ホーム / Pendekar / Jalan Sunyi sang Pendekar / Bab 50 - Pergantian Formasi

共有

Bab 50 - Pergantian Formasi

last update 公開日: 2025-11-27 12:43:28
Qing Ling menatap ke arah Qing Xuejia sebelum berkata, ‘Kenapa pengembara itu lama sekali?’

Qing Ying menoleh ke belakang, memperhatikan anggota regunya yang sudah mulai kelelahan, karena energi mereka terus-menerus terkuras untuk mempertahankan Formasi Empat Arah Mata Angin ini. ‘Jika terlalu lama, aku khawatir pasukan kita akan kehabisan energi sebelum pengembara itu datang.’

‘Ayolah, Qing Zi, kita habisi saja dia sekarang juga!’ kata Qing Shou. ‘Kita sudah tidak punya banyak waktu lagi.’

この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
makin sedikit
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 101 - Kompetisi Kerajaan Li Part 9

    Ketika Zhang Quan berlari lagi ke arah Yun Xiao untuk melakukan serangan tinju, Ratu Li Xia langsung berseru, "Pertandingan dihentikan sementara!" Seketika, Zhang Quan menghentikan langkahnya, sementara Yun Xiao menonaktifkan Teknik Sayap Baja. Ratu Li Xia melompat dengan Ilmu Meringankan Tubuh ke arena pertandingan dan mendarat di dekat Yun Xiao. "Apakah kau pernah membunuh binatang spiritual berusia seratus ribu tahun?" tanyanya. Wajah Yun Xiao seketika menegang. Pertanyaan itu terlalu tepat sasaran. Namun, ia tidak ingin asal-usul kekuatannya sampai terbongkar. 'Aku harus menjawab apa, ya?' batin Yun Xiao. Ia berusaha mencari jawaban yang aman tanpa membongkar asal-usul kekuatannya. 'Jika aku menjawab tidak, Ratu Li Xia pasti akan semakin curiga denganku' Yun Xiao melirik ke arah Luo Yi berada, berharap sahabatnya itu membantunya menjelaskan ini pada Ratu Li Xia. Tidak mungkin ia secara terang-terangan mengaku bahwa dirinya pernah menyerap Kristal Jiwa Seratus Ribu Tahun dari

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 100 - Kompetisi Kerajaan Li Part 8

    Yun Xiao menyalurkan energi Qi ke kakinya dan mengaktifkan Teknik Langkah Angin. Tubuhnya melesat ke arah Zhang Quan dengan kecepatan tinggi seraya mengayunkan pedang besarnya. Zhang Quan tidak menepis serangan itu. Ia langsung berkelit. Matanya bergerak cepat mengikuti arah gerak Yun Xiao. Menyadari serangannya berhasil dihindari, Yun Xiao menoleh ke belakang seraya membatin, 'Lincah juga dia.' Dari jarak lima belas tombak, Yun Xiao menyalurkan energi Qi ke pedangnya seraya mengibaskan senjata itu ke arah Zhang Quan. Melihat gelombang energi merah berbentuk bulan sabit melesat ke arahnya, Zhang Quan menerjang maju seraya menghindari serangan itu dengan gerakan zig-zag. Ketika melihat Zhang Quan tiba-tiba melesat seraya mengayunkan tinjunya, Yun Xiao mengangkat Pedang Chiyue untuk menahan pukulan itu dengan bilah pedangnya, tetapi .... DUAR! Yun Xiao terhempas ke belakang. Matanya terbelalak. Meski ia menekan auranya hingga setara Ranah Lanjutan Tahap Lima, kekuatan fisi

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 99 - Kompetisi Kerajaan Li Part 7

    Tang Shiya menjejakkan kaki dan meluncur ke udara seraya mengayunkan palu besarnya bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya.Melihat serangan itu, Zhang Quan langsung memindahkan tongkat besinya ke tangan kiri dan mengayunkan kepalan tangan kanannya seraya berseru, "Tinju Tekad Baja!"DUAR!Ledakan memekakkan telinga dari perbenturan antara Tinju Tekad Baja dan Teknik Palu Gempa yang diperkuat dengan Teknik Langkah Palu Mengejar Angin itu tidak hanya mengguncang udara, tetapi juga menggetarkan jiwa orang-orang yang mendengarnya.Tang Shiya dan Zhang Quan terpental ke arah yang berlawanan. Punggung kedua peserta itu membentur dinding arena pertandingan.Namun, kondisi keduanya bagaikan langit dan bumi. Zhang Quan masih bisa berdiri dengan kondisi prima, sementara Tang Shiya berdiri dengan kaki gemetar hebat. Melihat Zhang Quan masih berdiri kokoh, nyali Tang Shiya ciut seketika. Pikirannya kembali mengingat bagaimana Zhang Quan menepis palu besarnya hanya dengan kepalan tangan.

