, apa yang sebenarnya terjadi padanya? Kenapa setelah membaca pesan dari ponselnya itu dia langsung menjatuhkan talaknya? Dia dapat pesan apa dan dari siapa? Seharusnya, malam pertama adalah malam yang membahagiakan bagi setiap pengantin, siapa pun itu. Malam penuh warna atas bersatunya dua hati yang saling mencintai. Apalagi pernikahan ini bukanlah pernikahan akibat sebuah perjodohan, melainkan pernikahan atas dasar cinta, suka sama suka dan komitmen untuk saling mengisi dan menj
Read more
PART 2
"Rania! Kamu nggak tuli, kan?" Bentak Mas Gaza lagi.  Apa mendongak, menatapnya bingung. Apa yang harus kujelaskan? Sedangkan aku sendiri tak paham kenapa Mas Gaza bisa tiba-tiba murka bahkan kini menjatuhkan talaknya, tepat setelah dia membuka ponsel dari saku celananya. Aku hanya bisa menghela napas lalu kembali menunduk. Menyeka air mata yang semakin deras mengalir ke pipi. "Rania! Apa sekarang kamu mendadak tuli?" Bentak Gaza lagi. Aku menutup telinga seketika saat mendengar bentakan Mas Gaza kedua kalinya.  "Apa salahku, Mas? Hingga kamu tega menjatuhkan talak di hari yang sama saat kamu mengucap qabul. Hari yang seharusnya diisi dengan tawa, canda dan bahagia, kenapa justru kamu tabur dengan luka? Apa salahku? Apa yang harus kujelaskan? Sementara aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi bahkan membuatmu seperti ini. Kenapa kamu tak tabayyun dulu? Kenapa ucapan talak seolah begitu ringan bagimu?" ceca
Read more
PART 3
Kubuka mata perlahan. Tampak orang-orang yang begitu kusayang berjejer di tepi ranjang. Ranjang yang seharusnya menjadi ranjang kenangan indah bersama pasangan, kini hanya menanggalkan sesak dan luka terdalam.  Luka yang kupastikan tak bisa dengan mudah hilang dari ingatan. Begitu membekas dalam dada, sebab saat itulah aku merasa tak ada harganya dan dicampakkan begitu saja. Terlalu menyakitkan. Mas Gaza masih sibuk bicara dengan ibu dan umi di sudut ruangan. Mungkin membicarakan video yang tadi kulihat sekilas di ponselnya. Benar-benar hanya beberapa detik karena aku tak sanggup melanjutkan untuk menonton lebih lama. Kepalaku mendadak pening dan sakit melihat tayangan di layar bening itu.  Sebuah video mengerikan tampil di sana. Jauh lebih mengerikan lagi sebab menampilkan wajahku di sana. Aku benar-benar shock. Cukup histeris dan pingsan begitu saja. Aku yakin itu tak benar dan sebatas editan, tapi sekilas memang tak tampak jika itu sebuah
Read more
PART 4
Aku mencoba bangkit, mengejar Mas Gaza yang tengah duduk di sofa ruang tengah. Kubersimpuh di kakinya, meminta dia untuk tak main-main dengan talaknya. Apalagi hari ini adalah hari pertama kami menikah. Apa kata orang nanti jika aku langsung mendapatkan talak di hari pertama pernikahanku. Aku tak mungkin tega membuat dua keluarga yang saling memeluk mesra bahkan bersahabat sejak lama pecah dan hancur seketika. Sekali pun nanti Mas Gaza akan menutupi penyebab talaknya, tapi siapa yang bisa menjamin kabar yang beredar di luar sana? Aku justru takut, semakin ditutupi, opini liar di luar justru akan semakin mengular. Mereka akan mengira-ngira dan menebak apa yang sebenarnya terjadi. Kenapa baru sehari menikah langsung dijatuhkan talak? Jika sudah seperti itu, sama saja akan membuatku malu di depan umum. Mereka pasti akan berpikir macam-macam tentangku, sebab perempuan baik-baik tak mungkin akan dijatuhkan talak di malam pertama pernikahannya. Begitulah opini mere
Read more
PART 5
Aku tak menyangka bahkan seakan masih tak percaya jika keputusan Mas Gaza untuk bercerai denganku benar-benar sudah bulat. Siapa pun termasuk Abah dan Umi tak bisa mencegah keinginannya. Dia tetap bersikukuh untuk berpisah. Tak peduli berulang kali kukatakan bahwa aku tak bersalah dalam hal ini. Mau tak mau aku juga harus merelakan semuanya. Aku pun harus ikhlas pergi dari sini karena tak lagi menjadi menantu dalam keluarga ini.  Air mata tak jua terhenti meski berulang kali aku menyekanya. Sesak di dada belum jua sirna meski aku sudah berulang kali berusaha menata hati untuk lapang dada. Perih yang tertoreh tak bisa hilang begitu saja. Benar-benar sakit selaksa tertusuk sembilu berkali-kali. Berulang kali kucoba menghela napas panjang seraya beristighfar, berharap semua hilang perlahan. Namun nyatanya sakit ini seolah makin terasa menyesakkan. "Ran, kita pulang saja. Sepertinya hati Gaza memang sudah membatu. Tak perlud itangisi, Mas percaya kam
Read more
PART 6
Muhammad Azka Ramadhan. Saudara kembar Mas Gaza yang tiba-tiba membuat hatiku bergetar seketika. Laki-laki sederhana yang mau menerimaku apa adanya, tanpa pernah mencela apalagi mengungkit video panas yang Mas Gaza bilang akulah pelakunya. Kedua mataku mulai menghangat lagi. Ada perasaan yang tak bisa kugambarkan di sana. Sementara Mas Gaza terpaku dari tempatnya. Berdiri di ambang pintu, sesekali melirikku tanpa kata. "Bagaimana Rania? Apa kamu bersedia?" tanya laki-laki itu lagi. Semua orang yang masih berdiri di halaman rumah cukup mewah ini pun terdiam beberapa saat lamanya. Saling pandang tak mengerti, bahkan Umi kembali dalam tangisnya. "Ah iya, aku lupa memperkenalkan diri padamu. Aku Azka, adik kembar Mas Gaza. Tak banyak hal yang dapat kuceritakan padamu, Rania. Karena aku memang bukan seorang yang istimewa. Aku jauh berbeda dengan Mas Gaza. Karena itu pula, aku tak memaksamu untuk menerima pinanganku." Kepalaku mendongak ke arahnya.
