Home / Mafia / Istri Rahasia Sang Bos Mafia / Bab 240: Penthouse.

Share

Bab 240: Penthouse.

Author: Rizki Adinda
last update Petsa ng paglalathala: 2026-08-01 10:38:06

Aleksander mengusap rahangnya pelan. Berbagai jadwal pekerjaan memenuhi pikirannya. Belum lagi rencana perjalanan bisnis ke Singapura serta berbagai persoalan keluarga yang beberapa hari terakhir menyita perhatiannya.

Melihat Aleksander masih diam, Evalia buru-buru melanjutkan. “Aku nggak akan lama. Berangkat pagi dengan pesawat pertama, lalu pulang malamnya. Kalau memang perlu, aku juga bisa menunggu beberapa hari

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 384: Kita Saudara

    Aleksander menggeleng, senyum geli tampak di matanya. "Sial. Istriku juga meninggalkanku demi dapur.""Sepertinya mereka sedang merencanakan sesuatu di dapur."Aleksander bersandar di kursinya. "Kalimat itu nggak pernah terdengar menenangkan jika melibatkan wanita."Evan mengangguk dengan serius. "Terutama wanita yang mengendalikan makanan yang kita makan.""Itu sudah masuk tingkat kekuasaan yang sangat berbahaya."Keduanya kembali tertawa.Beberapa saat kemudian, Evan kembali berbicara. Kali ini nadanya lebih lembut. "Dia terus menatapku seperti aku bisa menghilang kapan saja."Ekspresi Aleksander sedikit melunak. "Itulah yang dilakuk

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 383: Dia Mengusirku

    Alis Evalia berkerut.Aleksander melanjutkan, “Tapi itu belum cukup untuk menarik kesimpulan. Aku harus menyelidikinya lebih jauh.”Ekspresi Evalia menegang samar ketika menyadari sesuatu...Bertahun-tahun telah berlalu. Bukti mungkin sudah menghilang. Ingatan orang-orang mungkin telah memudar.Namun Aleksander tetap berbicara dengan keyakinan yang sama seperti biasanya, seperti seseorang yang percaya bahwa pada akhirnya dia akan mendapatkan jawaban yang diinginkannya.Meski begitu, keraguan masih terlihat dalam sorot matanya. Evalia masih khawatir Aleksander tidak akan mampu mengungkap kebenaran.Aleksander segera menyadarinya. “Tolong tersenyum untukku, ya?&rdq

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 382: Mendapat Beberapa Petunjuk

    Evalia menelusuri tatapan Aleksander. Mencari kebohongan. Mencari keraguan. Mencari tanda sekecil apa pun yang bisa mengkhianati ketidakpastian.Namun, mata Aleksander tetap sama. Tenang. Serius. Tidak tergoyahkan."Aku bertanya tentang malam itu," lanjut Aleksander dengan suara rendah, "karena ada sesuatu yang nggak masuk akal." Ibu jarinya menyapu lembut pipi Evalia. Suaranya semakin dalam, membawa kembali ingatan yang bahkan terasa mengganggu baginya.Jantung Evalia berdetak kencang. "Apa maksudmu?" tanyanya bingung."Tadi kau mengatakan tubuhmu terasa aneh," ujar Aleksander pelan.Suasana di antara mereka perlahan berubah, seolah ruangan itu sendiri ikut menahan napas untuk mendengarkan.

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 381: Tidak Ada Hubungan Apa Pun

    Bibir Evalia melengkung ke atas tanpa sadar. "Itu terdengar seperti cemburu," godanya lembut.Evalia mengenal Aleksander terlalu baik. Pria itu tidak pernah benar-benar mempercayai Jonathan sejak hari dia mengetahui betapa dekatnya Jonathan dengan Evalia selama masa kerjanya di Wijaya Group. Aleksander mungkin akan menyangkalnya tanpa henti, tetapi naluri Evalia mengatakan hal yang berbeda."Kedengarannya memang begitu," aku Aleksander dengan helaan napas pelan.Di balik ketegangan yang masih tersisa, sebersit rasa geli muncul di antara mereka, melembutkan suasana di ruangan itu.Kemudian Eva melanjutkan, suaranya perlahan tenggelam dalam kenangan. "Malam itu, aku masih mengingat ballroom tersebut," katanya pelan. "Kerumunan orang, musik, pidato yang nggak ada habi