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 98 - Kompetisi Kerajaan Li Part 6

    Mendengar panggilan itu, Zhang Quan langsung berlari dan melompat ke arena pertandingan seraya berkata, "Akhirnya giliranku!"Melihat Zhang Quan tidak menggunakan Ilmu Meringankan Tubuh dan melompat terjun dari tempat duduk penonton, bisik-bisik kembali bergemuruh di sekitar arena."Dia langsung melompat tanpa Ilmu Meringankan Tubuh sama sekali?""Saat lewat di dekatku tadi, aku juga tidak merasakan aura kultivasi sedikit pun dari dirinya.""Mungkin dia cacat dantian."Di sisi lain, Wu Hanbing menatap Zhang Quan yang telah berada di arena pertandingan. "Berani sekali dia ikut kompetisi dengan dantian cacat seperti itu."Wu Zhiruo menimpali, "Mungkin dia ingin menguji kekuatan ototnya melalui pertarungan sungguhan.""Aku tahu fisik anak itu perkasa karena sering latihan extrem setiap hari," kata Wu Hanbing, lalu mengalihkan pandangannya ke arah Tang Shiya. "Tapi gadis itu ... dia bisa memperkuat kekuatan fisiknya dengan energi Qi Ranah Lanjutan Tahap Enam. Aku yakin, Zhang Quan akan ka

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 97 - Kompetisi Kerajaan Li Part 5

    Luo Yi mengangguk, lalu mengikuti Ratu Li Xia yang melompat dengan Ilmu Meringankan Tubuh ke tempat di mana kursi singgasananya berada. Meski masih berada di Arena Duel, tempat ini terletak di bagian paling tinggi dan dikhususkan untuk sang ratu beserta para petugas yang menemaninya. Jadi, percakapan antara Ratu Li Xia dan Luo Yi di sini tidak akan diketahui siapa pun selain orang yang berada di tempat khusus ini.Ratu Li Xia duduk di singgasananya. Ia memiringkan kepala dan menopangnya dengan tangan. Tatapannya lurus ke arah Luo Yi. "Setelah mengetahui tingkat kultivasimu, tanpa dilanjutkan pun aku sudah tahu kalau kau yang akan menang."Luo Yi membalas tatapan sang ratu dengan tenang. "Kalau begitu, saya tidak perlu ikut kompetisi."Ratu Li Xia langsung mengangkat kepala. "Tidak ikut kompetisi?" ulangnya.Luo Yi mengangguk. "Ya, Yang Mulia."Ratu Li Xia mengerutkan keningnya. "Lalu apa tujuanmu datang kemari?""Mencegah terjadinya kegaduhan seperti yang baru saja akan terjadi."Ra

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 96 - Kompetisi Kerajaan Li Part 4

    Melihat Wu Zhiruo akan terkena pukulan palu besar Tang Shiya, Luo Yi langsung berdiri dan mengaktifkan Teknik Langkah Tenang Menghanyutkan.Dalam sekejap mata, ia telah muncul di dekat Tang Shiya dan langsung menahan palu besar itu dengan tangan kirinya yang telah ia lapisi energi Yin. Tang Shiya melebarkan matanya. 'Energi Yin? Teknik Teleportasi?' pikirnya. Namun, begitu merasakan aura kultivasi Luo Yi hanya Ranah Tinggi Tahap Lima, gadis itu kembali bergumam dalam hati. 'Tidak, bukan Teknik Teleportasi. Teknik Teleportasi hanya bisa digunakan Kultivator Ranah Legenda. Tapi, ranah kultivasi pemuda ini cukup tinggi dan memiliki energi Yin.'Sementara itu, suasana mendadak sunyi. Beberapa saat kemudian, bisik-bisik mulai terdengar di antara para penonton.Yun Xiao melebarkan mata saat tiba-tiba Luo Yi menghilang di sampingnya. Pandangannya kemudian tak lepas dari Luo Yi yang kini sudah berada di arena pertandingan."Teknik apa yang baru saja digunakan Kakak Yi?" gumamnya.Di arena p

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 43 - Arti dari Kekuatan Sejati

    “Tidak mungkin. Anda pasti bercanda.” Qing Yue memperhatikan wajah Luo Yi dengan seksama, mencoba mencari kebohongan di sana. Namun, ia tidak menemukan tanda-tanda kebohongan dalam ekspresi datar yang ditunjukkan Luo Yi.“Saya tidak bercanda,” kata Luo Yi. “Memang seperti itulah kenyataannya.”Qing

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 7 - Pertemuan Tak Terduga

    “Luo Yi, kaukah itu?”Suara lembut namun penuh rasa tak percaya itu membuat langkah Luo Yi terhenti. Ia menoleh perlahan ke arah sumber suara.Sekitar tujuh tombak dari tempatnya berdiri, tampak seorang gadis berdiri di dekat gerbang Klan Qiau. Jubah putih gading yang dikenakannya tampak berkilau s

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 6 - Kembali

    Luo Yi menghela nafas. “Ternyata Anda Guru, saya pikir orang lain,” katanya seraya menatap Hua Lianyi yang muncul dari pintu masuk tangga spiral.“Aku hanya sedang menguji ketenanganmu,” kata Hua Lianyi dengan tenang. “Tetaplah tenang dalam kondisi apa pun, Yi'er.”“Saya benar-benar tidak menduga k

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 5 - Seruling

    “Hutan Lianhua?” Luo Yin melebarkan matanya mendengar itu, sementara raut wajahnya menyiratkan kekhawatiran. “Hutan itu kan ....”“Tidak perlu khawatir!” potong Hua Lianyi dengan tenang. “Aku pastikan putramu aman. Aku ke sini hanya mewakili Luo Yi untuk berpamitan padamu, karena putramu itu mengat

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status