Short
Istri Geniusku Ternyata Putri Mafia

Istri Geniusku Ternyata Putri Mafia

By:  FieryCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9Chapters
2.7Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Di rapat keluarga, suamiku si bos mafia itu melirik sekretarisnya. Aku langsung pergi dan membatalkan perayaan ulang tahun pernikahan kami karena tidak lagi menginginkannya. Aku menandatangani surat cerai yang sudah kusiapkan sebelumnya. Begitu Ryuga Jorgi melihat surat itu, dia meneleponku dengan nada marah yang tertahan. "Mau ribut apa lagi sih? Cuma gara-gara aku ngelirik Lisa bentar aja?" "Iya, emang gara-gara kamu ngelirik dia."

View More

Chapter 1

Bab 1

Pertemuan penghargaan keluarga masih terus berlanjut dengan meriah.

Ryuga tersenyum sambil menanggapi ucapan pembuka Lisa, lanjut bicara mengikuti alur wanita itu.

"Keluarga ini bisa punya skala dan pencapaian sebesar sekarang tidak lepas dari tata letak Lisa yang luar biasa. Selama 10 tahun ini, setiap transaksi di atas 20 miliar adalah hasil kerja kerasnya. Dia menciptakan kejayaan yang belum pernah ada bagi status keluarga kita, kalian semua bisa melihatnya sendiri."

"Aku memutuskan untuk memberi Lisa wewenang yang setara dengan wakil kepala keluarga. Dengan begini, dia bisa terlibat lebih penuh dalam pengambilan keputusan!"

"Semua fasilitasnya setara dengan wakil. Mulai sekarang, hubungan kami bukan sekadar atasan dan bawahan, tapi saudara keluarga."

Begitu dia selesai bicara, ruang pertemuan mendadak sunyi senyap.

Beberapa detik kemudian, suara ucapan selamat dan tepuk tangan menggema di seluruh ruangan.

Melihat mata Lisa yang sedikit memerah, Ryuga menepuk bahu wanita itu dengan lembut.

Hanya dengan sekali lihat, aku tahu kalau pria bernama Ryuga ini tidak lagi menjadi milikku.

Beberapa kalimat singkatnya barusan, benar-benar menghapus seluruh pengabdian diam-diamku selama 10 tahun untuk keluarga ini.

Semua pencapaianku selama 10 tahun malah dia berikan begitu saja kepada wanita lain, memberinya kenaikan jabatan dan gaji, serta hak bicara mutlak yang seharusnya hanya dimiliki oleh tingkat pengambil keputusan.

"Heh."

Aku tertawa sinis, suaranya sangat pelan sampai rasanya hanya aku yang bisa mendengar.

Aku keluar dari pintu ruang pertemuan, mengambil ponsel, lalu menghubungi nomor yang sudah lama tersimpan tapi sangat kuhafal di luar kepala.

Begitu telepon diangkat, aku berkata dengan tenang, "Posisi konsultan itu masih kosong nggak?"

Terdengar tawa kecil dari seberang sana. "Tentu aja! Selalu aku simpan buat kamu!"

Merasakan diamku, Kevin Damar menghentikan nada bercandanya dan bertanya dengan sedikit kekhawatiran yang tertahan, "Gimana kabarmu selama bertahun-tahun ini?"

"Dulu aku ajak kamu pergi bareng, kamu nggak mau. Aku undang masuk ke keluarga, juga kamu tolak. Setelah 10 tahun, akhirnya kamu mau datang!"

"Wina, selamat bergabung!"

Nada bicara Kevin terdengar agak mendesak.

"Kapan mau ke sini?"

"Lima hari lagi."

"Aku butuh beberapa hari buat beresin urusan. Sampai ketemu lima hari lagi," kataku dengan nada yang sangat tegas.

"Oke, sampai ketemu lima hari lagi!"

Aku pun menelepon sekali lagi. Aku batalkan semua acara perayaan yang sudah dipesan untuk ulang tahun pernikahan kami.

Aku keluar dari kediaman keluarga dan menyetir ke kantor pengacara, lalu pulang setelah selesai menyusun draf surat cerai.

Begitu buka pintu, aku melihat Ryuga duduk di sofa dengan wajah muram entah memikirkan apa. Jasnya dilempar sembarangan di sandaran sofa, cerutu di tangannya hampir membakar jarinya sendiri tanpa dia sadari.

Aku berjalan lurus melewati depannya, lalu suaranya yang terdengar tidak senang terdengar. "Kamu nggak masak?"

"Rumah juga nggak diberesin."

"Habis dari mana aja?"

Aku melirik abu rokok yang berserakan di meja kopi dan asbak bersih tanpa debu yang tergeletak di sana. Aku teringat saat kami baru bersama dulu, dia bilang, "Wina, aku cuma suka dunia kita berdua, aku nggak suka ada orang lain yang mondar-mandir di rumah."

Makanya di rumah seluas 800 meter persegi ini tidak ada satu pun pelayan. Aku merangkap jadi satu-satunya tenaga pembersih di rumah.

Dia pun tidak pernah menghargai hasil kerjaku. Abu cerutunya tidak pernah jatuh ke dalam asbak, seolah benda itu cuma pajangan.

Dulu aku juga merasa senang hanya karena satu kalimat Ryuga, "Wina, aku nggak suka makanan luar. Aku cuma mau makan masakanmu!" Setelah itu, aku pun mulai sibuk di dapur.

Saat masih di keluargaku sendiri, aku adalah putri kecil yang dimanja tanpa syarat oleh orang tua dan kakak-kakakku, bahkan tidak pernah menyentuh pekerjaan dapur.

Demi Ryuga, aku belajar berulang kali lewat video memasak sampai akhirnya masakanku sama, bahkan lebih enak daripada yang ada di video.

Karena ingat Ryuga punya penyakit lambung, setiap pagi aku membuatkan sarapan bergizi dengan perasaan senang.

Bahkan saat siang hari, aku akan mengebut pulang lebih awal untuk memasak makan siang, lalu mengemasnya dalam kotak makan untuk diantar ke meja kerjanya.

Asalkan dia tidak ada jamuan makan malam, saat melangkah masuk ke rumah, dia pasti akan mencium aroma masakan yang memenuhi ruangan.

Suasana rumah yang hangat ini membuatku selalu terbuai dalam kebahagiaan yang kukira dibentuk oleh cinta.

"Sana masak, aku lapar."

Tiba-tiba, aku tersentak oleh kata-kata tidak sabar dari Ryuga ini.

"Hari ini masak lauk daging yang agak banyak, hidangan pencuci mulutnya juga. Lisa suka camilan buatanmu, mau aku bawa karena malam ini ada beberapa rapat mendadak di keluarga."

Aku tidak tahan untuk tertawa mendengarnya. "Maaf ya, malam ini aku nggak masak. Capek!"

Ryuga mengerutkan kening mendengar jawabanku yang tidak penurut seperti biasanya, lalu dia berdiri dan mendekatiku.

"Kamu kenapa? Nggak enak badan?"

"Aku udah beliin hadiah buat kamu."

"Sini aku pakaikan."
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status