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 380: Aku Nggak Cemburu

    Eva berdiri dekat jendela ruang tamu, matanya mengikuti pemandangan di hadapannya dengan kegembiraan yang tak mampu ia sembunyikan.Marni, yang sejak pagi masih mampu mempertahankan ketenangan dirinya dengan luar biasa, kini tampak sepenuhnya berubah. Saat melihat Evan melangkah melewati pintu, bertahun-tahun pengendalian diri yang ia bangun runtuh seketika, digantikan oleh emosi murni yang selama ini ia pendam.Meskipun Evan tidak memiliki ingatan apa pun tentang ibunya, sesuatu yang tak terucapkan telah terjadi di antara mereka. Sebuah pengenalan tanpa kenangan. Sebuah ikatan tanpa sejarah.Dada Eva terasa sesak ketika melihat Marni menggenggam tangan Evan dengan lembut. Jemarinya bergetar meskipun senyum di wajahnya memancarkan kebahagiaan yang luar biasa.Ekspresi Ev

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 379: Evan Akhirnya Tiba

    Wanita tidak tahu malu itu. Pelukan itu. Terlalu dekat. Terlalu tiba-tiba. Terlalu disengaja.Mata Aleksander sedikit melebar. "Sial! Kau benar-benar keterlaluan…" Kemarahannya meledak dalam pikirannya. "Apa-apaan, Hana? Apa kau sedang mencari kematian? Beraninya kau menjebakku dalam situasi seperti ini?"Dari luar, Aleksander tampak cukup tenang. Namun kedutan kecil di wajahnya mengkhianati kepanikan yang sebenarnya berkecamuk di dalam dirinya.Evalia menyadarinya. Tentu saja dia menyadarinya. "...Aleksander," ucapnya perlahan, hiburan tampak menari di matanya, "wajahmu sedang menunjukkan sesuatu yang sangat menghibur saat ini."Aleksander mengembuskan napas tajam sambil mengusap rambutnya. "Dia yang memasukkannya."E

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 8: Bisa Saling Jaga

    “Aku janji nggak akan ngomong yang aneh-aneh, Dion…” Eva menahan gemetar dalam suaranya, “Tapi demi kewarasanku, kumohon kamu tenang dan jangan mencoba cari tahu tentang dia. Serius. Lebih baik bagi semua orang kalau kamu nggak mengusik dia. Dia bukan cuma masalah besar, dia udah ada di level ‘VIP’,

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 7: Siapa Ayahnya?

    Eva mengerutkan kening. “Janji apa?”“Aku pernah janji, nggak akan pernah nyari-nyari hal tentang kamu, hidupmu, keluargamu, juga temanmu. Kecuali kamu sendiri yang minta,” ujar Dion.Evalia terdiam. Dadanya terasa sesak. Ia menarik napas panjang, lalu perlahan tersenyum sendu. Dalam diam, ia member

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 6: Sumber Penderitaan

    Keesokan paginya, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Eva bangun dengan perasaan bebas. Tak ada alarm, tak ada panggilan dinas, tak ada Estella yang mendadak menerobos masuk kamarnya dan menyuruhnya cepat bersiap.

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 5: Nama Baru, Hidup Baru

    Sayangnya, harapan Eva itu tak akan pernah terjadi.Dari balik kaca gelap mobil itu, Eva melihat Waluyo Wijaya duduk di kursi belakang. Tatapannya lurus ke depan, dingin dan tak berperasaan. Ia bahkan tak menoleh sedikit pun ke arah taksi yang baru saja keluar dari area kediamannya.Rasanya seolah E

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status