Read more
PART 7
Perjalanan hidup yang tak mudah. Kadang mulus, lurus kadang terjal dan berliku. Kupikir, Mas Gaza adalah laki-laki pertama dan terakhir dalam hidupku, tapi ternyata takdir berkata lain. Siapa yang bisa mendikte takdir? Tak ada yang bisa kecuali Dia. Sekuat apa pun aku menggenggam, jika takdirnya terlepas aku bisa apa? Rasanya, air mata sudah cukup kering untuk sekadar menangisinya. Lelah, capek bahkan seolah merasa paling terluka. Berbagai opini liar mulai menyebar. Tak ada yang membocorkan soal video itu. Karena itulah mereka berpendapat, menerka-nerka apa yang membuatku pulang ke rumah setelah malam pertama. "Rania, istikharah di sini saja. Jika kamu pulang, banyak orang akan menerka-nerka apa yang terjadi. Kamu lebih aman di sini," ucap Mas Azka satu minggu yang lalu. "Biar Rania istikharah di rumah, Ka. Dia akan lebih tenang di sana. Orang-orang hanya akan menerka-nerka, biarkan saja asalkan tak ada yang membocorkan masalah ini. InsyaAllah
Read more
PART 8
POV : RANIA"Rania, kamu mau pernikahan kita digelar biasa atau agak mewah?" tanya Mas Azka sebelum dia pulang. Aku hanya tersenyum tipis."Tak perlu mewah Mas, sederhana saja yang penting langgeng dan bahagia, daripada mewah tapi hanya berjalan sekejap mata. Lagipula apa tanggapan orang-orang jika tahu aku menggelar resepsi lagi," ucapku dengan senyum tipis.Ummi terlihat sedikit sendu saat mendengar ucapanku. Ah Ummi, aku tak bermaksud membuatmu kembali mengingat kejadian itu. Namun memang, acara pernikahanku dengan Mas Gaza kemarin digelar cukup mewah, banyak kolega dan karyawan serta saudara Abah dan Ummi yang datang. Cukup meriah, banyak tawa bahagia meski pada malamnya berakhir dengan derai air mata."Baguslah, Rania. Lagipula aku juga hanya mampu membawamu ke penghulu saja. Untung kamu juga mau yang sederhana, kalau nggak, aku pasti kebingungan soal dana," ucap Mas Azka dengan tawanya.Tawanya. Ya ... tawa yang begitu ketara menyimpan luka. Bagiamana tidak? Siapa yang tak menge
Read more
BAB 9
Aku kembali ke rumah ini. Rumah cukup mewah tingkat dua dengan cat biru muda. Mau tak mau kembali mengingat masa itu, di saat aku mendapatkan tamparan memalukan dari orang yang begitu kusayang. Genggaman tangan Mas Azka belum jua terlepas saat aku melewati ruang keluarga, dimana Mas Gaza asyik ngobrol dengan sahabat-sahabatnya. Ketiga sahabatnya yang waktu itu sempat dia kenalkan padaku. Mereka tampak sangat kaget saat melihat kami datang. Apalagi saat sadar Mas Azka semakin erat menggenggam tanganku. "Rania." Sebuah panggilan menghentikan langkah kami. Mas Azka pun membalikkan badan ke sumber suara. "Ada apa, Mas?" Mas Ahdan sudah berdiri menatapku beberapa saat lamanya. "Kamu-- "Apa Mas Gaza belum cerita?" "Soal?" "Rania sah menjadi istriku," ucap Mas Azka begitu tenang. Ada gurat keterkejutan di sana. Laki-laki yang kukenal beberapa tahun silam itu seolah tak percaya apa yang dia dengar. Apa Mas Gaza belum ce
Read more
BAB 10
Malam pertama pasca menikah yang begitu mendebarkan. Aku pernah melewati malam seperti ini. Malam yang sama, dimana kulewati dengan tangis dan luka. Namun kini, aku melewatinya dengan hati yang lebih tenang dan bahagia. Kulihat Mas Azka keluar dari kamar mandi, mengenakan kaos oblong dengan celana kolor si bawah lutut. Dia menatapku beberapa saat lalu tersenyum. Senyum yang begitu menenangkan tiap kali kumemandang. "Tidurlah, Dek. Kamu pasti capek," ucapnya pelan lalu menjatuhkan badannya ke sofa kamar. Aku masih menatap beberapa saat. "Kenapa?" Kedua kalinya aku menggeleng pelan. "Tidurlah di ranjang, biar mas tidur di sofa ini," ucapnya lagi. "Kenapa begitu? Apa mas masih ragu-- Kedua mataku kembali menghangat. Tak mampu kulanjutkan kalimat yang terpotong itu. "Nggak. Bukan karena itu, justru karena aku mencintaimu hingga tak ingin memaksamu melakukan sesuatu
Read more
DMCA.com Protection Status